
"sayang masakan nya udah siap nih, makan yuk"teriak Bryan dari dapur.
Sarah tersenyum,ia meletakkan Kayla yang sedang tidur ke dalam baby box, lalu berjalan ke dapur menghampiri Bryan.
"masak apa kamu...?"tanya Sarah.
"supraise... aku masakin omlete telur kesukaan kamu"ucap Bryan.
Sarah tertawa kecil melihat omlete telur berwarna kecoklatan yang telah di buat oleh Bryan.
"kamu kenapa cekikikan gitu sih, hargain dong aku udah masak capek-capek gini"ucap Bryan.
"ini nama nya omlete telur coklat ya...?"tanya Sarah.
"eh kamu jangan liat dari bentuk nya dong, tapi cobain dulu rasa nya, apa lagi ini aku buat dengan penuh rasa cinta, pasti rasa nya enak banget"ucap Bryan.
Sarah tersenyum mendengar ucapan Bryan.
"sayang yuk duduk kamu cicipin nih"ucap Bryan lalu menyuapkan sepotong omlete ke mulut Sarah.
Sarah mengunyah perlahan dan menikmatinya, tidak lama kemudian Sarah pun terdiam yang membuat Bryan kebingungan.
"sayang, gak enak ya...?"tanya Bryan.
"hm.... enak"jawab Sarah.
"beneran...?apa aku bilang, ya udah yuk makan lagi,ini aku juga masak capcay"ucap Bryan.
"sayang"ucap Sarah.
"iya kenapa sayang...?"tanya Bryan.
"makasih ya udah lakuin ini semua buat aku"ucap Sarah.
"kamu gak perlu makasih sama aku, ini memang udah tanggung jawab aku untuk selalu membuat kamu nyaman, aku masih berhutang banyak sama kamu atas masa lalu aku"ucap Bryan bersedih.
"udah jangan bahas masa lalu lagi ya, yang penting itu sekarang masa depan kita"pinta Sarah ikut bersedih.
Bryan mencium kening dan memeluk Sarah.
"kenapa kita jadi nangis-nangis gini sih, udah yuk makan"ajak Sarah.
"kamu gak marah lagi kan sama aku...?"tanya Bryan.
"aku udah gak marah lagi sama kamu dari kemaren kok, aku cuma mau ngerjain kamu aja"ungkap Sarah tersenyum.
__ADS_1
"kamu nih ya bikin jantung aku mau copot aja,usil banget sih ngerjain suami"ucap Bryan.
"biarin, wek.... "ledek Sarah.
ha.. ha.. ha.. (tawa Sarah dan Bryan)
...
Tiba saat nya hari pertunangan Nadia dan Rio yang akan di adakan di rumah Nadia.Rio dan kedua orang tua nya sedang bersiap-siap dan setelah itu langsung bergegas menuju ke rumah Nadia,orang tua Arka sedang dalam perjalanan ke rumah Nadia.Sementara itu Nadia dan juga Ibu nya sudah siap menunggu calon dan keluarga tunangan nya datang.
"Ma, makasih ya udah izinin Nadia buat tunangan sama Rio"ucap Nadia.
"kamu tidak perlu terima kasih sama Mama, ini sudah seharusnya Mama lakukan untuk kebahagiaan kamu, harus nya kamu bertunangan dan menikah dengan laki-laki yang kamu cintai, bukan dengan laki-laki pilihan Mama,maafin Mama ya sayang"ucap Mama Nadia bersedih.
"Ma gak papa kok, Mama jangan sedih dong di hari bahagia Nadia"pinta Nadia.
"iya sayang Mama tidak akan sedih, sebaliknya Mama akan sangat bahagia melihat anak Mama juga bahagia dengan laki-laki pilihannya sendiri"ucap Mama Nadia.
Nadia memeluk Mama nya dengan perasaan sangat bahagia.
"Ma, Nadia sayang banget sama Mama. Mama adalah satu-satu nya di dunia ini yang paling Nadia cintai"ungkap Nadia.
"bohong kamu"ucap Mama Nadia.
"bukan nya kamu juga cinta sama Rio"ucap Mama Nadia.
"oh...itu beda dong Ma, Mama adalah perempuan terhebat dan cinta pertama nya Nadia"ungkap Nadia.
"iya kamu juga cinta pertama nya Mama dan papa, Mama sayang sekali sama kamu Nadia.Kamu adalah satu-satu nya harta Mama yang paling berharga yang Mama punya, makanya Mama selalu ingin melihat kamu bahagia"ungkap Mama Nadia.
"makasih ya Ma sudah melahirkan Nadia merawat Nadia seorang diri dari Nadia umur 5 tahun, makasih buat segala nya Ma"ucap Nadia.
"iya sayang terima kasih juga kamu sudah hadir di hidup Mama"ucap Mama Nadia dan memeluk Nadia dengan erat.
...
"sayang kamu itu gak seharusnya dandan secantik ini"ucap Leo saat di dalam mobil.
"loh emang kenapa, wajar dong kan ini acara spesial nya sahabat kita sayang"ucap Ara.
"entar semua mata pasti tertuju sama kamu, apa apa lagi cowok-cowok"ucap Leo.
"apaan sih kamu"Ara tersenyum malu.
"beneran sayang, aku yakin deh yang tunangan aja pasti kalah cantik sama kamu"ucap Leo.
__ADS_1
"sayang, kamu juga keren banget jadi udah sepatut nya aku juga tampil cantik"ucap Ara.
"aku juga tau aku keren sayang, semua orang juga tau kok"ucap Leo narsis.
"ih narsis banget sih kamu"ucap Ara.
"bukan nya kita ini pasangan yang perfect ya sayang"ucap Leo.
"iya.. iya.. udah ah fokus nyetir nya"pinta Ara.
Tamu undangan satu persatu telah hadir di hari pertunangan Nadia dan Rio, kerabat dan sahabat Nadia juga telah hadir termasuk Sarah dan Ara.
Akan tetapi Pak Boby tampak risau sambil mencoba menelfon karena ia belum melihat kehadiran Arka.
"pak Boby ada apa...?"tanya Bu Jasmine yang menghampiri nya.
"Oh Bu Jasmine,ini saya belum melihat Arka. Tapi Ibu tenang saja ya Arka sebentar lagi pasti sampai"ucap Pak Boby.
"justru saya yang mau bilang sama Bapak, Bapak tidak usah khawatir, Arka ada supraise buat Bapak. Acara pertunangan akan baik-baik saja Pak"ucap Bu Jasmine.
"benar kah begitu Buk, apa maksud Ibu Arka sudah datang...?"tanya Pak Boby.
Bu Jasmine hanya tersenyum paksa tanpa menjawab pertanyaan Pak Boby.
"kalau begitu saya lega. Mari Buk langsung saja kita mulai acara nya"ucap Pak Boby.
"baik Pak"jawab Bu Jasmine.
"para hadirin yang saya sayangi, terima kasih atas kehadiran kalian semua di acara pertunangan ini, untuk tidak menunda berlama-lama lagi langsung saja kita mulai acara pertunangan Nadia dan Rio"ucap mc.
plok.. plok.. plok.. (tepuk tangan meriah dari para undangan)
Di saat itu juga Nadia dengan gaun merah muda anggun dan Rio menggunakan Setelan jas warna hitam seperti Putri dan Pangeran, menampakkan diri mereka di depan para tamu undangan yang membuat semua terkagum memandang nya kecuali Pak Boby.
"ini apa-apaan Buk...?"tanya Pak Boby kepada Bu Jasmine.
"ini acara pertunangan anak saya dan calon nya, saya membiarkan Bapak di sini sebagai tamu undangan"jawab Bu Jasmine.
"kamu jangan kurang ajar ya ,berani sekali kamu mempermainkan saya seperti ini"bentak Pak Boby.
"lantas apa yang harus saya lakukan, membiarkan rencana kamu untuk mempermainkan saya dan anak saya....?"tanya Bu Jasmine dengan penuh amarah.
Pak Boby terkejut mendengar ucapan Bu Jasmine dan pura-pura tidak mengerti.
***
__ADS_1