Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_188


__ADS_3

Ara melajukan mobil menuju pulang ke rumah, pikirannya kacau tidak menentu, ia terus memikirkan kata-kata Bu Amara dan juga merasa bersalah atas sikapnya terhadap Leo.


"sayang, maafin aku ya"gumam Ara dalam hati dengan raut wajah cemasnya.


Saat tiba di rumah, Ara melihat mobil Leo terparkir di depan rumahnya.


"Leo.... "gumam Ara dengan senyum sumringah dan berlari masuk ke dalam rumah.


"loh Bik Leo mana....?"tanya kepada Bik Sri karena tidak melihat Leo.


"ada di belakang Non Ara, lagi ngobrol sama Bapak dan Ibu"jawab Bik Sri.


"oh.. ya udah, buatin cemilan yang enak-enak ya Bik"pinta Ara.


Ara berjalan perlahan menghampiri Leo dan kedua orang tuanya.


"Leo, sebenarnya Tante juga sudah sangat ingin sekali melihat kalian menikah sama seperti Mami kamu, tapi kita tidak bisa memaksa Ara"ungkap Bu Maria.


"iya Tante maka nya Leo ke sini mau minta maaf sama Ara, Leo tau udah egois maksa Ara"ucap Leo.


"ya kalau kamu memang mencintai Ara kamu harus sabar Leo,Ara itu orangnya sangat keras kepala.Kalau ada kemauan ya harus"ucap Pak Jackson.


"ya Om sebenarnya Leo bisa kok ngerti, kita juga udah sepakat gak bahas pernikahan dulu, tapi Leo cuma kasian sama Mami Om, Tante"ungkap Leo.


"ya Tante mengerti kok maksud kamu, nanti coba Tante bantu bicara ya sama Ara supaya kalian tidak berantem lagi"ucap Bu Amara.


"gak perlu Mi"ucap Ara yang tiba-tiba menghampiri mereka.


"sayang"ucap Mami Ara.


"sayang"ucap Leo pula.


"ehem, Mi kita mandi dulu yuk. Biar saja mereka menyelesaikan masalahnya berdua"ajak Papi Ara.


"iya Pi, Leo, Ara kalian selesaikan dulu masalah kalian, bicara dari hati ke hati, ingat Ara jangan emosi"ucap Mami Ara.


"baik Tante"jawab Leo.


"iya mam"jawab Ara.


"Leo semoga berhasil"bisik Papi Ara.


"makasih ya Om"ucap Leo.


Kedua orang tua Leo masuk ke dalam, memberikan waktu dan ruang agar Leo dan Ara dapat berbicara berdua.Ara berjalan dengan wajah datarnya menghampiri Leo lalu duduk di kursi sebrang Leo.


...


"gak kerasa ya 2 hari lagi kamu bakalan pergi ke Amrik ninggalin aku"ucap Rio.

__ADS_1


"sayang, kamu jangan buat aku tambah sedih gitu dong, aku gak lama kok gak sampai 2 tahun"ucap Nadia.


"iya kamu janji ya jangan macam-macam di sana, setelah kamu pulang kita harus langsung nikah"ucap Rio.


"iya sayang, tunggu aku ya. Kamu juga jangan macam-macam, fokus cari duit buat nikahin calon dokter"ucap Nadia tersenyum.


"iya deh yang calon dokter, iya sayang aku pasti gak akan macam-macam dan akan nungguin kamu"ucap Rio dan juga tersenyum lalu memeluk Nadia erat.


"sebenarnya aku juga sedih harus ninggalin kamu, Mama dan temen-temen.Tapi mau gimana lagi ini semua harus aku lakukan demi Papa dan masa depan aku,aku gak mau semua pengorbanan Papa itu sia-sia"ucap Nadia.


"iya sayang,aku yakin kok kamu akan berhasil.Oh ya berarti entar kamu sama dong ya kayak adiknya Arka,jadi Dokter"ucap Rio.


"beda lah sayang, aku kan Dokter ahli bedah. Kalau Aria Dokter umum"terang Aria.


"sama-sama Dokter kan yang penting"Rio membela diri sambil mencubit geram hidung tunangannya itu.


"ih sayang kok kamu cubit-cubit sih, sakit tau"rengek Nadia.


"sakit ya maaf ya sayang,aku cuma bercanda kok"ucap Rio dan mengelus hidung Nadia.


"bercanda juga,wek........"ejek Nadia lalu berlari.


"ih sayang iseng banget sih"ucap Rio.


Terjadilah kejar-kejaran dan saling lempar bantal antara Rio dan Nadia yang membuat kedua nya tertawa bahagia.


...


"gak ada yang perlu kamu jelasin"ucap Ara.


"tapi Ra please dengerin aku,kamu udah salah paham.Aku gak mau hubungan kita berakhir gitu aja,aku mau jelasin sama kamu.Please dengerin penjelasan aku ya"pinta Leo.


"memangnya hubungan kita udah berakhir ya...?"tanya Ara .


Leo terkejut dan menatap Ara penuh kebingungan.


"terus maksud kamu kembaliin cincin tunangan ini apa,bukannya kamu mau hubungan kita berakhir...?"tanya Leo.


"siapa bilang,aku cuma nitip kok.Sekarang aku mau ambil cincin nya balik"ucap Ara.


"sayang,kamu serius...?"tanya Leo tidak percaya.


"ehem"jawab Ara mengangguk.


"ini sayang, aku kembaliin ke kamu"ucap Leo sembari memberikan cincinnya kepada Ara.


"pakein"pinta Ara dan menjulurkan jarinya.


Leo tersenyum lalu dengan senang hati memakaikan cincin tersebut di jari manis Ara. Ara tersenyum lalu memeluk Leo, Leo membalas pelukan Ara dan mencium keningnya.

__ADS_1


"sayang, maafin aku ya"ucap Ara.


"aku yang harusnya minta maaf sama kamu, aku udah salah padahal kita udah janji gak bahas soal pernikahan dulu"ucap Leo pula.


"tapi aku udah tau kok masalahnya, tadi sebelum pulang aku ketemu sama Tante Amara"ungkap Ara.


"sama Mami...?"tanya Leo.


"iya sayang, Mami kamu udah jelasin semuanya ke aku, aku jadi ngerasa bersalah banget sama Mami kamu"jawab Ara.


"enggak sayang, aku juga salah. Aku memang mau berbakti sama Mami, nurutin apa kata Mami, tapi gak dengan memaksa kamu juga, lagian benar kata Papi, jodoh, rezeki, maut semua itu ada di tangan Tuhan, bisa aja Mami sakit, tapi aku yang pergi duluan"ucap Leo.


"sayang, kamu gak boleh ngomong gitu dong"ucap Ara.


"iya sayang, yang terpenting aku mau semuanya baik-baik aja,aku mau hubungan kita baik dan aku juga mau kondisi Mami semakin membaik"ucap Leo.


"Amin,kamu yang sabar ya sayang"ucap Ara.


"iya sayang, kamu jangan kayak gitu lagi ya kalau marah, kembaliin cincin segala, kamu buat aku takut tau gak"ucap Leo.


"iya maaf deh sayang, aku janji gak akan gitu lagi"ucap Ara.


...


Hari H keberangkatan Nadia...


"Nadia, kita semua pasti kangen banget deh sama kamu, jaga diri baik-baik ya"ucap Sarah.


"iya Nad, jangan lupain kita ya"sambung Ara.


Lalu Ara, Sarah dan Nadia berpelukan.


"Sarah, Ara kalian ngomong apa sih, aku gak mungkin lupa sama kalian, sahabat terbaik aku"ucap Nadia.


"Nad, hati-hati ya semoga kamu sukses"ucap Arka.


"iya Ka, jagain Sherin ya"ucap Nadia.


"Nadia"ucap Sherin lalu memeluk Nadia.


"Nadia hati-hati"ucap Cinta pula dan juga memeluk Nadia.


"Leo jagain Ara, Bryan jaga Sarah, Beni jagain Cinta ya, kalian harus baik-baik semuanya di sini"ucap Nadia sambil meneteskan air matanya.


"iya Nad pasti"jawab Beni.


"iya Nad kamu tenang aja, kamu juga harus jaga diri baik-baik di sana"ucap Leo.


"kita semua bakalan nungguin kamu pulang"sambung Bryan.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2