
"Halo Sar"ucap Ara saat menjawab telpon Ara.
"Ra,kamu masih di restauran seblak itu...?"tanya Sarah.
"masih, kenapa Sar...?"jawab Ara dan bertanya balik.
"coba liat ke belakang kalian, ada Cinta gak..?"tanya Sarah dengan nafas memburu.
Ara melihat ke belakang, menoleh ke kanan dan ke kiri, juga melihat ke arah sekitar hingga Leo yang melihatnya menjadi kebingungan, akan tetapi Ara tidak melihat sosok Cinta.
"maksud nya Cinta mantan Arka kan..? aku gak liat Sar, emang ada apa sih..?"tanya Ara heran.
"dia itu udah buat heboh karena 2 hari gak masuk kantor tanpa kabar, Ra kirimin alamat lengkap kalian ya, besok pagi aku, Bryan sama Kayla ke Bandung"terang Sarah.
Bryan terkejut mendengar ucapan Sarah, akan tetapi ia memilih diam dahulu hingga Sarah selesai menelfon.
"hah seriusan...?"tanya Ara tidak percaya.
"iya serius lah Ra, ini penting"jawab Sarah.
"ya udah oke, aku kirim ya"ucap Ara.
"thank's ya Ra, bye... "ucap Sarah.
"bye... "balas Ara.
Lalu panggilan telfon terputus.
"kamu serius sayang besok kita ke Bandung...?"tanya Bryan.
"iya, aku mau ngomong langsung sama Cinta"jawab Sarah.
"ya udah kita pulang ya sekarang"ajak Bryan.
"yuk sayang"jawab Sarah.
Sementara Leo yang penasaran juga bertanya kepada Ara ada apa Sarah menghubunginya.Ara menceritakan kepada Leo yang membuat Leo juga menoleh kanan kiri mencari keberadaan Cinta.
"mungkin mereka salah liat kali sayang"ucap Leo.
"eh liat deh ni sayang, ini memang Cinta"ucap Ara sembari melihat foto mereka.
"oh iya, mending kita tanya sama orang-orang yang bekerja di restauran ini aja sayang, barang kali kenal"usul Leo.
"iya sayang"jawab Ara.
...
Pukul 7 pagi Nadia, Rio dan Bu Jasmine sudah tiba di rumah sakit, ia tidak bisa tidur nyenyak semalaman karena memikirkan Ayah biologisnya yang masih terbaring belum sadarkan diri yaitu Dokter Herman.Sehingga membuatnya memutuskan untuk ke rumah sakit di pagi hari .
"Pa, Nadia datang lagi. Kenapa Papa lama banget bangunnya, emangnya Papa gak mau ya liat Nadia...?"ucap Nadia menangis.
__ADS_1
"sayang kamu yg tenang ya"pinta Rio sembari mengusap punggung Nadia.
"gimana mau tenang liat kondisi Papa aku kayak gini,aku mau dia bangun sayang"ucap Nadia.
"aku ngerti kok perasaan kamu, kita doain aja ya Papa kamu segera sadar"ucap Rio.
Bukannya tenang tetapi Nadia semakin terpukul, ia sangat sedih karena tidak tega melihat Dokter Herman dalam keadaan seperti itu, Nadia memeluk Dokter Herman dan menjatuhkan air mata nya di wajah Dokter Herman.
Tiba-tiba Nadia berhenti menangis, ia merasakan tangan Dokter Herman yang sedang ia genggam bergerak, matanya juga perlahan terbuka.
"Papa, Papa...."isak tangis Nadia berubah menjadi tangis bahagia.
Rio yang tau akan hal itu bergegas memanggil Dokter yang berjaga malam dan belum pulang ke rumahnya.
"Pa, Nadia senang akhirnya Papa bangun"ungkap Nadia.
"Nadia, kamu panggil saya Papa, kamu sudah tahu semuanya nak...?"tanya Dokter Herman lirih dan tersenyum.
"udah Pa, Nadia udah tau"jawab Nadia juga tersenyum.
Dokter masuk bersama suster untuk memeriksa keadaan Dokter Herman, sedangkan Rio membawa Nadia keluar terlebih dahulu sesuai keinginan Dokter, di luar ada Bu Jasmine yang dari tadi menunggu mereka.
...
"Kak liat deh ini postingan Kak Ara,hastag Ciwidey Jawa barat"ungkap Aria saat mereka dalam perjalanan ke Bandung.
"oh iya, Ara sama Leo juga lagi di Ciwidey ternyata"ungkap Arka sembari menunjukkan postingan Ara di instagram kepada Beni.
"boleh juga sih, aku telfon Ara dulu"ucap Arka.
Arka segera menghubungi dan menanyakan keberadaan Ara.Tidak lama kemudian Arka dan Beni telah di penginapan, begitu juga dengan Sarah dan Bryan.
Sarah, Bryan, Arka saling menatap heran karena bisa secara bersamaan tiba di penginapan.
"Arka ngapain loe di sini...?"tanya Bryan.
"iya Ka kok bisa samaan sama kita...?"tanya Sarah pula.
Belum sempat Arka menjawab pertanyaan Sarah dan Bryan, Ara keluar dari penginapan dan mewakili menjelaskan kebingungan mereka.
"hai semuanya,tujuan kalian sama kok mau cari Cinta"terang Ara.
"hai Kak Ara"sapa Aria melambaikan tangan.
"hai Aria"balas Ara melambaikan tangan juga.
"kok bisa..?"tanya Sarah yang semakin bingung.
"kalian cari Cinta juga... ?"tanya Beni kepada Sarah dan Bryan.
"iya, memang kalian ada apa cari Cinta...?"jawab Sarah dan bertanya Balik.
__ADS_1
"ada hal penting aja"celetuk Arka.
"ehm guys, Ya udah kita masuk aja dulu ya, entar di dalam baru cerita"ajak Ara.
Lalu mereka semua mengikuti Ara masuk ke dalam penginapan.
"kamar nya cuma tinggal 1 yang kosong, Ka kamu sama Beni sekamar sama Leo gak apa kan,aku udah bilang ke Leo kok tadi dan dia setuju,biar Aria sekamar sama aku, jadi kamar kosongnya buat Sarah dan Bryan"ucap Ara.
"iya kalau Leo nya setuju gak masalah kok Ra"jawab Arka.
"iya Kak"jawab Aria.
"Leo masih meeting Ra...?tanya Arka.
"iya Ka tapi udah mau balik kok"jawab Ara.
"Sar kenapa gak jadi bawa Kayla...?"tanya Ara.
"takutnya entar Kayla kecapean Ra, kebetulan di rumah ada Ibu, Suster nya juga nginap malam ini jadi Ibu minta Kayla d tinggal aja"jawab Sarah.
"oh.. iya juga sih, ya udah ke kamar dulu yuk taruh barang-barang kalian"ajak Ara.
Ara memberikan kunci kamar kepada mereka dan membawa Aria ke kamarnya, kebetulan kamar mereka semua juga bersebelahan.
Setelah menaruh koper di kamar masing-masing, mereka semua kembali berkumpul di ruang tamu.
Arka, Beni, Sarah dan Bryan sudah mengetahui mengapa mereka sama-sama mencari Cinta, sedangkan Aria yang tadinya tidak tahu hanya mengikuti Kakak nya yang mengajak nya liburan ke Bandung.
"Ra jadi gimana jawabannya setelah kamu tanya ke pemilik restauran itu...?"tanya Sarah.
"kata nya Cinta memang selalu ke restauran itu setiap dia ke Bandung, dan kalian mau tau...?"jawab Cinta dan membuat teman-temannya itu penasaran.
"apa Ra...?"tanya Beni.
"mau tau apa Ra...?"tanya Sarah pula.
"seperti yang Arka bilang tadi, Cinta itu cucu dari pemilik kebun teh terbesar di Ciwidey,Orang sini sih manggilnya Kakek Broto"terang Ara.
"jadi kamu dapat Alamat nya Ra...?"tanya Bryan.
"dapat dong"jawab Ara.
"good, kita ke sana sekarang"ajak Beni.
"eh sabar dong Kak, kan Kak Ara bilang tunggu Kak Leo dulu"ucap Aria.
"tau nih, yang penting kan loe udah tau Cinta di sini dan baik-baik aja"gerutu Arka.
"yang harusnya ngebet banget mau ketemu Cinta itu aku karena ini soal kerjaan juga"ucap Sarah.
***
__ADS_1