
"udah siap, yuk.... "ajak Ara.
"yuk kemana, makanan nya gak abis gitu, abisin dulu dong sayang"ucap Leo.
"sayang, ini kan memang porsi aku. Kamu juga tau aku makan nya gimana"terang Ara.
"ya paling gak istirahatin dulu tu perut nya baru kita jalan"ucap Leo.
"sayang kata nya kamu mau ajak aku ke suatu tempat, entar keburu malam lho"ucap Ara.
"gak usah buru-buru sayang, gak jauh dari sini kok tempat nya"ungkap Leo.
"oh ya...?"tanya Ara.
"iya sayang"jawab Leo.
"oh ya udah deh"ucap Ara.
"sayang aku mau nanyak deh, itu beneran jadi Minggu depan Nadia tunangan sama Arka, terus Rio gimana...?"tanya Leo.
"hm... gak tau deh, Nadia gak bisa terus-terusan ngebantah Mama nya. Rio nya juga sih diam aja waktu Nadia minta di lamar secepat nya sebelum pertunangan nya dengan Arka terjadi, gak mau berusaha mempertahankan Nadia"jawab Ara.
"menurut aku ya Rio itu juga serba salah"ungkap Leo.
"iya juga sih, berat juga masalah nya kalau udah urusan restu orang tua"ucap Ara.
"iya sayang ,aku jadi ngerasa beruntung banget"ucap Leo.
"beruntung...? maksud nya kamu beruntung gitu Nadia mau tunangan sama Arka...?"tanya Ara.
"ya bukan lah sayang, gak ada untung rugi nya buat aku, aku cuma bisa mendukung mana yang terbaik buat mereka"jawab Leo.
"terus....?"tanya Ara penasaran.
"beruntung karena punya kamu, waktu aku sakit kamu selalu jaga aku, berusaha buat aku ingat sama kamu dan gak ninggalin aku"ungkap Leo.
"iya itu kan masalah nya beda, bukan karena gak di restui orang tua. Tapi apa pun masalah nya di dalam hubungan, selagi kita saling cinta ya kita harus sama-sama berusaha untuk tetap bisa bersama"terang Ara.
"iya lah sayang, gimana coba kita gak di restui, kita belum ada aja udah di jodohin"ucap Leo.
"ha.. ha.. ha.. "gelak tawa Leo dan Ara.
"sayang makasih ya,aku janji apa pun masalah kita, aku akan terus berusaha buat menjaga dan memperjuangkan hubungan kita, aku sayang sama kamu"ucap Leo.
__ADS_1
"aku juga janji, aku juga sayang kamu"ucap Ara pula.
...
Keesokan hari saat Nadia sedang bersiap-siap akan pergi bekerja, Bu Jasmine menghampiri Nadia di kamar nya.
"Nadia kamu mau kemana...?"tanya Mama Nadia.
"masak iya Mama lupa ini kan hari Senin, ya Nadia mau pergi kerja Ma"jawab Nadia.
"tidak perlu"ucap Mama Nadia.
"hah maksud Mama...?"tanya Nadia heran.
"iya kamu sudah tidak perlu lagi bekerja mulai hari ini"terang Mama Nadia.
"maksud Mama apa sih, Nadia makin gak ngerti Ma..?"tanya Nadia lagi.
"Mama sudah urus surat pengunduran diri kamu dan hari ini surat itu akan sampai ke tangan Bos kamu"jawab Mama Nadia.
Nadia sangat terkejut mendengar jawaban dari Mama nya itu dan ia merasa sangat marah.
"Ma, Mama apa-apaan sih. Mama udah seenaknya atur masa depan aku, pertama masalah calon suami, apa gak cukup Ma hingga sekarang masalah kerjaan,besok apa lagi Ma"ucap Nadia.
"tapi gak gitu dong Ma cara nya, apa nanti kata Bos Nadia tiba-tiba Nadia risent, karir Nadia lagi Bagus Ma,lagian cuma tunangan aja kenapa harus langsung risent,kan bisa cuti"ucap Nadia.
"kalau kamu mau kerja lagi, setelah selesai tunangan sama Arka kamu bisa bekerja di perusahaan Om kamu"ucap Nadia.
"Mama jahat tau gak, Mama benar-benar udah ngerusak masa depan yang dengan susah payah Nadia dapetin Ma, Nadia benci sama Mama"ucap Nadia menangis.
"Nadia kenapa kamu tidak mengerti, semua yang Mama lakukan ini buat kebaikan kamu"terang Mama Nadia.
"Nadia minta Mama keluar dari kamar Nadia atau Nadia yang keluar"pinta Nadia.
"Nadia jangan sampai kamu menyesal karena sudah tidak mau lagi mendengar ucapan Mama"ucap Mama Nadia.
"apa lagi Ma, Mama minta Nadia tunangan sama Arka Nadia juga udah setuju kan. Tolong Ma tinggalin Nadia sendiri"pinta Nadia lagi.
"ya sudah kamu tenangkan hati kamu dulu ya, Mama ambil cuti 1 Minggu sampai acara pertunangan kamu,jadi kalau butuh sesuatu bilang saja sama Mama"ucap Mama Nadia.
Nadia hanya menangis dan terdiam,Bu Jasmine meninggalkan Nadia di kamarnya sendirian.
"maafkan Mama sayang"gumam Bu Jasmine dalam hati.
__ADS_1
"Nadia takut Mama yang nanti nya akan menyesal"gumam Nadia dalam hati.
...
"selamat pagi semua nya"sapa Pak Ardi di depan para karyawan/i Perusahaan.
Di sebelah Pak Ardi telah berdiri seorang pria muda tampan yang membuat para wanita di perusahaan terkesima.
"selamat pagi Pak"balas seluruh karyawan/i.
"langsung saja tanpa basa-basi saya akan memperkenalkan yang berada di sebelah saya ini, yang dari sebagian kalian pasti sudah mengenal nya,dia adalah putra tunggal saya Andika Leo.Mulai hari ini dia akan bergabung dengan kita di Perusahaan sebagai CEO perusahaan"ucap Papi Leo.
plok.. plok.. plok.. (suara tepuk tangan yang meriah)
"selamat pagi semua nya"sapa Leo.
"selamat pagi Pak Andika"balas karyawan/i.
"saya akan memperkenalkan diri saya langsung, nama saya Andika Leo ,kalian bisa panggil saya Leo. Mohon dukungan dan kerja sama dari kalian semua nya, semoga Perusahaan ke depan nya bisa lebih maju dengan saya bergabung di sini,terima kasih"ucap Leo.
plok.. plok.. plok..(suara tepukan tangan yang meriah kembali terdengar)
"baiklah untuk semua nya terima kasih karena sudah berkumpul, sekarang saat nya kembali bekerja"ucap Pak Seno asisten pribadi Papi Leo.
Pak Ardi dan Pak Seno mengantar Leo ke ruang kerja nya. Saat tiba di ruang CEO, pak Seno maju dan membuka pintu ruangan.
"silahkan Pak"ucap Pak Seno .
"ini ruang kerja kamu"ucap Papi Leo.
"bagaimana perasaan kamu Leo...?"tanya Papi Leo.
"Leo"gumam Leo.
"bukan nya itu nama panggilan kamu di kantor"ucap Papi Leo.
"ha.. ha.. ha.. Papi"tawa Leo.
"Papi tidak menyangka kamu secepat ini berubah pikiran mau langsung bergabung, padahal tadi nya kamu bilang setelah bertunangan sama Ara kan"ucap Papi Leo.
"2 minggu itu terasa bosan Pi, Leo sengaja bawa kerja aja biar waktu nya nanti gak terasa dan semakin dekat dengan hari pertunangan Leo dan Ara Pi"jelas Leo.
"hm... logis sih alasan nya"ucap Papi Leo.
__ADS_1
***