Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_111


__ADS_3

"kamu beneran ngelamar aku...?"tanya Ara lagi.


"iya sayang, tapi untuk tunangan dulu ya. Untuk nikah nya aku akan ngelamar kamu lagi dan yang pasti lebih romantis dari pada ini"jawab Leo.


"hmm memang nya ini romantis,siapa yang bilang...?"tanya Ara meledek.


"kamu memang gak bilang, tapi aku tau di dalam hati pasti kamu lagi terkagum-kagum bilang Leo kamu romantis banget sih"ucap Leo.


"idih ke PD-an banget kamu"ucap Ara.


"sayang, kamu mau atau gak tunangan sama aku...? aku mau di antara kita udah ada ikatan yang jelas supaya aku bisa jagain kamu terus"tanya Leo dan menjelaskan.


"aku gak mau"jawab Ara.


"kamu serius, kamu belum siap ya...?"tanya Leo kecewa.


"iya serius"jawab Ara.


"tapi kenapa...?"tanya Leo lagi.


"gak mau nolak maksud nya, ha.. ha.. ha.."ungkap Ara tertawa.


"arti nya kamu mau dong"ucap Leo dan tersenyum.


"ya mau lah sayang, aku juga mau kita cepat punya ikatan yang jelas"ungkap Ara.


Lalu Ara menjulurkan jari nya, segera Leo memasang cincin di jari manis Ara.


Leo berdiri, ia mencium kening dan memeluk Ara. Ara membalas pelukan hangat dari Leo dengan sangat bahagia.


"makasih ya sayang"ucap Ara.


"aku yang harusnya makasih karena kamu udah mau tunangan sama aku"ucap Leo.


"aku juga makasih karena kamu udah jadiin aku wanita paling bahagia di dunia"ungkap Ara.


"iya sayang, aku juga jadi pria yang paling bahagia di dunia karena kamu"ungkap Leo pula.


Ara dan Leo saling bertatapan dan tersenyum bahagia.


...


"kamu ada apa lagi sih, ngapain kamu ke rumah aku...?"tanya Cinta kepada Beni.


"kamu yang kenapa...?"tanya Beni balik.


"aku udah bilang sama kamu jangan pernah hubungi dan temui aku lagi, apa lagi kamu sampai datang ke rumah aku kayak gini"ucap Cinta.


"justru karena aku gak bisa hubungi kamu, aku telpon gak kamu angkat, apa lagi chat kamu abaikan gitu aja, jadi nya aku ke sini, aku khawatir sama kamu Cinta"terang Beni.

__ADS_1


"stop buat khawatir sama aku Ben, aku bukan siapa-siapa kamu.Kita gak ada hubungan apa-apa"ucap Cinta.


"tapi aku peduli sama kamu, aku gak bisa berpura-pura untuk gak peduli sama kamu"ungkap Beni.


"tapi aku gak mau kamu peduli sama aku Ben"teriak Cinta.


"Cinta mau sampai kapan sih kamu perlakuin aku kayak gini...?"tanya Beni.


"memang nya kamu mau aku perlakuin kayak mana, udah lah Beni kamu tu jangan datang ke rumah aku lagi dan gangguin aku lagi ,aku muak tau gak liat kamu. Kamu udah jadi masalah dalam hubungan aku dan Arka"ucap Arka.


"terus, terus aja kamu salahin aku. Siapa yang datang nangis-nangis ke aku minta di perhatiin, ngajak aku jalan, bahkan kamu yang ngerayu aku dulu buat jadi selingkuhan kamu"ucap Beni.


"iya oke aku yang mulai, aku khilaf, aku udah salah"ungkap Cinta.


"harus nya kamu sadar, karena kamu persahabatan aku dan Arka juga hancur"ucap Beni lagi.


"jadi sekarang kamu nyalahin aku...?"tanya Cinta.


"aku gak nyalahin kamu dan aku gak pernah menyesal karena aku benar-benar cinta sama kamu"jawab Beni.


"stop... cinta, cinta ,cinta, jangan pernah ucapin kata itu lagi. Aku gak pernah cinta sama kamu sedikitpun, aku cuma jadiin kamu pelampiasan dan kamu tau itu kan"ucap Cinta.


"ya, tapi kamu gak bisa berharap Arka lagi sekarang. Please Cinta belajar buat mencintai aku"pinta Beni.


"itu gak akan pernah terjadi, sekarang kamu pergi dari rumah aku"usir Cinta.


"oke, jangan sampai kamu menyesal karena udah menyia-nyiakan orang yang benar-benar tulus cinta sama kamu,dan jangan kamu cari aku lagi"ucap Beni.


...


"Mi, Papi ada kabar bahagia buat keluarga kita"ucap Pak Ardi.


"kabar bahagia apa Pi..?"tanya Bu Amara.


"Papi menang tender Mi, jumlah nya milyaran"ungkap Pak Ardi.


"oh ya, yang di Malaysia itu...?"tanya Bu Amara lagi.


"iya sayang yang di Malaysia, dan Perusahaan kita juga bekerja sama dengan Perusahaan nya Pak Thomas tetangga kita dulu. Itu loh Mi Papi nya Karina teman masa kecil nya Dika"jelas Pak Ardi.


"iya Mami ingat, Papi kan juga sudah bilang sama Mami. Selamat ya Pi, syukur lah kerja keras Papi selama ini tidak sia-sia"ucap Bu Amara.


"iya terima kasih ya Mi,ini semua juga berkat doa dan dukungan dari Mami dan juga Dika"ucap Pak Ardi.


"udah tugas dan kewajiban Mami dan juga Dika buat selalu berdoa dan dukung Papi"terang Bu Amara.


"iya Mi, dan Dika juga bilang sudah mau mulai masuk kerja ke kantor sesudah ia bertunangan dengan Ara"ungkap Pak Ardi.


"oh ya, kok Dika belum bilang apa-apa ya sama Mami,tapi no problem itu arti nya Dika sudah merencanakan buat bertunangan dengan Ara.Mami senang sekali Pi"ucap Bu Amara bahagia.

__ADS_1


"iya Mi, kita doakan saja ya semoga Ara menyetujui nya"ucap Pak Ardi.


"iya Pi"jawab Bu Amara.


...


Sementara itu Ara dan Leo masih menikmati kejutan-kejutan romantis yang telah di persiapkan Leo, foto-foto bersama, makan bersama dan bersantai di bawah pohon tepi danau serta bercanda ria.


"sayang kamu senang gak...?"tanya Leo.


"kamu masih tanya sama aku, ya jelas lah sayang aku senang banget, ini itu kejutan terindah yang pernah aku dapetin dalam hidup aku tau gak"jawab Ara.


"kamu serius...?"tanya Leo.


"iya serius sayang"jawab Ara.


"kalau gitu ke depan nya akan selalu ada kejutan-kejutan romantis buat kamu"ucap Leo.


"em.. makasih sayang"ucap Ara lalu menyandarkan kepala nya di pundak Leo.


Leo membelai rambut Ara dan juga menyandarkan kepala nya di kepala Ara. mereka duduk sambil menikmati pemandangan tepi danau di sore hari.


"cieh.. romantis banget"ucap Nadia yang mengejutkan Ara dan Leo.


"serasa dunia milik berdua"ucap Sarah pula.


"bagi-bagi kali kebahagiaan nya"ucap Bryan.


"iya nih"sambung Rio.


"ikutan aja loe"ucap Bryan kepada Rio.


Ara dan Leo berdiri menghadap ke arah sahabat-sahabat nya.


"kalian...?kok tau kita di sini...? "tanya Ara.


"jadi kita gak boleh datang nih..?"tanya Sarah.


"bukan gitu"ucap Ara.


"aku yang suruh mereka ke sini sayang"ungkap Leo.


"oh gitu, ya udah yuk sini duduk kebetulan cemilan masih banyak banget nih"ajak Ara.


"yee asik..."teriak Nadia kegirangan.


"oh Ya Leo, Ara aku ada kejutan buat kalian"ucap Sarah.


"apa...? "tanya Ara.

__ADS_1


Sarah mengeluarkan ponsel dari tas nya dan hendak menunjukkan sebuah foto kepada Ara dan Leo.


***


__ADS_2