
"Leo...... gak, ini gak mungkin...... "gumam Ara.
"Ara kamu kenapa.... ?"tanya Mami Ara sambil mengguncang tubuh Ara.
"Ara, are you okey...? "tanya Bu Amara pula.
Akan tetapi Ara sama sekali tidak menggubris pertanyaan dari Mami nya dan juga Bu Amara, Ara masih syok melihat seseorang yang mirip dengan Leo di depan mata nya.
"gak mungkin..... "teriak Ara menutup telinga nya dan berlari keluar.
"Ara kamu mau kemana sayang...?"tanya Bu Maria .
"Amara, aku susul Ara dulu gak papa ya"ucap Bu Maria.
"its okey, buruan Mar"jawab Bu Amara.
Bu Maria bergegas menyusul Ara keluar.
"Ara apa kamu baik-baik aja sayang....? "tanya Mami Ara.
"Mi itu anak nya Tante Amara...?"Ara balik bertanya.
"iya bener, ada apa sayang...? "tanya Mami Ara yang semakin penasaran.
"gak mungkin bisa sama persis"gumam Ara .
"apa nya yang persis, kalau Mami tanya itu di jawab dong sayang, jangan buat Mami bingung dan khawatir"pinta Mami Ara.
"Mi maaf Ara harus pergi sekarang"Ara pamit lalu bergegas meninggalkan Mami nya tanpa penjelasan apa pun.
"Ara......."panggil Bu Maria.
Namun Ara sudah berlalu menggunakan mobil nya dan sudah tidak terlihat lagi.
Bu Maria tampak kebingungan dan jalan perlahan mendekati Bu Amara.
"Mar, Ara mana....?"tanya Bu Amara.
"Ara udah pergi Ra"jawab Bu Maria.
"loh sebenar nya ada apa sih Mar...? aku liat Ara seperti nya syok tadi waktu liat Dika"ungkap Bu Amara.
"Ara gak jelasin apa-apa ke aku Ra, aku juga bingung"ungkap Bu Maria pula.
"apa mungkin Ara udah kenal Dika....? "tebak Bu Amara .
"entah lah Ra, entar di rumah aku coba tanyain sama Ara deh"ucap Bu Maria.
...
__ADS_1
"Nadia.. Nadia... "panggil Ara berulang kali sambil mengetuk pintu rumah Nadia.
Lalu Pembantu Nadia membukakan pintu untuk Ara.
"Non Ara silahkan masuk dulu Non"ucap Bibik.
"terimakasih Bik, Nadia nya ada....? "tanya Ara.
"ada Non baru pulang, mungkin lagi mandi .Apa Non Ara mau langsung ke kamar nya aja"ucap Bibik.
"iya Bik, Ara langsung naik ke kamar Nadia aja ya"ucap Ara lalu bergegas ke kamar Nadia.
Ara tiba di depan kamar Nadia dan langsung saja membuka pintu kamar Nadia. Nadia terkejut dan spontan handuk nya terlepas dari tubuh nya karena ia baru saja selesai mandi dan akan menggunakan pakaian.
"ya ampun Nadia ,aku gak liat ya, buruan gih pakai baju"ucap Ara dan menutup mata nya.
"Ara aku kirain cowok tau gak, bikin terkejut aja deh"ungkap Nadia.
"maaf deh, siapa suruh pintu gak di kunci"ucap Ara lagi.
"biasa nya juga gak di kunci dan siapa pun yang mau masuk ketuk pintu dulu"jelas Nadia.
"iya deh sory.. sory.... "ucap Ara meminta maaf.
"buka mata, udah siap kok pakai baju"ungkap Nadia.
"terus ngapain kesini....? buru-buru banget kayak nya"tanya Nadia.
"ada hal penting yang mau aku tanyain Ra"ungkap Ara.
"hal penting apa Ra...? "tanya Nadia.
"Nad, kamu tau kan kalau Leo itu mantan sepupu kamu....?"tanya Ara.
"iya tau lah Ra, aku tau juga kok orang nya meskipun gak kenal langsung"jelas Nadia.
"kalian juga gak tau kan sebenar nya Leo itu masih hidup apa gak...?"tanya Ara lagi.
"ada apa sih Ra...? "tanya Nadia.
"kamu kenal sama orang tua nya Leo...? "tanya Ara balik.
"gak Ra"jawab Nadia.
"Bagus, berarti orang tua Leo gak akan tau dan gak akan menghindar atau ngusir kamu Nad, ayo sekarang ikut aku"ajak Ara.
"maksud kamu apa sih Ra, kita mau kemana...? "tanya Nadia bingung.
"please ikut aja dan jangan banyak tanya, entar kamu bisa liat sendiri Nad"ungkap Ara.
__ADS_1
"okey, yuk kita pergi"ucap Nadia setuju.
Ara dan Nadia pergi menuju ke rumah Bu amara dan ternyata Bu Amara dan Mami nya sudah tidak ada di rumah Bu Amara. Pembantu yang menjaga Dika tidak mengizinkan orang asing masuk untuk melihat Dika tanpa izin dari Bu Amara dan suami nya. Alhasil Ara dan Nadia pun pulang dengan kecewa.
"sebenar nya ada apa...?"tanya Nadia saat mereka dalam perjalanan pulang.
"aku yakin anak nya Tante Amara itu Leo ,buat mastiin maka nya aku ajak kamu Nadia"jelas Ara menangis.
"serius Ra...? "apa bener itu Leo mantan sepupu aku...?dia masih hidup...? "tanya Nadia tidak percaya.
"entah lah Nad, besok kita kesitu lagi ya biar semua nya jelas"ucap Ara.
"Ara udah ya jangan nangis, semoga aja ini benar. Jadi kamu benar-benar bisa bareng sama Leo di dunia nyata"ucap Nadia.
"iya Nad semoga aja ya"ucap Ara.
...
"Kayla sayang, kamu kenapa sih nak udah malam gini nangis terus gak mau tidur, jangan buat Mama khawatir dong sayang"ucap Sarah panik karena anak nya menangis sejak tadi.
"Buk, Non kayla gak demam, biasa nya rewel kalau lagi demam"ungkap Suster.
"iya Sus, saya juga bingung"ucap Sarah pula.
"maaf Buk apa mungkin Non Kayla kangen sama Papa nya ya, karena akhir-akhir ini Non kayla udah jarang jumpa sama Papa nya"ucap Suster lagi.
"kamu yakin Sus...? "tanya Sarah.
"maaf Buk tapi ini menurut saya, pengalaman saya selama menjadi baby sister, anak akan selalu menangis dan tenang apa bila sudah bertemu dengan orang yang ia rindukan Buk.Apa salah nya Ibu Minta Pak Bryan datang Buk"jelas Suster.
"tapi udah jam 9 malam Bik"ucap Sarah.
"belum terlalu malam Buk, lagian ada saya juga d rumah ini"ungkap Suster.
Sarah tampak terdiam dan berfikir, lalu karena anak nya terus menangis ia pun segera menelpon dan meminta Bryan datang ke rumah nya untuk menemui Kayla.
Setengah jam kemudian Bryan tiba di rumah Sarah dan Sarah langsung yang membukakan pintu untuk nya.
"Udah lama Kayla nangis nya Sar...?"tanya Bryan panik.
"kira-kira 1 jam berhenti terus nangis lagi"jawab Sarah.
Lalu Bryan pun menghampiri dan langsung menggendong Kayla.
"Kayla... anak Papa sayang, kamu kenapa sayang, kangen Papa ya nak, Papa juga kangen Kayla, sini sama Papa ya,Papa akan temenin Kayla ya malam ini, cup.. cup... "pujuk Bryan menimang anak nya.
Kayla yang tadi nya menangis, tiba-tiba tersenyum melihat Bryan dan membuat Sarah bingung. Akan tetapi kini hati Sarah menjadi tenang senang karena anak nya sudah berhenti menangis dan juga menjadi tersenyum.
***
__ADS_1