
Tok.. tok.. tok (suara ketukan pintu)
Beni membuka pintu lalu masuk ke dalam ruang rawat inap Pak Boby, ia berpura-pura tidak tahu dan tidak mendengar pembicaraan Pak Boby dan Arka tadi.
"Beni"ucap Papa Arka saat melihat Beni.
"Om, Om udah bangun...?"tanya Beni.
"sudah barusan saja"jawab Papa Arka.
"akhirnya balik juga, lama banget loe, gue hampir mati kelaparan nih"ucap Arka.
"bohong banget loe"ucap Beni.
"nih gantian loe suap bokap, gue makan duluan"ucap Arka.
"oke dengan senang hati"jawab Beni.
"tidak usah Ben, kamu makan saja sama Arka, Om bisa kok makan sendiri"ucap Papa Arka.
"jangan dong Om, biar Arka aja yang suapin ya"pinta Beni.
"biarin aja Pa, Beni mau nebus dosa kata nya"ledek Arka.
"Arka"gumam Papa Arka.
"yang di bilang Arka ada benar nya kok Om, Beni mau minta maaf sama Om"ucap Beni.
"tidak ada yang perlu di maafkan, Om sudah dengar semuanya dari Arka. Jadikan pengalaman dan pelajaran saja ya,Om juga minta maaf sudah kasar sama kamu waktu itu"ucap Papa Arka.
"iya Om sama-sama"jawab Beni.
"Ben ini kenapa cuma 1 makanan nya, buat loe mana...?"tanya Arka.
"gue udah makan Ka, alasan gue lama tadi karena ketemu teman lama jadi ngobrol sekalian makan dulu, maaf ya"terang Beni.
"oh gitu pantesan aja"ucap Arka.
"ya udah loe makan aja Ka"ucap Beni.
"ini juga gue lagi makan Ben"ucap Arka.
...
"bener juga ya yang di bilang Nadia dan Rio, kok aku ngerasa mulai deg-degan, gak bisa tidur udah jam 11 malam gini, coba telpon Leo deh dia udah tidur belum ya"gumam Ara.
Ara mengambil ponsel nya lalu menghubungi Leo melalui wathshap.
"halo sayang"sapa Leo saat menjawab video call dari Ara.
"Halo sayang, maaf ya ganggu malam-malam gini"ucap Ara.
"gak kok, aku juga belum tidur. Kenapa sayang, kamu gak bisa tidur juga ya...?"jawab Leo dan bertanya.
__ADS_1
"juga...? jangan-jangan kamu juga gak bisa tidur juga ya kayak aku.. ?"tanya Ara balik.
"iya sayang, aku memang gak bisa tidur, udah coba pejamin mata malah gak bisa tidur dari jam 10 tadi"jawab Leo.
"aku juga sayang, mau nya biasa aja tapi tetap aja ngerasa deg-degan karena besok acara pertunangan kita"terang Ara.
"iya aku juga, untung nya segala sesuatu udah beres, acara nya juga sore, jadi gak papa lah sayang kita tidur nya agak malaman dikit"ucap Leo.
"hm.... masih serasa mimpi, aku gak nyangka benar-benar bisa sama kamu sampai tahap pertunangan. Awal nya aku kira kita gak akan bisa bersama karena kamu dan aku ada di dua dunia yang berbeda"ungkap Ara.
"sayang, itu nama nya takdir.Aku mau ngucapin makasih banget sama kamu karena kamu udah Setia dan sabar sama aku ,padahal kamu juga tau aku awalnya cuma hantu yang kamu kenal"ucap Leo.
"apaan sih sayang, kamu bukan hantu kok"ucap Ara.
"makasih ya sayang udah sabar selama ini"ucap Leo tersenyum.
"iya sama-sama"jawab Ara tersenyum juga.
"aku yakin deh besok itu para pria jomblo akan iri sama aku"ucap Leo.
"kenapa emang nya...?"tanya Ara.
"ya iya lah karena cewek paling cantik di dunia akan terikat dengan aku untuk selama nya"jawab Leo.
"apaan sih sayang lebay banget, mereka juga punya wanita impian masing-masing, aku juga bukan siapa-siapa sayang, aku gak seperfect itu"ucap Ara.
"tapi buat aku, kamu itu wanita yang paling perfect"ungkap Leo.
"ferfect nya aku menurut kamu belum tentu perfect buat mereka, udah ah kamu gak usah muji aku mulu"ucap Ara.
"aku senang kok, siapa sih cewek yang gak bahagia di puji sama pacarnya, cuma gak usah terlalu berlebihan entar aku terbang loh"ungkap Ara.
"terbang ya aku tangkap lah"jawab Leo.
Ara hanya tersenyum lalu tidak sadar mulai memejamkan mata nya secara perlahan dan terlelap.
"yah udah tidur, imut banget sih sayang aku. Selamat tidur ya sayangku. Sampai ketemu besok, i love you so much, muach"ucap Leo.
Lalu Leo memutuskan panggilan dan memejamkan mata nya.
...
Jam 8 pagi Ara terbangun dari mimpi indahnya, wajahnya yang fresh terlihat sangat bahagia karena teringat akan bertunangan dengan pria yang sangat ia cintai.
Tok.. tok.. tok... (suara ketukan pintu kamar)
"Ara..."panggil Mami Ara.
"masuk aja Mam"ucap Ara.
Bu Maria membuka pintu lalu masuk ke dalam kamar Ara.
"sudah bangun sayang...?"tanya Mami Ara.
__ADS_1
"baru aja Mi"jawab Ara.
"bagaimana tidurnya, nyenyak...?"tanya Mami Ara.
"hm... nyenyak kok Mi"jawab Ara tersenyum.
"ya terlihat dari wajah yang fresh karena tidur kamu cukup"ucap Mami Ara.
"iya Mi"jawab Ara.
"ya sudah sekarang kamu mandi, Mami sama Papi tunggu sarapan di bawah. Setelah itu kita langsung siap-siap dan berangkat ke lokasi acara"ucap Mami Ara.
"Papi udah pulang Mi...?"tanya Ara.
"sudah dong, tadi malam Papi pulang tapi kamu sudah tidur. Masak iya acara penting begini Papi tidak pulang"jawab Mami Ara.
"iya Mi, ya udah Ara mandi dulu"ucap Ara.
"iya sayang"jawab Mami Ara.
Selesai mandi Ara menghampiri kedua orang tua nya untuk sarapan bersama.
"Papi... "ucap Ara dan memeluknya.
"anak kesayangan Papi sudah dewasa ya,dalam hitungan jam anak Papi akan di ikat sama seorang pria"ucap Papi Ara.
"ah Papi, tapi Ara tetap jadi anak kesayangan Papi dan Mami kan"ucap Ara.
"iya dong"jawab Papi Ara.
"itu tidak akan berubah selama nya"jawab Mami Ara pula.
"makasih Mami Papi"ucap Ara lalu mencium pipi Papi dan Mami nya.
"iya sama-sama, kamu mau selai apa sayang...?"tanya Mami Ara.
"coklat Aja Mi"jawab Ara.
"Papi mau apa...?"tanya Mami Ara.
"coklat juga dong"jawab Papi Ara.
"anak sama Papi sama aja selera nya"ucap Mami Ara.
Bu Maria mengoleskan selai coklat ke roti untuk Ara dan Pak Jackson juga mengoleskan selai Strawberry ke roti untuk dirinya sendiri lalu mereka sarapan bersama.
"terima kasih ya istriku sayang"ucap Papi Ara.
"sama-sama suamiku sayang"jawab Mami Ara.
"hm... so sweat nya, makasih ya Mami ku sayang"ucap Ara pula.
"sama-sama anakku sayang"jawab Mami Ara tersenyum.
__ADS_1
***