Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_110


__ADS_3

"sudah sudah, makan yuk Mami sudah masak makanan kesukaan kalian berdua"ajak Mami Leo.


"yes enak nih"ucap Leo.


"wah kemon lah, Papi sudah lapar nih"ucap Papi Leo.


Leo dan keluarga nya makan bersama dan setelah itu kembali ke kamar nya masing-masing.


"hai pacarku yang suka ngambekan, kamu masih marah gak ya sama aku, kangen tau udah 2 hari gak ketemu kamu.Maaf ya akhir-akhir ini aku sibuk sama urusan aku,hmm...terlebih lagi urusan sahabat lama aku,aku gak mau kamu salah paham dan nyakitin perasaan kamu.Tapi semua nya udah beres kok sayang"gumam Leo sambil menatap foto Ara di ponsel nya.


Lalu Leo pun menghubungi Ara melalui panggilan watshap.


"halo"ucap Ara lewat telfon.


"halo sayang jutek banget,kamu udah makan..?"tanya Leo.


"udah"jawab Ara singkat.


"sayang kamu masih marah ya sama aku..? padahal aku udah kasih kamu waktu buat menyendiri, gak gangguin kamu, kamu besok masih cuti kan, gimana kalau kita jalan"ajak Leo.


"gak mau"jawab Ara.


"kok gitu sih, pokok nya kamu siap-siap ya besok pagi, jam 9 aku jemput"ucap Leo.


"aku bilang gak mau"teriak Ara.


"pokok nya aku datang udah siap, jangan tidur malam-malam ya sayang, mimpiin aku bye..."ucap Leo dan memutuskan panggilan telfon.


"kebiasaan deh maksa"gerutu Ara dan tersenyum bahagia.


"aku yakin kok sebenarnya kamu itu mau banget, dasar cewek kebanyakan gengsi"gerutu Leo dan juga tersenyum lalu memejamkan mata nya.


...


Keesokan hari nya Ara sedang bersiap-siap, ia bolak balik ganti baju tetapi belum ketemu yang pas bagi Ara, hingga tidak lama kemudian Leo telah tiba di rumah Ara.


tok.. tok.. tok..(suara ketukan pintu)


"sayang Dika sudah di bawah"ungkap Mami Ara.


Ara bergegas membuka pintu kamar dan keluar.


"wah.. cantik sekali anak Mami"puji Mami Ara.


"makasih Mam"ucap Ara tersenyum.


"sama-sama sayang, buruan temuin Dika nya ya"ucap Mami Ara.


"iya Mami duluan aja, gak lama kok Ara juga turun"ucap Ara.


"ya sudah kalau begitu"ucap Mami Ara lagi.


Lalu Bu Maria turun ke bawah dan tidak lama di susul oleh Ara.


"nah itu Ara"ucap Bu Maria saat melihat Ara keluar dari lift.


Leo dan Bu Maria memandang Ara yang berjalan mendekati mereka.

__ADS_1


"ya sudah Dika, Ara kalian hati-hati ya. Mami masih ada urusan"ucap Bu Maria.


"iya Tante"jawab Leo.


Ara hanya mengangguk, Lalu Bu Maria pergi meninggalkan Ara dan Leo.


"Hai"sapa Ara dan memberi senyuman manis.


"hai sayang, cantik banget"puji Leo serta membalas senyuman Ara.


"gak usah gombal, aku masih marah sama kamu"terang Ara.


"hm.. masih marah tapi senyum"gumam Leo.


"kamu ngomong apa...?"tanya Ara.


"gak ngomong apa-apa kok sayang, sayang udahan dong marah nya, aku janji sebisa mungkin akan berusaha gak buat kamu marah lagi"ucap Leo.


"janji"ucap Ara.


"iya janji"jawab Leo.


"iya udah kalau gitu, lagian aku mana bisa sih marah lama-lama sama kamu, aku cuma ngerjain kamu aja"ungkap Ara.


"sayang, nyebelin banget sih"ucap Leo lalu menggelitik Ara.


"ha.. ha.. ha.. geli sayang"ucap Ara tertawa.


"ampun gak, makanya jangan usil"ucap Leo.


"iya ampun"pinta Ara.


"ha.. ha.. ha.. itu akibat nya karena kamu udah ngerjain aku"ucap Leo.


"iya deh sory, kamu nya juga sih nyebelin"ucap Ara.


"aku minta maaf ya sayang"ucap Leo.


"iya sayang oh ya kita mau kemana..?"tanya Ara.


"ada deh, kamu ikut aja yang jelas aku yakin kamu pasti suka"jawab Leo.


"hm.. oke, ya udah lets go"ajak Ara.


"oke"jawab Leo menyetujui.


Leo membawa Ara ke suatu tempat yang telah ia persiapkan untuk memberi Ara kejutan.


...


"aduh kenapa sih perjodohan lagi, perjodohan lagi yang di bahas,bukan nya udah sepakat ya kalau perjodohan ini di batalin"ucap Nadia lewat telfon.


"siapa yang bilang di batalin..?"tanya Mama Nadia.


"Nadia dan Arka gak setuju Ma jadi otomatis batal"terang Nadia.


"tidak bisa, kamu jangan banyak membantah. Selesai kerja kamu langsung pulang, karena nanti malam Om Boby dan Arka mau ke rumah"ucap Mama Nadia.

__ADS_1


"Ma, mereka datang nya malam, Nadia pulang kerja jam 4 Ma. Kenapa harus buru-buru pulang Ma"bantah Nadia.


"kamu harus bantu Mama untuk persiapan"terang Mama Nadia.


"udah kayak presiden aja yang mau datang"gerutu Nadia.


"kamu jangan kebanyakan membantah, ikut aja apa yang Mama ucapkan"ucap Mama Nadia lalu memutuskan panggilan telfon.


"Mama... "gumam Nadia kesal.


"sayang kamu kenapa...?"tanya Rio yang tiba-tiba muncul.


"kamu ngagetin aja, bikin tambah kesal tau gak"ucap Nadia.


"ya maaf, emang ada apa sih..?"tanya Rio lagi.


"tau ah, balik ke tempat kerja kamu sekarang karena aku juga lagi banyak kerjaan"ucap Nadia.


"kesal nya sama siapa, jadi aku juga kan yang kena"gerutu Rio lalu meninggalkan Nadia.


...


"kita udah sampai..?"tanya Ara.


"ya benar"jawab Leo.


"ini dimana..?"tanya Ara lagi.


"sekarang aku tutup dulu ya mata kamu, aku akan menjadi mata kamu sampai ke tempat tujuan kita"ucap Leo.


Lalu Leo menutup mata Ara dengan kedua tangan nya dan membawa Ara ke tepi danau.


"tunggu aku itung sampai 3 baru kamu buka mata ya"pinta Leo.


"siap"jawab Ara.


"1 , 2 , 3 buka mata"ucap Leo.


Ara perlahan membuka mata nya, ia sangat takjub melihat pemandangan di tepi danau, yang di hiasi balon serta makan siang romantis yang telah di persiapkan oleh Leo.


"sayang ini apa, kamu yang siapin ini semua buat aku...?"tanya Ara.


"supraise... iya dong sayang, aku sengaja siapin ini semua buat kamu"jawab Leo.


Leo dan Ara saling memandang dan tersenyum, lalu Leo mendekati Ara dan memegang tangan nya.


"sayang maaf ya selama ini kelakuan aku ke kamu kurang baik, aku udah buat kamu marah. Aku janji akan menjadi yang terbaik buat kamu"ucap Leo.


Belum sempat Ara berkata apa-apa, Leo mengeluarkan sebuah kotak dari saku nya dan membuka kotak tersebut.Ara terkejut karena isi dalam kotak tersebut adalah cincin.


Leo membungkuk dan memegang cincin itu ke arah Ara.


"Ara, kamu mau gak tunangan sama aku"pinta Leo.


Ara menunjukkan ekspresi terkejut tidak percaya, lalu ia tersenyum sangat bahagia.


"kamu serius...?"tanya Ara.

__ADS_1


"yah aku serius"jawab Leo tersenyum.


***


__ADS_2