
"kita ngejauh dulu ya dari sini"ajak Ara.
Ara menarik tangan Sarah dan Rio menjauh dari ruang Dahlia 2 ,sedangkan Leo dan Bryan mengikuti mereka.
"ada apa sih Ra...?"tanya Rio.
"takut pasien di dalam dengar sama suara kita,entar keganggu, masak gitu aja loe gak paham sih"jawab Leo.
"oh gitu,jadi kalian jenguk pasien di dalam ruangan itu ya...?"tanya Rio.
"baru mau jenguk"jawab Ara.
"kalau aku sama Bryan pasien di ruangan sebelahnya"jawab Sarah.
"loe sendiri ngapain...?"tanya Bryan.
"gue antar Aria"jawab Rio.
Ara, Leo, Sarah dan Bryan menatap Rio penuh keheranan.
"kalian jangan salah paham, tadi aku ke rumahnya cari Arka, terus mendadak asam lambung Aria kumat dan kesakitan, jadi aku bawa langsung ke Rs, sekarang lagi di tangani Dokter, kalau gak percaya aku bisa kok bawa kalian ketemu Aria"jelas Rio.
"oh.. gitu..."ucap Sarah.
"jelas aja Arka gak ada di rumah"ucap Leo.
"maksud loe apa...? kalian tau Arka ada dimana dan kasih tau ke gue..?"tanya Rio.
"Rio tenang, mumpung kalian ada di sini, aku mau kasih tau ke kalian langsung"ucap Ara.
"sayang kamu yakin...?"tanya Leo.
Ara mengangguk yakin.
"ada apa sih Ra...?"tanya Sarah.
"Ra ngomong dong, apa ini ada hubungannya sama Nadia...?"tanya Rio.
"sekarang kalian semua ikut aku ke ruang rawat dahlia no 2"ajak Ara.
Lalu Ara dan yang lainnya pun berjalan menuju ruang rawat inap Nadia, Ara membuka pintu dan masuk ke dalam di ikuti Leo dan sahabatnya.
"aku dan Leo udah tau semuanya, sekarang kalian jelasin aja ke mereka, terutama Rio"ucap Ara.
Nadia dan Arka melepas pelukan mereka dan sangat terkejut. Rio sangat murka melihat pemandangan di depan matanya.
"brengsek loe"ucap Rio dan memukul Arka.
"Rio sabar,ini di rumah sakit"ucap Ara.
Leo dan Bryan mencegah Rio agar tidak memukul Arka lagi.
__ADS_1
"sayang, maafin aku, aku bisa jelasin ke kamu"ucap Nadia.
"sayang,aku khawatir banget sama kamu. Kamu sakit gak kabarin ke aku malah Arka yang ada di sini"ucap Rio menangis.
Nadia menjelaskan soal penyakitnya dan alasannya tidak memberi tahu mereka. Rio sangat kecewa dan terluka hingga ia akan pergi.
"Rio loe jangan gitu dong, sekarang Nadia butuh loe"ucap Arka.
"kalau Nadia butuh gue dari awal gak sekarang, sekarang loe yang ada di sini yang selalu ada dan berkorban buat Nadia, oh ya adik loe ada di ruang IGD"ucap Rio lalu pergi dari rumah sakit begitu saja.
"udah Ka biar aja Rio nenangin diri dulu"ucap Ara.
"iya Bro, loe ke ruang IGD aja dan antar adik loe pulang dulu"ucap Leo.
"bener, di sini ada kita kok yang jaga Nadia"ucap Sarah.
"ya udah gue pergi dulu ya semuanya"pamit Arka.
"hati-hati bro"ucap Bryan dan lainnya.
...
"adek,ya ampun kamu kok bisa kaya gini sih"ucap Arka khawatir saat ia menemui Aria.
"Kak Arka"ucap Aria lalu memeluk Arka.
"kamu kenapa bisa sampai kayak gini...?"tanya Arka.
"aku gak papa kok Kak, ini kan penyakit lama udah biasa. Kakak kemana aja, kenapa sekarang ada di sini, terus Kak Rio mana...?"jawab Aria dan banyak bertanya.
"aku udah baik-baik aja Kak, setelah ambil obat dan mengurus administrasi, aku udah boleh langsung pulang kok"jawab Aria.
"ya udah kamu tunggu sini dulu ,Kakak urus dulu semuanya"ucap Arka lalu pergi.
Beberapa saat kemudian Arka sudah kembali dan hendak membawa Aria pulang.
"udah selesai Kak...?"tanya Aria.
"udah,kita pulang sekarang ya"ajak Arka.
"tunggu Kak, Kakak kemana aja sampai gak pulang...? apa benar ada hubungannya sama Kak Nadia tunangannya Kak Rio...?"tanya Aria.
Arka terdiam sejenak.
"udah ya ,sekarang Rio juga udah sama Nadia kok"terang Arka.
"oh... tapi sebenarnya ada apa Kak, semua orang cariin Kakak di rumah, Kak Beni, Cinta, Kak Ara dan teman-temannya"ucap Aria.
"Aria kamu percaya kan kalau Kakak gak akan buat hal yang aneh-aneh kayak kamu"ucap Arka.
"ih Kakak kok malah aku sih"gerutu Aria cemberut.
__ADS_1
"udah dong jangan cemberut gitu, jelek tau"pinta Arka.
"kasih tau dong Kak"pinta Aria.
"sekarang kita pulang dulu, entar di rumah Kakak cerita sama kamu"ucap Arka.
"bener ya Kak... "ucap Aria.
"bener"ucap Arka.
"ya udah yuk pulang"ajak Aria.
Arka menuntun Aria ke mobil, lalu membawanya pulang ke rumah.
"Ara aku pulang dulu urus adik aku gak papa Kan, Nadia udah ada Rio juga,maafin aku ya Ara kamu gak salah paham kan sama aku Ra"Arka mengirimkan pesan wathsap buat Ara.
"Gak papa Ka, aku ngerti kok semua yang kamu lakukan untuk kebaikan. Semua yang kamu lakukan atas keinginan Nadia,tenang ya semua akan baik-baik aja.Kamu pulang aja dulu urus Aria dan kamu juga butuh istirahat"balas Ara.
"iya Ra,kabarin aja kalau butuh sesuatu dan ada apa-apa,thank's ya Ra 🙂"ucap Arka.
"iya sama-sama 🙂"jawab Ara.
...
"makasih ya kalian semua udah mau mendengar penjelasan aku dan gak marah sama aku"ucap Nadia.
"iya Nad,tapi lain kali jangan gini lagi ya"ucap Sarah.
"iya Nad kamu udah buat semuanya khawatir,wajar aja kalau Rio marah dan merasa gak di hargai gitu"ucap Bryan.
"hust...kamu ngomong apa sih"gerutu Sarah.
"kan emang bener sayang"ucap Bryan.
"Sar gak papa,yang di bilang Bryan itu bener kok"ucap Nadia.
"Ya udah lah yang penting sekarang Nadia udah baik-baik aja"ucap Ara.
"iya Ra makasih ya"ucap Nadia.
"Malam semua nya"sapa Bu Jasmine yang baru datang dan terkejut melihat teman-teman Nadia.
"malam Tante"balas Ara dan yang lainnya.
"Ma gak usah terkejut,mereka udah tau semua termasuk Rio.Arka sekarang lagi pulang karena adiknya sakit dan dia juga butuh istirahatkan"jelas Nadia.
"oh begitu, ya syukurlah Mama lega jadinya. Iya kasian Arka sudah 2 hari tidak pulang,terus Rio mana...?"tanya Mama Nadia.
"tadi ada kok Ma, barusan aja pergi ada urusan"jawab Nadia beralasan.
"oh... maafin Tante ya sudah menutupi ini semua dari kalian"ucap Mama Nadia.
__ADS_1
"iya Tante gak apa-apa kok kita ngerti"jawab Leo mewakili semuanya.
***