Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_52


__ADS_3

"maksud nya apa Sar...? "tanya Bryan kepada Sarah.


"entar aja bahas nya, sekarang tujuan utama nya kamu mau ketemu sama Kayla kan.Ini aku udah bawa Kayla, gimana pun juga kamu Papa nya dan dia darah daging kamu"ucap Sarah.


"iya makasih ya Sar,aku boleh gendong Kayla gak Sar? "tanya Bryan.


Sarah melihat ke arah Ara meminta persetujuan dan Ara pun mengangguk.


"cup.. cup.. cup Kayla anak Papa yang cantik"ucap Bryan yang menggendong anak nya.


Kayla tampak begitu nyaman ada di dekat Bryan seolah ia merasakan kehangatan dari seorang ayah nya. Ara dan Sarah yang melihat akan hal itupun ikut tersenyum bahagia.


Setengah jam kemudian Nadia sudah tiba dan menghampiri mereka.


"maaf semua aku telat"ucap Nadia.


"gak papa Nad"jawab Ara.


"Nadia.."gumam Bryan.


"Hai Bryan, hai Tante " sapa Nadia kepada Bryan dan Ibu nya.


"hai" balas Bryan dan juga Ibu nya.


"kamu Nadia yang kemarin nolongin Bryan kan..? "tanya Ibu Bryan.


"iya,tapi itu bukan apa-apa kok Tante,hanya kebetulan"jawab Nadia.


"oh iya iya Bryan sudah cerita kalau kalian bertiga sahabatan "ungkap Ibu Bryan yang di maksud adalah Ara, Sarah dan Nadia.


Mereka pun ngobrol dan makan bersama. Bryan dan Ibu nya asik bermain dengan Kayla.


"maaf udah jam 8 malam, kasian Kayla masih bayi kalau harus lama-lama di luar dan udah waktu nya Kayla untuk tidur"jelas Sarah.


"iya Sar, tapi aku boleh kan ketemu lagi sama Kayla"tanya Bryan.


"ini yang mau jelaskan sama kamu soal yang Ara bilang tadi.


"ada apa Sar..? "tanya Bryan.


"aku udah berbaik hati mempertemukan kamu dan Kayla. Aku juga udah maafin kamu kok walau belum sepenuh nya. Aku minta tolong kamu jangan pernah ganggu aku dan Kayla lagi, aku ingat kok kamu yang ngomong sendiri mau ketemu Kayla sekali aja. Kita udah selesai" jelas Sarah.


Bryan dan Ibu nya tercengang dan tidak berani membantah atas perkataan Sarah.


"iya Sar, aku senang dan bahagia banget bisa ketemu Kayla, makasih ya Sarah"ucap Bryan.


Setelah berpamitan, Sarah, Nadia dan Ara pergi meninggalkan Bryan dan Ibu nya.


...


"loe kenapa gak ikut Ara ketemu sama Bryan malah nyamperin gue...? "tanya Rio kepada Leo.

__ADS_1


"males gue denger drama nya Bryan, lagian Ara kan hanya nemenin Sarah doang, ada Nadia dan ada Ibu nya Bryan juga"jawab Leo.


"ya ,ya, ya terus loe ngapain di sini dan dari mana loe tau rumah gue..? "tanya Rio lagi.


"dari Sarah pas dia sebutin alamat loe ke Nadia dan Ara.Gue kesini karena gak tau lagi mau kemana, cuma loe yang bisa lihat gue selain Ara"jawab Leo.


"bukan nya biasa nya loe suka menghilang gak tau kemana ya"ucap Rio.


"iya sih, tapi kali ini gue pengen ada temen nya aja"ucap Leo pula.


"terserah loe aja deh Leo"kata Rio dan baring di kasur nya, sementara Leo duduk di kursi yang biasa Rio pakai untuk bekerja di rumah.


"loe hebat ya sekarang, loe bisa memulai bisnis sendiri, yah bisa di bilang loe udah sukses di masa muda"puji Leo.


"loe muji gue..? "tanya Rio.


"emang nya gue kelihatan lagi muji ya..? "Leo balik bertanya.


"heist gak mau ngaku, ya itu karena gue benar-benar bertekad untuk membangun bisnis ini dengan serius. Loe gak takut kan Ara gue rebut setelah gue benar-benar udah sukses nanti"ucap Rio meledek Leo.


"sialan loe, kalau loe berani rebut Ara dari gue, gue cekik loe sampai mati biar jadi temen gue"Jawab Leo.


"idih sensi banget loe hantu"ucap Rio.


"terserah loe. Gue mau pulang menemui pujaan hati"ucap Leo dan menghilang dari pandangan Rio.


"dasar hantu"gumam Rio .


...


Ara berjalan menghampiri Papi dan Mami nya.


"hai Pi"sapa Ara dan mencium pipi Papi nya.


"hai sayang, kamu baru pulang. Makan yuk"ajak Papi.


"Ara udah makan Mi, Pi, dan sekarang Ara mau istirahat aja,capek banget"jawab Ara.


"ya sudah kamu istirahat saja gak papa"ucap Papi Ara.


"maaf ya Pi ,besok kita sarapan bareng deh"ucap Ara.


"iya sayang"jawab Papi.


"sayang, Mami mau minta maaf ya soal kemarin"ucap Mami Ara.


"iya Mi gak papa kok Ara paham, Ara juga minta maaf ya Mi kalau tanggapan Ara sudah berlebihan"ucap Ara pula.


"iya sayang, ya udah kamu istirahat gih. Mami buatin kamu susu dulu ya"ucap Mami.


"iya Mi, Ara ke kamar dulu ya"pamit Ara.

__ADS_1


"iya sayang"jawab Mami.


Saat berada dalam lift menuju kamar nya, Ara di kejutkan oleh Leo yang tiba-tiba muncul di samping nya.


"hantu.... "teriak Ara.


"Ara..... "teriak Leo pula.


"Leo, kamu ini kebiasaan deh. Aku lagi capek banget, liat kamu yang tiba-tiba muncul buat jantung aku mau copot tau gak" Ara memarahi Leo.


"maaf deh sayang, jangan marah-marah entar cepat tua lho" ledek Leo.


"tau ah"ucap Ara dan keluar dari lift lalu masuk ke dalam kamar nya.


"sayang... maafin aku ya"ucap Leo yang terus mengikuti Ara hingga ke depan pintu kamar mandi.


"eits... stop.. mau ngapain..?"tanya Ara.


"mau ikutin kamu lah"jawab Leo.


"aku mau mandi, jangan macem-macem ya"ancam Ara.


"maafin dulu dan aku janji gak akan ikut masuk"pinta Leo.


Ara tidak menggubris nya.


"aku masuk ni"ucap Leo.


"aku akan lebih marah kalau kamu berani masuk, coba aja kalau berani"ancam Ara lagi.


"iya deh aku tunggu di luar ya"ucap Leo yang menunduk lalu menjauh dari kamar mandi.


Ara tersenyum dan mulai membersihkan diri nya.


Saat Ara selesai mandi, Leo hanya tersenyum melihat Ara dan tidak banyak berbicara.


"uhh... pacar aku ngambek ni kayak nya"ledek Ara.


"sayang, kamu udah gak marah lagi kan sama aku..? "tanya Leo yang wajah nya tiba-tiba berubah menjadi bahagia.


"lagi.....???? memang nya aku marah sama kamu, kapan dan kenapa...?"tanya Ara.


"ihh... sayang kamu resek ya"teriak Leo.


"maka nya lain kali jangan buat aku terkejut seperti tadi lagi ya"pinta Ara.


"iya maaf ya sayang" ucap Leo.


"iya aku maafin kok"jawab Ara.


Lalu tiba-tiba Mami Ara membuka pintu kamar Ara tanpa mengetuk pintu nya terlebih dahulu yang membuat Ara dan juga Leo terkejut.

__ADS_1


"Mami.... "gumam Ara.


***


__ADS_2