
"mbak kenapa...?"tanya Bu Risa.
"Risa,siapa tadi kamu bilang nama Dokter nya...?"tanya Bu Jasmine.
"jangan-jangan dia"ucap Bu Jasmine.
"hah jadi Dokter Herman itu mantan suami Mbak, maaf Mbak aku sama sekali tidak ingat namanya"ucap Bu Risa.
"sudahlah Risa waktu itu kamu juga tidak sempat bertemu dengannya karena kamu kuliah di luar Negeri"ucap Bu Risa.
"Lalu bagaimana ini Mbak, bukankah hal ini akan menyebabkan Nadia selalu dekat sama ayah kandungnya...?"tanya Bu Risa.
"tidak, ini tidak bisa di biarkan"ucap Bu Jasmine.
"Mbak yang tenang Mbak"ucap Bu Risa.
"besok pagi Mbak harus ketemu dengan Dokter Toni"ucap Bu Jasmine.
"iya Mbak, sekarang kita masuk ya. Kasian Rio dari pulang kerja dia belum ada istirahat dan pulang ke rumahnya, dia harus pulang istirahat dulu"ucap Bu Risa.
"iya Sa kamu benar, ayo kita masuk"ajak Bu Jasmine.
Lalu Bu Jasmine dan Bu Risa masuk ke ruang rawat inap Nadia.
"Nadia, Rio"panggil Bu Jasmine.
"iya Tante"jawab Rio.
"iya Ma, Mama dari mana aja...?"tanya Nadia.
"maaf sayang, Mama dari toilet terus ngobrol sebentar di luar sama Tante Risa"jawab Bu Jasmine.
"ngobrol soal apa Ma, kenapa harus di luar, gak di dalam aja...?"tanya Nadia penasaran.
"hm.. soal..."Bu Jasmine bingung harus menjawab apa.
"soal Irene"jawab Bu Risa tiba-tiba.
"iya benar soal Irene, maaf ya sayang ini kan masih soal keluarga, lagian di dalam kebanyakan ngobrol takut ganggu istirahat kamu. Maaf Rio bukan karena Tante tidak menganggap kamu keluarga tapi kalian belum menikah, jadi tidak semua masalah harus kamu ketahui dulu apalagi ini soal keluarga besar Tante"ucap Bu Jasmine.
"oh gitu, maaf ya Ma Nadia jadi salah paham tadi"ucap Nadia.
"tidak apa kok sayang"jawab Bu Jasmine.
"gak apa-apa kok Tante, Rio ngerti"jawab Rio.
"Rio malam ini kamu pulang saja ya istirahat, biar Tante dan Tante Risa yang jaga Nadia malam ini"ucap Bu Jasmine.
"tapi Tante Rio mau jaga Nadia"pinta Rio.
"jangan Rio, Tante sudah banyak merepotkan kamu, kita gantian ya. Kamu juga butuh istirahat yang cukup"ucap Bu Jasmine.
"sayang, kamu pulang aja ya"pinta Nadia.
"ya udah Tante Jasmine, Tante Risa, Rio pulang dulu ya"pamit Rio.
__ADS_1
"iya Rio hati-hati ya"ucap Bu Jasmine dan Bu Risa.
"sayang, kamu kabarin aku terus ya soal kondisi kamu, aku pulang dulu"ucap Rio.
"iya sayang, hati-hati ya kamu"ucap Nadia.
Rio mengecup kening Nadia lalu ia pergi meninggalkan rumah sakit.
...
"sayang kamu makan apa...?"tanya Leo lewat video call pada saat jam istirahat siang.
"nih seperti yang kamu lihat"jawab Ara sambil menunjukkan salad buah yang sedang ia makan.
"ya ampun sayang kamu itu kenapa sih akhir-akhir ini makannya yang kayak begituan, itu gak bagus buat kesehatan kamu"ucap Leo.
"siapa bilang ini gak bagus, ini kan buah-buahan baik untuk kesehatan"jelas Ara.
"aku gak mau tau ya kamu pesan nasi sekarang terus kamu makan walaupun sedikit, jangan cari penyakit dong"perintah Leo.
"siapa yang cari penyakit sih"bantah Ara.
"sayang, kamu tau gak aku khawatir sama kamu. Aku gak mau kamu kenapa-napa, aku ke sana ya sekarang dan paksa kamu makan"ungkap Leo.
"gak usah sayang, ya udah aku makan deh, tapi dikit aja ya"ucap Ara.
"nah gitu dong"ucap Leo.
Lalu Ara memanggil waiters dan memesan nasi ayam untuk dirinya.
"udah tu tinggal nunggu makanannya"ucap Ara.
"iya bawel"jawab Ara.
Leo tersenyum melihat tingkah laku tunangannya itu.
"sayang pulang kerja aku jemput kamu ya"ucap Leo.
"tapi aku kan bawa mobil sayang"ucap Ara.
"siapa bilang aku mu jemput kamu pakai mobil"ucap Leo.
"terus...?"tanya Ara.
"aku suruh supir dong yang antar ke kantor kamu"jawab Leo.
"hm.. itu sih nama nya entar aku yang antar kamu balik sayang"ucap Leo.
"jadi gak mau nih, tapi gak gitu kok. Entar aku minta jemput supir lagi di rumah kamu. Yang penting kita bisa jemput Nadia bareng di Rs terus antar Nadia dan aku antar kamu pulang"terang Leo.
"aku mau kok sayang antar kamu pulang, apa lagi niat kamu buat temenin aku kayak gini"jawab Ara.
"ya udah makan dulu tu nasi ayam nya udah datang, kita sama-sama makan dan vc nya gak boleh mati"ucap Leo.
"iya sayang, selamat makan siang"ucap Ara.
__ADS_1
"selamat makan juga sayang"balas Leo.
...
Pukul 4 sore saat keluar dari kantor, Ara menunggu Leo yang belum tiba. 10 menit kemudian Leo pun tiba dengan supirnya.
"sayang maaf ya aku telat"ucap Leo.
"gak apa kok sayang,aku juga baru aja keluar"jawab Ara.
"oh ya udah mana kunci mobil...?"tanya Leo dan meminta.
"nih"jawab Ara sembari memberikan kunci mobilnya.
Leo membukakan pintu mobil dan mempersilahkan Ara masuk.
"makasih sayang"ucap Ara.
"sama-sama sayang"jawab Leo.
Setibanya di rumah sakit...
"Ara, Leo kalian ngapain sih repot-repot jemput. Kan aku udah bilang bisa pulang naik taxi online langganannya Mama"ucap Nadia.
"apaan sih kamu Nad udah kayak sama siapa aja, ini juga pesan dari Rio karena dia sibuk banget banyak kerjaan jadi harus lembur dan gak bisa jemput kamu"terang Ara.
"iya Ara, Rio banyak kerjaan karena dia menghandle kerjaan aku. Aku kasian banget sama Rio"ucap Nadia.
"makanya kalau kasian cepat sembuh dong, jadi bisa kerjain sendiri"ucap Sarah yang baru saja tiba bersama Bryan.
"Sarah, Bryan kalian datang juga...?"tanya Nadia.
"iya dong, kita mau jemput sahabat kita yang tersayang ini"jawab Sarah.
"ehm terharu"ucap Nadia.
"kamu udah sembuh kan Nad...?"tanya Bryan.
"udah kok makanya udah boleh pulang"jawab Nadia.
"eh ada Ara, Leo, Sarah dan Bryan juga"ucap Bu Jasmine yang baru saja masuk ke ruang rawat inap.
"iya Tante kita mau jemput Nadia"terang Leo.
"padahal yang di jemput hanya 2 orang"ucap Bu Jasmine.
"gak apa dong Tante, 1 mobil bawa Nadia dan Tante,1 lagi menjaga dari belakang"ucap Bryan.
"ha.. ha.. ha.. udah kayak mau perang aja"ucap Nadia tertawa.
"melebihi malahan"jawab Sarah.
"iya kita harus memastikan kamu dan Tante Jasmine sampai dengan selamat ke rumah, jadi Rio juga tenang udah titip Nadia ke kita"ungkap Leo.
"terima kasih ya buat kalian semua"ucap Bu Jasmine.
__ADS_1
"sama-sama Tante"jawab Leo dan lainnya.
***