
"aku beneran gak nyangka, kamu yang udah aku anggap kayak adek sendiri, yang aku percaya tapi tega bohong sama aku"ucap Irene.
"kak, Ara gak maksud bohong kok sama kakak atau Tante atau siapa pun. Ara juga gak tau kenapa bisa ada di situasi ini, ini semua kebetulan. Ara gak tau aja gimana harus jelasin nya, mau di mulai dari mana"ungkap Ara.
"ya udah kalau gitu kamu bilang sekarang ke aku, ke Bunda juga, please.... "pinta Irene.
"oke, karena udah seperti ini Ara akan cerita semua nya"ucap Ara.
"iya buruan"pinta Irene.
"Mami Ara sama Mami Leo sahabatan dari kuliah, udah lama gak ketemu dan ketemu lagi belum lama ini. Saat Leo masih koma, Mami udah sering jenguk Leo, bahkan Ara juga di ajak tapi Ara selalu nolak karena Ara mau di jodohin sama Leo, jelas Ara nolak karena Ara di jodohin sama cowok yang koma udah 3 tahun dan Ara gak kenal,bahkan kita gak yakin waktu itu Leo bakalan bangun lagi atau gak"ungkap Ara.
"jadi Leo selama ini hanya koma, 3 tahun...?"tanya Bu Risa.
"iya Tante, 2 tahun di luar negeri Tante Amara putusin pulang ke Indo dan Leo hidup tapi seperti orang mati, Leo baru sadar 1 bulan ini.Dia juga masih dalam pemulihan, memori 4 tahun belakangan ini hilang, bahkan Leo gak ingat pernah jadian sama Kak Irene. Dia cuma ingat pernah dekat dan suka sama Kak Irene, dia juga gak ingat kenapa dia bisa koma"jelas Ara.
"hah, jadi Leo sama sekali gak ingat kalau terakhir dia kecelakaan dan pacaran sama aku..? "tanya Irene.
"gak kak, Tante Amara juga gak mau Leo tau.Leo juga pernah cerita sama Ara soal Kakak. Dia bilang gak tau kakak ada dimana sekarang mungkin kakak juga udah nikah, ya Ara gak bisa jelasin apa-apa kak ,Ara bingung"ucap Ara.
"sudah jelas Amara tidak mau Leo ketemu lagi sama kamu sayang"ucap Bu Risa kepada anak nya.
"tapi kenapa Bun...? "tanya Irene.
"ya karena Bu Amara menganggap kecelakaan Leo itu karena kamu"jawab Bu Risa.
"Ara jadi kamu udah nerima perjodohan kalian...?"tanya Irene.
"iya kak, karena terus di paksa akhirnya Ara putusin buat mencoba, dari Leo koma dan di rs Ara yang selalu jagain dan rawat Leo Kak. Dari situ rasa Cinta kita sama-sama tumbuh"jawab Ara.
"maksud kamu Leo juga sama..? "tanya Irene lagi.
"iya Kak, kita udah jadian, ya walau masih baru. Aku mohon Tante sama Kak Irene jangan benci sama Ara gara-gara ini"pinta Ara.
"tante bingung Ra, di satu sisi Tante tahu gimana berada di posisi kamu"ucap Bu Risa.
...
"kenapa sih Mami baru ngomong sama Dika sekarang...?"tanya Leo dengan suara meninggi.
__ADS_1
"Mami hanya tidak mau kamu mengingat-ingat masa lalu kamu yang kelam Dika. Lagian kamu juga sudah punya Ara sekarang dan wanita itu sudah menikah"jawab Bu Amara.
"iya tapi gak kayak gitu dong Mi, selama ini Dika bertanya-tanya dalam hati. Dika gak tenang Mi, seperti ada yang ganjal dalam benak Dika"ungkap Dika.
"maafin Mami sayang, Mami sebagai Ibu hanya mau melihat anak nya bahagia"ucap Mami Leo.
Leo tertegun, berpikir emosi sambil memegangi kepalanya.
"terus Ara juga udah tau dan Ara juga diam aja, gak cerita apa-apa sama Dika...? "tanya Loe.
"Ara hanya terjebak dalam situasi yang tidak ia rencanakan sayang. Ara kenal sama keluarga Irene, bahkan kamu tau Nadia sahabat Ara itu sepupu Irene. Ara juga belum lama tau soal keluarga kita dan keluarga Irene,Mami juga baru tahu sayang kalau Ara dekat sama keluarga mereka"jelas Mami Leo.
"ya tapi harus nya Mami bilang dong Mi, Dika harus ketemu sama irene Mi"ucap Leo.
"untuk apa..? "tanya Mami Leo.
Leo tidak menjawab pertanyaan Mami nya. Leo bergegas keluar rumah dan memberhentikan taxi yang kebetulan saat itu lewat di depan rumah nya.
"Leo kamu mau kemana.... "teriak Mami Leo.
"Ayo Pak langsung jalan"pinta Leo kepada supir taxi.
Sementara itu Irene juga meminta Ara membantunya untuk bertemu dengan Leo.Irene dan Ara ada di dalam mobil yang sama menuju ke sebuah cafe .
"duh... kenapa jadi ribet gini sih, mana Leo di telpon gak di angkat lagi"gumam Ara dalam hati.
"Ara kenapa...? "tanya Irene.
"gak papa kak, Ara udah wa Leo cuman gak di read, Ara telpon juga gak di angkat. Ara cuma takut Leo kenapa-napa"jawab Ara.
"oh ya, tapi kamu jangan panik dulu ya,coba kamu telpon lagi"ucap Irene.
"iya Kak, Ara coba lagi ya. Kakak fokus nyetir aja"ucap Ara.
"Iya Ra"jawab Irene.
...
"ayo Ben kamu harus temenin aku masuk ke dalam"ajak Cinta saat di rumah sakit.
__ADS_1
"Cinta, aku udah temenin kamu ya kesini, mau ngapain juga aku ikut masuk"ucap Beni.
"Beni kamu tu gak punya hati ya, Arka itu sahabat kamu loh"ucap Cinta.
"iya iya oke fine kita masuk"ucap Beni.
Lalu Cinta dan Beni masuk ke dalam ruang rawat inap Arka.
"Arka"panggil Cinta.
"mau ngapain kalian kesini, tau dari mana aku ada di sini...? "tanya Arka.
"please Ka jangan marah dulu ke kita, kita kesini cuma mau jenguk kamu kok"jawab Cinta.
"gak perlu"ucap Arka ketus.
"heh Arka, ini yang dari dulu gue gak suka dari loe. Loe itu sombong dan sama sekali gak bisa menghargai orang lain, gue udah muak tau gak sama sikap loe, gue tahan aja selama ini. Pantes aja Cinta mencari kenyamanan sama gue"ucap Beni penuh amarah.
"Beni apa-apaan sih kamu"bentak Cinta.
"brengsek loe, gue juga gak butuh sahabat dan pacar kayak kalian, pergi kalian dari sini"teriak Arka.
"loe yang brengsek, kalau gak karena Cinta gue juga gak mau ada di sini"terang Arka.
"stop... "teriak Cinta.
"ada apa ini ribut-ribut...? "tanya Suster yang masuk ke ruang rawat inap Arka.
"Suster tolong usir orang-orang ini dari kamar saya, mereka ganggu saya istirahat Suster"pinta Arka.
"maaf sebaiknya kalian tidak mengganggu ketenangan pasien, silahkan kalian keluar"ucap Suster.
"tapi Ka aku mau jagain kamu, boleh ya aku di sini"pinta Cinta.
"keluar"teriak Arka.
Beni dan Cinta keluar dari ruang rawat inap Arka.
***
__ADS_1