Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_167


__ADS_3

"malam Om"sapa Leo.


"malam Pi"sapa Ara pula.


Ara dan Leo tampak malu dan bingung menghadapi lelaki paruh baya yang ada di hadapan mereka


"malam Ara, Leo, kalian baru sampai juga ya...?maaf ya Papi mengagetkan kalian"ucap Papi Ara.


"gak sama sekali kok Om, kita emang baru sampai juga"jawab Leo gugup.


"duh.. Papi liat gak ya tadi, malu banget"gumam Ara dalam hati.


"gimana ya kalau sampai Om Jackson ngeliat kejadian tadi, mau tarok di mana muka gue"gumam Leo dalam hati.


" Ara, Leo kenapa kalian tampak gugup, ayo masuk"ajak Papi Ara.


"iya Pi"jawab Ara.


"udah malam Om, Leo pamit pulang aja ya,kasian Ara nya juga mau istirahat"ucap Leo.


"oh gitu, ya sudah hati-hati ya"ucap Papi Ara.


Leo bersalaman dan mencium tangan Pak Jackson.


"sayang aku pulang ya"pamit Leo.


"iya sayang hati-hati ya, bye... "ucap Ara.


"bye.. permisi Om"ucap Leo dan berlalu.


"Ara mau ikut Papi gak ke dalam...?"tanya Papi Ara.


"ya ampun gak lah Pi,dekat aja kok"tolak Ara.


Pak Jackson tertawa lalu meninggalkan Ara memasuki halaman rumahnya terlebih dahulu.Lalu Ara dan Papi nya masuk ke dalam rumah secara bersamaan.


"Pi Ara mau tanya deh"ucap Ara sembari berjalan menggandeng tangan Papi nya.


"tanya saja sayang"ucap Papi Ara.


"gimana ya, Ara malu sih tapi Ara harus tanya ini ke Papi"ucap Ara lagi.


"ya sudah silahkan kamu tanya ke Papi, masak sama Papi sendiri malu"ucap Papi Ara.


"hm... tadi Papi ngeliat gak sih Ara sama Leo dalam mobil... ?"tanya Ara.


"oh.. ya lihat lah"jawab Papi Ara.


"hah, mampus"ucap Ara dalam hati dengan wajah yang memerah.


"ya Papi lihat ada kamu sama Leo tadi di dalam mobil,kan Papi sorot tadi pakai lampu mobil"terang Papi Ara.


Ara mendongakkan wajah melihat ke arah Papi nya.

__ADS_1


"maksud Ara ada ngeliat gak Leo sama Ara...?"Ara menunjukkan ekspresi malu sambil menggigit jari nya.


"oh..."Papi Ara tersenyum meledek.


"oh kenapa Pi..?"tanya Ara.


"Papi tidak lihat tapi maaf ya kalau Papi ganggu kalian tadi, kalian sudah dewasa dan itu privasi kalian"ucap Papi Ara.


"he.. he.. he.. iya Pi"jawab Ara nyengir.


"eh Papi sama Ara kok bisa barengan, pulang sama Papi ya Ra...?"tanya Mami Ara saat melihat anak dan suami nya masuk ke dalam rumah.


"gak kok Mi kebetulan ketemu di depan"jawab Ara.


"iya Mi"sambung Papi Ara.


"oh ya sudah, berhubung kalian semua sudah pada makan, Mami juga sudah, dan ini sudah malam, langsung bersih-bersih dan istirahat ya Papi dan Ara"ucap Mami Ara.


"oke Mi, good night Mami Papi"ucap Ara.


"good night sayang"balas kedua orang tua Ara.


"Ara Papi benar tidak lihat kok"ucap Papi Ara.


"ih.. Papi apaan sih"ucap Ara.


"lihat apa Pi..?"tanya Mami Ara.


"gak ada apa-apa Mi"jawab Ara.


"Papi.... "rengek Ara.


Pak Jackson tertawa kecil meledek anak kesayangan nya itu.


...


"huh seger banget rasanya"ucap Ara saat selesai mandi.


Ara mengambil ponselnya dan melihat ada satu pesan wathsap dari Leo.


"sayang, aku baru nyampe. Siap mandi aku vc ya kalau kamu belum ngantuk 🥰"isi pesan watshap dari Leo.


"oke sayang aku tunggu 🤗"balas Ara.


Tidak lama kemudian ponsel Ara berdering ada panggilan video dari Leo.


"halo tunangan"ucap Ara saat menjawab panggilan video dari Leo.


"halo juga tunangan, cantik banget sih tunangan aku"puji Leo.


"cantik apa nya, polos gini mau tidur tanpa make up"ungkap Ara.


"ya emang beneran cantik kok, kamu itu cantiknya natural sayang, mau make up atau gak kamu tetap cantik sempurna"puji leo lagi.

__ADS_1


"hu... gombal"gerutu Ara.


"enggak sayang, ini tu fakta"ungkap Leo.


"masak sih...?"tanya Ara tersenyum malu.


"ih.. ada yang malu"ledek Leo tersenyum.


"ih.. sayang"rengek Ara.


"sayang"panggil Leo.


"hm... "jawab Ara.


"i love you forever"ucap Leo.


"i love you forever too"balas Ara.


Ara dan Leo saling memandang dan tersenyum manis, tanpa tersadar Ara memejamkan mata nya karena sudah ngantuk kelelahan.


"yah kebiasaan nih calon istri aku, gak pamit tau-tau merem. Good night sayang, aku sayang banget sama kamu, aku janji akan selalu buat kamu bahagia dan tersenyum"gumam Leo lalu menutup panggilan video nya.


...


"Nadia, Mama hari ini sudah harus bekerja lagi,Mama sudah terlalu lama izin tidak masuk kerja,kamu tenang saja Mama sudah sewa Suster untuk menjaga dan merawat kamu, Mama sudah masakan bubur buat kamu, jadi tugas Suster hanya memberi kamu makan dan merawat kamu, kalau ada apa-apa kamu bilang ya ke Suster, tidak apa-apa kan sayang"ucap Bu Jasmine.


"Ma, Nadia gak perlu Suster, itu akan nambah biaya lagi.Percaya sama Nadia, Nadia kuat kok Ma kalau hanya untuk mengurus diri Nadia sendiri"ucap Nadia.


"tidak sayang, maafkan Mama bukan Mama tidak percaya sama kamu, tapi tolong kamu mengerti ini semua demi kebaikan kamu, kamu harus lebih banyak istirahat biar cepat sembuh, Mama juga jadi tenang ninggalin kamu kerja"ucap Mama Nadia.


"tapi akan lebih boros Ma, jadi gak perlu"tolak Nadia.


"kamu jangan pikirkan biaya, tugas Mama mencari uang buat kamu, lagian dia itu Suster harian, jadi kalau kamu benar-benar sudah sembuh,Suster itu tidak perlu lagi bekerja di sini"terang Mama Nadia.


"oh gitu, iya deh Ma. Maafin Nadia ya Ma udah jadi beban buat mama"ucap Nadia menunduk.


"Hei kamu bicara apa sih ke Mama, tidak ada orang tua yang menganggap anaknya beban"ucap Mama Nadia.


Ting.. tung.. (suara bel rumah Bu Jasmine).


"Mama buka pintu dulu ya"ucap Bu Jasmine lalu bergegas membuka pintu.


Tidak lama kemudian Bu Jasmine masuk lagi ke dalam kamar Nadia membawa seorang gadis muda yang umurnya tidak jauh beda dari Nadia.


"Nadia ini Suster yang Mama bilang ke kamu, nama nya Suster Sherin"ucap Bu Jasmine.


Nadia dan Suster Sherin sama-sama mengulurkan tangan untuk memperkenalkan diri.


"Sherin"ucap Suster Sherin.


"Nadia"ucap Nadia.


"Mama sengaja cari Suster yang umurnya tidak beda jauh sama kamu,agar kamu tidak canggung dan kalian bisa menjadi teman baik, tapi kamu tenang saja sayang, meskipun masih muda Suster Sherin ini sudah bersertifikat dan teruji sangat telaten mengurus pasien"terang Mama Nadia.

__ADS_1


***


__ADS_2