Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_87


__ADS_3

"iya Bunda, pasti Ara juga gak nyangka Irene kenal sama Tante Amara dan pasti nya Tante Amara udah cerita semua nya sama Ara, Ara pasti benci sama Irene Bun"ucap Irene.


"sayang Ara bukan orang yang seperti itu, lagian sebelum Wanita itu cerita ke Ara, Bunda sudah pernah cerita duluan sama Ara tentang masalah kamu dengan keluarga itu. Ara bisa kok menilai sendiri, jangan khawatir ya sayang"ucap Bu Risa.


"jadi Ara juga udah tau semua nya Bunda..?"tanya Irene.


"sudah sayang, Ara menanggapi nya dengan positif, Ara tidak menyalahkan keluarga Leo seperti kebanyakan orang jika mendengar cerita dari orang terdekat nya ,jadi kamu jangan khawatir ya sayang"jelas Bunda Irene.


"iya Bunda,makasih ya udah buat Irene selalu tenang"jawab Irene sambil memeluk Bunda nya dengan erat.


"sama-sama sayang"jawab Bu Risa dan mengecup kening Irene.


...


"sayang, Ara nya belum bangun...? "tanya Mami Leo.


"belum Mi,ya sudah kalau gitu nanti kalau Ara bangun kamu ajak makan malam aja ya langsung, sudah di siapin sama Bibik, Mami mau pergi dulu sama Papi"ucap Mami Leo.


"oh iya Mi"jawab Leo.


"jaga rumah dan jaga Ara ya, Papi pergi dulu"ucap Papi Leo pula.


"iya Pi, hati-hati nyetir nya"ucap Leo.


"siap Bos"jawab Papi Leo.


Tepat jam 8 malam Ara terbangun dari tidur nya dan mendapati Leo duduk di samping nya sambil menonton Tv.


"udah jam berapa..? "tanya Ara.


"akhir nya bangun juga, tu liat jam"ucap Leo sambil menunjuk jam dinding.


"hah seriusan jam 8...?"tanya Ara terkejut dan beranjak dari tidur nya.


"serius lah Ara"jawab Leo.


"Leo, kenapa gak bangunin aku sih"gerutu Ara.


"lah kamu nya tidur nyenyak banget kayak kebo terus kenapa jadi panggil nama aku Leo"ucap Leo.


"dari pertama kali aku kenal sama kamu ya nama kamu Leo.Enak aja kayak kebo, ya bangunin dong Leo, gak jadi kemping dong kita"rengek Ara.


"terserah deh mau panggil apa, next time kan bisa Ara, sakit kepala kamu gimana...?"tanya Leo.

__ADS_1


"hm.. udah baikan deh kayak nya, ya udah aku pulang aja ya kalau gitu"ucap Ara.


"yakin mau pulang...? emang nya kamu gak mau nemenin aku...? "tanya Leo.


"nemenin...?Tante dan Om...?"tanya Ara.


"Mami dan Papi keluar tadi ada urusan, nginap juga"jawab Leo.


"oh gitu, cieh...yang ngarep aku temenin"ledek Ara tiba-tiba.


"enggak, siapa yang ngarep"bantah Leo jutek.


"idih sok jutek, ayo ngaku.. hayo.. hayo..."ledek Ara lagi.


Leo memandang wajah Ara,lalu mencium bibir Ara yang membuat Ara terdiam dan perlahan memejamkan mata nya dan juga membalas ciuman dari Leo.


Tidak lama kemudian mereka sama-sama melepaskan ciuman itu dan juga sama-sama terdiam.


"Ara kita makan dulu yuk"ajak Leo.


"iya"jawab Ara.


Selama makan malam mereka hanya terdiam dan tidak ribut seperti biasa nya.Setelah selesai makan malam Ara berpamitan pulang,Leo menunggu kabar Ara hingga ia tiba di rumah.


...


tok.. tok.. tok..suara ketukan pintu.


"mau ngapain pagi-pagi udah kesini...? "tanya Arka saat ia membuka pintu.


"Arka aku mau ngomong sama kamu"ucap Cinta.


"antara aku dan kamu udah end, gak ada lagi yang perlu kita bahas"ucap Arka.


"Arka aku gak mau putus sama kamu, kamu gak bisa seenak nya gitu dong"ucap Cinta.


"apa kamu bilang seenak aku..? kamu punya otak gak, bisa mikir gak..? siapa yang berkhianat dan sekarang kamu bilang aku seenaknya, punya hati gak kamu"bentak Arka.


"aku minta maaf Ka, aku tau aku salah. Aku cari pelampiasan di saat kamu sibuk dan gak ada waktu buat aku"ucap Cinta.


"harus nya kamu itu mendukung aku, ngerti aku sibuk kerja buat kamu tapi balasan apa yang aku dapat. Untung lah aku cepet tau perselingkuhan antara kalian berdua"ucap Arka.


"Arka tolong maafin aku, aku mohon"pinta Cinta memohon dan memegang tangan Arka.

__ADS_1


"lepas,pergi kamu dari sini, pergi..."teriak Arka dan mendorong Cinta.


Lalu Arka masuk ke dalam rumah nya, saat Cinta akan menyusul Arka, Pak Boby muncul di depan pintu dan mendengar semua pembicaraan Arka dan Cinta.


"Om izinin Cinta masuk Om"pinta Cinta.


"maaf lebih baik kamu pergi dan jangan pernah berharap kembali lagi dengan anak saya"ucap Pak Boby.


"tapi Om... "rengek Cinta.


"saya sangat berterima kasih sama kamu atas perselingkuhan yang sudah kamu lakukan, karena dengan seperti itu anak saya yakin buat tinggalin kamu dan menuruti keinginan saya"sambung Pak Boby.


"maksud Om apa...? "tanya Cinta heran.


"Arka akan saya jodohkan dengan anak sahabat saya dan mereka akan segera bertunangan"jawab Pak Boby.


"enggak, jangan Om Cinta mohon"pinta Cinta.


Pak Boby hanya tersenyum licik lalu masuk kedalam dan menutup pintu nya.


"tok.. tok.. tok... Om, Arka buka pintu nya"teriak Cinta sambil menangis.


Akan tetapi tidak ada yang menggubris Cinta sehingga ia memutuskan untuk pergi.


"akh..... "teriak Arka sembari melempar bingkai foto nya bersama Cinta dan juga bersama Beni.


Arka juga mengemasi semua barang kenangan nya dengan cinta dan Beni untuk di buang.


"tiga tahun dari kita sama-sama di luar negeri tidak ada arti nya buat kamu Cinta, dan kamu juga Beni sahabat aku dari jaman SMA. Tega kalian, tega..... "teriak Arka.


"kamu tidak perlu menyesali apa yang sudah terjadi Arka,kamu sudah tahu kan bagaimana wanita itu, sekarang apa kamu bisa mengikuti apa yang yang Papa inginkan...?"ucap Papa Arka dan bertanya yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar Arka.


"Pa tolong jangan ganggu Arka sekarang, Arka mau sendiri Pa"pinta Arka.


"oke, Papa tidak akan ganggu kamu sekarang,tapi kamu harus segera kabari Papa keputusan kamu yang terbaik"ucap Papa Arka.


"walaupun Arka gak mau di jodohin tapi Arka tetap ikutin apa mau Papa kan untuk dekat sama Nadia, jadi udah lah Pa"ucap Arka.


"Papa mau nya dengar dari mulut kamu langsung, kamu mau di jodohin sama Nadia"ungkap Papa Arka lalu meninggalkan Arka di kamar nya.


"shyit........ "teriak Arka.


***

__ADS_1


__ADS_2