Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_55


__ADS_3

"masalah nikah dan nikah lagi yang di bahas,itu-itu mulu,gak capek kali ya Mami nanya nya ,aku yang denger aja capek"gerutu Ara saat tiba di kamar nya.


"ada apa sayang ,kenapa ngomel-ngomel gitu"tanya Leo.


"hmmmm biasa lah Mami, untung kamu gak ikut ke bawah tadi. Kalau kamu denger pasti kamu ikutan kesal deh"jawab Ara.


"memang ada apaan sayang...? "tanya Leo lagi.


"biasa lah Mami, bahas nya nikah dan nikah mulu"jawab Ara.


"nama nya juga orang tua pasti khawatir dong, takut anak nya gak laku. Ha.. ha.. ha"ledek Leo tertawa.


"Leo.... aku cari calon suami beneran baru tau ya"ucap Ara kesal.


"jangan dong sayang, maafin aku ya. Aku cuma mau menghibur kamu dan menghibur diri aku sendiri aja sayang. Gak rela kalau kamu harus nikah dengan orang lain walaupun pasti kamu akan nikah juga"jelas Leo.


"kita nikah aja yuk.... "ajak Ara.


"hah kamu serius, aku ini hantu Ara. Asal usul aku aja masih gak jelas. Aku mati karena apa juga gak tau, bahkan sebenar nya aku ini udah mati atau belum juga gak tau"ucap Leo.


"jadi aku harus gimana dong...? "tanya Ara.


"aku juga gak tau ,tapi aku cuma bisa bilang kamu yang sabar ya sayang"ucap Leo.


"hmmm.... iya sayang"jawab Ara.


...


Keesokan hari nya saat di kantor,Sarah merasa kesal karena selalu di ikuti oleh Bryan.


"Stop.... bisa gak sih kamu jangan ikutin aku terus"pinta Nadia kepada Bryan.


"Gak bisa, kata Pak Dimas kamu harus ajarin aku yang aku belum paham"ucap Bryan.


"terus apa lagi yang belum kamu pahami...?"tanya Sarah.


"kamu jangan jutek-jutek dong ,jadi takut aku mau tanya"ledek Bryan.


"huft..... sabar Sarah... "gumam Sarah.


"Pak Bryan jadi apa yang mau di tanyakan...? "tanya Sarah lagi dengan lembut nya.


"gitu dong, ini Buk Nadia..... "Bryan menunjukkan suatu berkas mengenai pekerjaan yang belum terlalu di mengerti.


Saat Nadia sedang menjelaskan, Bryan terkesima melihat kecantikan Sarah, tanpa ia sadari ia terus menatap Sarah dan tidak fokus dengan apa yang telah Sarah jelaskan.

__ADS_1


"sudah paham....? Pak Bryan sudah pa.."Sarah bertanya dan melihat Bryan yang sedang menatap nya.


"hello..... bisa alihkan pandangan kamu gak...? "pinta Sarah.


"eh maaf Buk Sarah"ucap Bryan tersadar dari lamunan nya.


"kalau kamu gak bisa fokus gak usah kerja deh"ucap Sarah.


"iya maaf Buk, ini fokus deh"ucap Bryan dan mengacungkan dua jari nya sebagai tanda ia berjanji.


"hadeh...... "ucap Sarah geleng-geleng kepala dan dengan sabar mengajari Bryan lagi dari awal.


...


"malam ini kita bertiga harus bertemu di tempat biasa karena ada hal yang mau aku bahas sama kalian"isi pesan watshap grup Baby girl yang di kirim oleh Nadia.


Baby girl adalah nama grup watshap nya Ara, Nadia dan Sarah ya guys, Mereka selalu menggunakan grup itu saat ada sesuatu yang harus mereka bahas bersama atau sekedar bercanda dan bisa juga untuk janjian ketemuan seperti sekarang ini.


Setelah membaca pesan dari Nadia, Ara dan Sarah menyetujui nya karena mereka juga punya sesuatu hal yang harus di bahas bersama juga.


Tepat jam 7 malam, Ara, Sarah dan Nadia telah berkumpul di Cafe Rainbow tempat favorit mereka saat bersama.


"jadi siapa yang mau mulai bahas duluan...? "tanya Ara.


"aku dulu"pinta Sarah.


"gini aja deh kalian berdua usut yang menang duluan, dan aku terakhir juga gak papa kok"usul Ara.


"hm... no.. no.. no... "kalau gitu harus adil dong, kita bertiga sama-sama usut biar adil" ucap Sarah.


"iya bener tu kata Sarah"ucap Nadia pula.


"oke, ya udah yuk"ajak Ara.


Setelah usut dan Ara kebagian yang cerita terlebih dahulu, lalu Sarah dan setelah itu Nadia yang terakhir.


"nah tu kan Ara yang mau bahas terakhir jadi kena duluan"ucap Sarah.


"iya ya, jadi Ara mau bahas apa ni ke kita...? "tanya Nadia.


"jadi gini guys, seperti biasa Mami selalu aja suruh aku nikah, cari jodoh, aku pusing dan capek denger nya"jelas Ara.


"kenapa harus pusing Ra kan udah ada Leo"ucap Nadia.


"Nadia....... "gumam Sarah.

__ADS_1


"ups... maafin aku Ya Ra, gak bermaksud buat sedih tapi cuma asal ceplas ceplos aja karena yang aku tau ya kamu pacaran nya sama Leo"ucap Nadia lagi.


"gak papa Nadia, kamu gak salah kok,ya memang bener pacar aku Leo dan aku mau nya ya nikah sama Leo. Tapi kalian juga tau kan keadaan nya gimana...? "ungkap Ara.


"iya Ra kamu yang sabar ya"ucap Sarah.


"iya Ra, kita ngerti kok posisi kamu, cayo Ra.Kamu yang baru mau umur 24 tahun aja udah di buru suruh nikah apa lagi aku yang udah 27 tahun ,tapi aku cuek aja"ucap Nadia.


"maka nya cepetan juga cari pacar"ucap Sarah kepada Nadia.


"entar juga dapet kok"jawab Nadia.


"makasih ya guys, sekarang giliran kamu Sar"ucap Ara.


"oke sekarang giliran aku ya, sama dengan Ara soal pria juga yah siapa lagi kalau bukan Bryan, aku bener-bener udah gak tahan lagi harus kerja bareng sama Bryan. Bryan itu seperti emang sengaja mau gangguin aku terus, sengaja buat aku kesal, malahan ya tadi aku gak sengaja liat dia diam-diam perhatiin aku, gimana gak kesal coba bukan nya merhatiin yang lagi aku jelasin tapi malah merhatiin wajah aku"jelas Sarah.


"cieh.... ada yang malu nih.Kamu kan cantik Sar wajar dong dia terkesima"ejek Ara.


"bukan malu Ra, tapi kesel jadi nya. Pokok nya gak nyaman banget deh"ungkap Sarah.


"ah Sarah seru dong ada yang perhatiin"ucap Nadia.


"tapi gak mau dia yang merhatiin"pinta Sarah.


"cieh.. cieh... "ledek Nadia.


"apaan sih Nadia. Diam deh, sekarang giliran kamu tu"ucap Sarah.


"iya tu, buruan ngomong"sambung Ara.


"iya iya ini aku ngomong"jawab Nadia.


"buruan dong Nad kok malah diam"ucap Sarah lagi.


"hmm... jadi gini kemarin malam Rio ajakin aku makan malam bareng dan aku ikutin ajakan Rio.


"wah... ini sih parah ,gak ada bilang ke kita ni"gumam Ara.


"iya mau balikan lagi ya...? "tanya sarah.


"gak kok dengerin dulu dong"pinta Sarah.


"iya deh lanjut"ucap Sarah.


"Rio nanya gimana perasaan aku sekarang sama dia..?"ungkap Nadia.

__ADS_1


"hah..... "Ara dan Sarah terkejut.


***


__ADS_2