
"syukur lah Ka lega banget rasa nya"ucap Beni.
"Ben gue mau tanya deh sama loe"ucap Arka.
"hm"gumam Raka.
"loe masih cinta banget ya sama Cinta...?"tanya Arka.
"iya Ka, dari dulu sampai sekarang cuma Cinta satu-satunya wanita yang buat gue jatuh cinta"jawab Beni.
"ya ampun Ben move on lah, apa lagi loe tau kan cinta udah bekas orang lain, sepupu gue, harusnya dia yang tanggung jawab atas cinta saat ini"ucap Arka.
"gue gak peduli Ka soal masa lalu dia,asal dia mau berubah jadi lebih baik,belajar mencintai dan menerima gue,gue mau kok tanggung jawab"ungkap Beni.
"loe serius Ben...?"tanya Arka tidak percaya.
"serius Ka"jawab Beni.
Tok..tok..tok...(suara ketukan pintu ruang rawat inap Beni).
Cinta membuka pintu lalu masuk ke dalam,Cinta memang sengaja datang karena mau menggantikan Arka buat menjaga Ben,sementara orang tua Beni telah kembali ke luar Negeri.
"Cinta"gumam Beni.
"eh Cinta,baru juga di omongin"ucap Arka.
"hai Ben,Ka,ngomongin aku,tentang apa...?"tanya Cinta.
"gak ada apa-apa kok Cinta,Arka bercanda doang"jawab Beni.
"oh..gitu,keadaan kamu gimana Ben...?"tanya Cinta.
"udah mendingan kok Cin,kata Dokter besok atau lusa udah boleh pulang"jawab Beni.
"syukurlah"ucap Cinta.
"gue pulang dulu ya Ben, Ta"pamit Arka.
"iya Ka thank's ya hati-hati"ucap Beni.
"hati-hati Ka"ucap Cinta pula.
"jaga Beni ya Ta"ucap Arka.
"iya Ka"jawab Cinta.
Lalu Arka melangkahkan kaki pergi meninggalkan rumah sakit.
...
Tiga bulan kemudian...
"kamu yakin gak papa kalau aku tinggal ke Amrik...?"tanya Nadia.
"sebenarnya aku gak rela, tapi ini semua juga demi masa depan kamu, yang penting kamu harus setia sama aku, jaga mata, jaga hati"jawab Rio.
"iya sayang, aku janji, kamu juga ya jangan macam-macam selama aku gak ada, aku gak lama kok sayang, tunggu aku pulang ya"ucap Nadia.
__ADS_1
"iya aku pasti nungguin kamu pulang kok,lagian gak ada waktu buat aku macam-macam sayang,aku fokus cari uang buat nikahin kamu"ucap Rio lalu memeluk Nadia.
"ehem.. ehem... cieh romantis banget"ledek Ara.
Ara,Leo, Sarah, Bryan baru saja tiba di cafe Rainbow.
"biarin aja lah sayang mereka menikmati waktu berdua sebelum Nadia berangkat ke Amrik"ucap Leo.
"iya tau nih Ara"gumam Sarah.
"hm... iya"jawab Ara.
Nadia dan Rio tersenyum malu dan melepas pelukan mereka.
"kenapa di lepas, silahkan lanjut, anggap kita sama seperti yang lain cuma ngontrak"ucap Bryan.
"ha.. ha.. ha.. apaan sih loe Bry"ucap Rio.
"ih... Kayla gemes banget, sini sama Aunty"ucap Nadia mengalihkan pembicaraan.
"oh iya ini bay the way Beni, Cinta ,Arka mana ya...?"tanya Sarah.
"gak tau, aku juga suruh Sherin datang ke sini"jawab Nadia.
"oh ya,asik dong ada pengganti Aria, biasa Aria yang suka ngintil kita,sekarang ada gantinya"ucap Ara.
"iya Ra bener"sambung Sarah.
"jadi kangen Aria"gumam Nadia.
Tidak lama kemudian Arka dan Sherin bersamaan tiba dan menghampiri mereka.
"ehm kebetulan aja ketemu di depan"jawab Sherin gugup.
"iya ketemu di depan tadi jadi aku ajak bareng aja masuknya"terang Arka.
"ya udah gak usah gugup gitu lah Ka, sini duduk"ucap Leo.
"siapa yang gugup, sialan loe"ucap Arka.
"berarti tinggal Cinta sama Beni doang nih yang belum datang.
...
"Bu ini bonus buat Ibu,gaji pokok dan uang lembur udah Rolan transfer ke rekening Ibu"ucap Rolan sembari memberikan uang dalam amplop coklat.
Bu Jasmine telah bekerja menjadi chef di restauran Rolan selama 2 bulan, gajinya sangat besar belum di tambah dengan bonus dan uang lembur yang Rolan berikan. Meskipun Nadia sekarang telah menjadi orang kaya karena harta warisan dari Dokter Herman, akan tetapi Bu Jasmine tidak mau ketergantungan dengan anaknya, ia tetap bekerja keras untuk menghidupi dirinya dan Nadia.
"nak ini banyak sekali"ucap Bu Jasmine saat membuka amplop tersebut.
"Bu itu gak seberapa di bandingkan kerja keras Ibu selama bekerja di sini, restauran Rolan jadi ramai terus Bu"terang Rolan.
"terima kasih banyak ya nak Rolan ,Ibu akan selalu berdoa dan berusaha keras agar restauran kamu ini semakin maju"ucap Bu Jasmine.
"Iya Bu sama-sama, ya udah sekarang Ibu boleh pulang"ucap Rolan.
"iya Nak, ibu mau bersih-bersih dulu lalu pulang"ucap Bu Jasmine.
__ADS_1
"iya Bu hati-hati ya"ucap Rolan.
Bu Jasmine mengangguk, setelah selesai bersih-bersih Bu Jasmine berjalan ke depan menunggu supirnya. Bu Jasmine tidak lagi menggunakan taxi online langganannya karena Nadia telah menyiapkan supir khusus untuk mengantar jemput kemanapun Ibunya pergi.
Akan tetapi setengah jam berlalu, supir Bu Jasmine belum juga tiba,hingga supir mengabarkan bahwa ada masalah pada mobilnya dan supir membawa mobilnya ke bengkel terlebih dahulu.
Saat itu ada sebuah mobil yang berhenti tepat di depan Bu Jasmine dan orang tersebut tidak asing bagi Bu Jasmine.
"Jasmine kamu lagi nunggu supir kamu..?"tanya Pak Boby.
"iya Mas, tapi tiba-tiba ada masalah dan mobil di bawa ke bengkel, jadi saya nunggu taxi lewat"jawab Bu Jasmine.
"kalau kamu tidak keberatan, saya antarin pulang ya"tawar Pak Boby.
"kalau tidak merepotkan boleh Pak"ucap Bu Jasmine menyetujui.
…
Saat sedang menikmati makan malam bersama, tiba-tiba Cinta merasa mual dan terasa perutnya sedang di aduk-aduk.
huwek.. huwek....
"Cinta kamu kenapa...?"tanya Beni.
"Cinta kamu sakit...?"tanya Ara.
"gak tau nih tiba-tiba mual banget rasanya"jawab Cinta.
huwek... huwek.... Cinta terus merasa mual dan ingin segera memuntahkan makanannya, seketika suana yang tadinya happy berubah menjadi rasa ke khawatirkan terhadap Cinta.
"aku ke toilet dulu ya"ucap Cinta dan segera berlari menuju toilet sambil menutup mulutnya karena takut akan muntah sebelum tiba di toilet.
"guys, biar aku yang susul Cinta ya"ucap Ara.
"iya Ra"jawab Nadia dan yang lainnya.
"sayang mau aku temenin...?"tanya Leo.
"gak usah sayang, aku sendiri aja ya"tolak Ara.
"ya udah hati-hati ya"ucap Leo.
Ara bergegas menyusul Cinta di toilet yang sedang muntah-muntah itu, Ara terus menggosok punggung Cinta dan memberinya minyak angin.
"gimana Cinta udah mendingan...?"tanya Ara.
"iya Ra"jawab Cinta.
"mungkin kamu masuk angin karena kecapean"ucap Ara
"kayaknya bukan itu Ra"ucap Cinta.
"maksud kamu...?"tanya Ara.
"bulan ini aku udah telat halangan dua minggu"ungkap Cinta.
"hah"Ara menatap Cinta dengan ekspresi terkejut.
__ADS_1
...****************...