Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bertemu Nadia


__ADS_3

Ternyata tanpa sengaja Nadia mendengar percakapan Rio dan Papa nya, Nadia tersenyum saat tau hubungan Rio dan Ara telah berakhir.


"Nadia kamu ngapain di depan pintu...? " tanya Papa Rio saat akan keluar dari ruang kerja Rio dan bertemu dengan Nadia di depan pintu.


"maaf Pak, saya cuma mau kasih berkas ini sama Pak Rio ,tetapi karena Bapak dan Pak Rio sedang mengobrol jadi saya tidak berani mengganggu" jawab Nadia.


"oh iya sudah kamu lanjutkan saja, saya mau kembali ke ruangan saya" ucap Papa Rio.


"baik Pak" jawab Nadia.


tok.. tok.. tok... Nadia mengetuk pintu ruang kerja Rio dan membuka pintu nya.


"apa lagi sih Pa, Rio gak bisa lupain Ara" ucap Rio yang mengira itu Papa nya.


"Maaf Pak saya mau antar berkas yang harus d tanda tangani" ucap Nadia.


"oh kamu Nadia, ya udah kesini" perintah Rio.


Nadia menyerahkan berkas tersebut kepada Rio.


"maaf Rio tadi aku dengar hubungan kamu sama Ara sudah berakhir ya...? bahkan Ara sekarang gak tau kemana, kamu yang sabar ya Rio" ucap Nadia.


"ini urusan pribadi saya,kamu gak perlu ikut campur, ini berkas nya dan sekarang kamu keluar" ucap Rio dengan wajah jutek nya dan mengusir Nadia.


Nadia yang sangat kesal hanya mencoba sabar dan keluar dari ruangan Rio tanpa mengucap sepatah kata pun.


"apa sih hebatnya Ara itu, dulu kata nya terpaksa tapi nyata nya apa...? dasar munafik" gumam Nadia dalam hati.


...


Ting.. tung.... suara bel rumah Bu Risa. Mbak Lastri yang sedang sibuk memasak untuk makan malam belum sempat untuk membuka pintu.


"Mbak, Ara aja ya yang buka pintu" tawar Ara dan menuju pintu utama.


"terima kasih Non Ara" ucap Mbak Lastri.


Ara membukakan pintu untuk tamu tersebut.


"Maaf mbak cari siapa ya....? " tanya Ara kepada seseorang yang datang tersebut.


"kamu siapa....? kok bisa ada di rumah Tante saya...? " tanya orang itu pula.

__ADS_1


"oh mbak ini saudara nya Tante Risa ya... ? masuk dulu Mbak biar saya panggilkan Tante Risa nya" ucap Ara.


"terima kasih, oh ya kamu siapa kok bisa ada disini..? "tanya orang itu lagi.


"saya Ara mbak" jawab Ara.


"Ara.....? gak mungkin ini pasti kebetulan namanya aja yang sama" gumam Nadia dalam hati.


"Mbak ,ada apa...?kalau Mbak siapa ya...? " tanya Ara.


"Saya Nadia" jawab Nadia.


Tamu tersebut adalah Nadia yang merupakan keponakan dari Bu Risa dan mantan nya Rio .


"Nadia....? ah gak mungkin lah ini mantan Rio, banyak orang yang nama nya sama di dunia ini" gumam Ara dalam hati.


"lah jadi gantian ni melamun nya hahaha.. " kata Nadia tertawa dan mengejutkan Ara dari lamunan nya.


"hehehe maaf Mbak" ucap Ara nyengir.


"iya gak apa, aku ini keponakan nya Tante Risa..? kamu...? " jelas Nadia dan bertanya.


"duduk dulu aja Mbak, aku panggil dulu Tante Risa nya entar biar Tante Risa aja yang jelasin" ucap Ara.


Tidak lama kemudian Bu Risa pun datang menghampiri Nadia.


"eh Nadia ,udah lama banget kamu gak main ke rumah Tante,apa kabar sayang...? "tanya Bu Risa.


"Baik Tante, iya aku kangen banget sama Tante, Tante sehat kan..? " tanya Nadia pula.


"iya sayang Tante sehat kok" jawab Bu Risa.


Bu Risa dan Nadia berpelukan dan setelah itu mereka berbicara soal kabar keluarga. Sedangkan Ara memilih untuk membantu Mbak Lastri masak di dapur.


"Tante, tadi aku udah sempat kenalan sama Ara, dia kok bisa disini...? " tanya Nadia kepada Bu Risa.


"oh Ara, jadi gini ceritanya....... " Bu Risa menceritakan tentang pertama kali ia bertemu Ara dan masalah Ara kepada Nadia.


"oh... jadi Ara itu nolak ya Tante buat di jodohin maka nya dia kabur dari rumah dan udah 3 hari gak pulang....? " tanya Nadia.


"iya Nadia" jawab Bu Risa.

__ADS_1


"gak salah lagi ini beneran dia" gumam Nadia dalam hati, ia teringat percakapan Rio dan Papa nya tadi pagi, Rio mengatakan bahwa sudah 3 hari Ara tidak pulang ke rumah.


...


"Mi makan yuk, kata Bibik Mami seharian ini gak makan" ajak Pak Jackson Papi nya Ara kepada istri nya.


"Papi makan aja, Mami lagi gak selera" jawab Bu Maria Mami nya Ara.


Bu Maria hanya berbaring di atas kasur dengan badan nya yang lemah dan menghadap membelakangi suami nya tersebut.


"Mi jangan gitu dong, entar Mami sakit" cemas Pak Jackson dan menghampiri Bu Maria.


"dengar ya Pi, ini semua gara-gara Papi dan Papi harus tanggung jawab. Kalau Ara belum kembali ke rumah ini, Mami gak akan mau makan Pi" ucap Bu Maria.


Pak Jackson menghela nafas dan mengerutkan kening nya lalu keluar dari kamar meninggalkan Bu Maria.


Pak Jackson menelusuri seluruh jalan di Jakarta hingga larut malam, akan tetapi ia sama sekali tidak menemukan petunjuk dimana Ara berada.


Hingga pada akhirnya keesokan hari Pak Jackson membuat selebaran bahwa ia sedang mencari anak nya hilang, bagi yang menemukan akan di beri imbalan uang 500 juta. Di selebaran itu juga ada note kecil untuk Ara jika membaca, tertulis bahwa Ibu nya sedang sakit dan tidak mau makan sebelum Ara pulang. Selebaran di sebarkan di seluruh Jakarta.


Nadia menemukan selebaran itu saat ia sedang joging di taman. Nadia tidak berniat memberitahu dimana Ara berada,karena menurut nya kalau Ara kembali ke rumah justru ia akan kembali di jodohkan dengan Rio dan posisi Nadia akan semakin sulit untuk mendapatkan hati Rio lagi.


"Maaf Pak, Buk, saya nemuin ini tadi di depan Pasar" ucap Mbak Lastri menunjukan selebaran kepada Bu Risa dan Pak Haris yang sedang duduk santai hari sabtu.


Pak Haris dan Bu Risa melihat selebaran itu.


"Mbak tolong panggilkan Ara ya " perintah Pak Haris kepada Mbak Lastri.


"baik Pak" jawab Mbak Lastri.


Beberapa menit kemudian Ara datang menghampiri Bapak dan Ibu Haris.


"ada apa Om dan Tante panggil Ara...? " tanya Ara.


"kamu duduk dulu sayang" perintah Bu Risa dan Ara duduk di sebelah Bu Risa.


"kamu liat ini" ucap Pak Haris memberikan selebaran itu kepada Ara.


"apa ini Om...?" tanya Ara lagi.


"kamu baca aja " perintah Pak Haris.

__ADS_1


Ara melihat isi dari selebaran itu, ia sangat kesal karena orang tua nya mencari dia dengan cara seperti itu, akan tetapi Ara juga sedih dan cemas saat membaca note bahwa Mami nya sedang sakit.


***


__ADS_2