
Ara dan Sarah begitu juga Bryan sama-sama terkejut dan mereka saling bertatapan.
"Bryan"gumam Sarah dan Ara.
"Sarah, Ara kenapa kalian di sini..?"tanya Bryan.
"jelasin ke kita Nad, ini bukan Bryan yang kamu maksud kan..? "tanya Sarah kepada Nadia.
"iya emang" jawab Nadia.
"emang apa...? "tanya Sarah.
"ini Bryan yang aku maksud, kalian kenal...? " tanya Nadia pula.
"hah.....???" gumam Ara yang terkejut dan memandang Nadia.
"sini ikut" ucap Ara menarik tangan Nadia keluar ruangan,Sarah juga mengikuti mereka berdua.
"kalian ini kenapa sih...? "tanya Nadia saat Ara melepaskan tangan nya.
"Nadia,kamu itu pura-pura gak tau atau memang gak tau sih..? "tanya Sarah .
"ya aku memang gak tau, jadi tolong kalian jelasin ke aku sekarang" pinta Nadia.
"Denger ya, itu Bryan mantan suami aku dan mantan pacar nya Ara" jelas Sarah.
"apa... ?????? ini beneran...?" tanya Nadia terkejut tidak percaya.
"iya ini beneran dan serius, aku mau pulang dan aku gak sudi buat ketemu sama tu orang. Terserah kamu ya mau gimana sama tu orang ,yang jelas aku peringatkan kamu harus hati-hati. Aku dan Ara udah jadi korban nya" ucap Sarah lalu pergi meninggalkan Ara dan Nadia.
"Sarah tunggu, dengerin penjelasan aku dulu dong" panggil Nadia.
Sarah tidak menggubris nya dan tetap pergi.
"Ara.... " panggil Nadia memelas.
"sory Nad, Bryan memang masa lalu aku. Tapi bener kata Sarah kamu harus hati-hati" ucap Ara dan pergi menyusul Sarah.
"Ara... "panggil Nadia lagi.
Ara juga tidak memperdulikan Nadia, Nadia merasa diri nya sangat terpuruk saat ini.
...
"aku gak habis pikir deh sama Nadia, kok bisa sih dia kenal sama Bryan dan ini tu ada yang gak beres, kalau cuma sebatas tanggung jawab ya udah gak usah di jenguk lagi, udah di bayar seluruh pengobatan nya kan, ya udah beres dong" ucap Sarah kesal kepada Ara saat di dalam mobil dalam perjalanan pulang.
"iya aku juga gak nyangka ,tapi mau gimana lagi dan aku liat Nadia juga udah ada feeling sama Bryan" ucap Ara pula.
"terus apa sebagai sahabat kita harus diam aja...?"tanya Sarah.
"jadi kita harus gimana... ?sekarang Nadia udah tau Bryan itu siapa, biar aja kita kasih waktu dulu untuk Nadia berfikir, dia pasti tau kok langkah terbaik apa yang harus di pilih" ucap Ara.
__ADS_1
Sarah terdiam lalu mengangguk.
...
"Dar... "Leo mengagetkan Ara yang sedang melamun.
"sayang, bikin kaget aja deh" ucap Ara .
"maaf deh, kamu kenapa melamun sayang, ada apa...?"tanya Leo.
"aku lagi mikir sesuatu aja"jawab Ara.
"mikirin apa...? "tanya Leo lagi.
"mikirin kamu"jawab Ara tersenyum
"sayang, aku serius... ada apa..? "tanya Leo dengan serius.
"iya aku jawab serius ni, ternyata benar Bryan yang Nadia kenal itu mantan aku" jelas Ara.
"terus gimana sekarang...? pasti Sarah marah banget ya? " tanya Leo.
"ya mau marah gimana coba, kan tadi nya kita juga gak tau. Nadia juga gak minta kan untuk kenal sama Bryan yang ini, ini semua udah takdir. Aku juga bisa liat kalau Nadia udah bisa move on dari Rio karena Bryan" jelas Ara lagi.
"terus kamu mau nya sekarang gimana sayang..? "tanya Leo lagi.
"ya aku berharap sih Nadia gak salah aja ambil keputusan"jawab Ara.
"kamu terus-terus mulu deh" ucap Ara.
"iya deh maaf " ucap Leo pula.
"udah ah aku mau mandi dulu gerah" ucap Ara.
"oke sayang, aku tunggu disini ya " kata Leo sambil mengacungkan jempol tangan nya.
"em" jawab Ara mengangguk dan masuk ke kamar mandi.
Ponsel Ara berdering saat Ara sedang mandi ,ada sebuah panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenal, Leo tidak bisa menyentuh telpon Ara sehingga hanya bisa membiarkan nya saja.
"sayang, ada 5 panggilan tak terjawab "jelas Leo saat Ara baru keluar dari kamar mandi.
"siapa yang nelfon..? "tanya Ara.
"nomor tidak di kenal" jawab Leo.
"hmmm siapa ya" gumam Ara dan mengambil ponsel nya di atas kasur.
"kamu telpon balik aja, mungkin itu penting" perintah Leo.
Ara mengangguk, saat ia akan menelpon nomor itu balik tiba-tiba ada panggilan masuk dari nomor yang tadi lagi.
__ADS_1
"halo ini siapa ya...? " tanya Ara saat mengangkat ponsel nya.
"Ara, Aku Bryan,bisa kita ketemu dan bicara ,aku akan share lock tempat kita ketemuan" jawab Bryan.
Tanpa mendengar jawaban dari Ara, Bryan langsung memutuskan telpon nya dan men share alamat ke wathsap Ara.
"apa-apaan sih ni orang" gumam Ara kesal.
"kenapa sayang...? "tanya Leo.
Ara pun menceritakan kepada Leo.
"kamu harus datang, bisa aja ini ada kaitan nya sama Nadia kan"perintah Leo.
"tumben kamu ngizinin aku ketemu mantan..?"tanya Ara.
"sayang, aku percaya kok kalau hati kamu sekarang cuma buat aku ,kamu gak akan macam-macam. Aku punya feeling kalau ini ada kaitan nya sama Nadia. Kamu juga mikirin Nadia kan, aku gak mau kamu terus mikirin ini sayang, semua harus jelas" ucap Leo dan memandang Ara.
"makasih sayang, kamu udah percaya sama aku" ucap Ara.
"iya sama-sama sayang, aku temenin kamu ya sekarang kita pergi" ajak Leo.
Ara dan Leo pergi ke tempat yang di tentukan oleh Bryan.
Sesampainya di sana, Ara melihat dari kejauhan Nadia sedang bersama Bryan,di saat yang bersamaan tepat di samping Ara ,Sarah juga datang dan melihat Bryan dan Nadia sudah menunggu mereka .
"jadi kita berdua di undang oleh mereka, mending aku pulang aja deh" ucap Sarah.
"Sarah please, aku sama dengan kamu gak suka banget sama Bryan, tapi paling gak kita liat Nadia, kita samperin mereka dengerin dulu apa mau mereka suruh kita datang kesini"ucap Ara.
"oke ,kita samperin mereka sekarang" ajak Sarah.
"Ara ,Sarah" gumam Nadia saat melihat teman nya datang menghampiri nya.
Bryan juga melihat ke arah mereka lalu mempersilahkan Ara dan Sarah duduk.
"Bryan gak usah sok basa basi ya, mau kamu apa...? setelah kamu mencampakkan aku dan Ara, sekarang kamu juga mau deketin Nadia lalu mencampakkan nya seperti yang kamu lakuin ke kita" bentak Sarah kepada Bryan.
"Sarah ,kamu salah paham" ucap Nadia.
"kamu diam" pinta Sarah kepada Nadia.
"Sarah stop" teriak Bryan.
"apa Bryan...? bener kan yang aku bilang" teriak Sarah lagi.
"Sarah, kita kesini mau meluruskan masalah bukan nya mau merusak keadaan ,kamu harus lebih sabar" ucap Ara sambil mengelus pundak Sarah dan menenangkan nya.
***
Hai guys.... mohon maaf banget ya baru sempat update lagi di karenakan beberapa hari ini ada kesibukan lain.
__ADS_1
Terima kasih buat yang udah mendukung karya aku dengan setia membaca dan memberi like serta komentar 😍