Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_79


__ADS_3

"Mi kenapa laptop, hp semua di instal ulang....? Dika jadi gak bisa nemuin apa-apa" tanya Leo.


"ya buat apa,itu semua tidak penting"jawab Mami Leo.


"gak penting gimana sih Mi, Dika ilang ingatan lho, dan isi dalam hp atau Laptop bisa bantu Dika buat ingatin memory 4 tahun belakangan yang hilang"keluh Leo.


"Andika Leo, dalam 3 tahun ini kamu koma tidak ada terjadi apa-apa yang harus kamu tahu"ucap Mami Leo.


"terus gimana dengan 1 tahun sebelum Dika koma, kenapa Dika bisa koma, dan Dika ingat Mi kalau Dika kenal sama cewek yang udah Dika suka selama 2 tahun Irene, apa Dika udah jadian sama dia, dia dimana sekarang ,kenapa gak pernah muncul, malah Ara Mi...? "tanya Dika.


"Dika stop..... sudah ya Mami pusing sama pertanyaan-pertanyaan kamu yang tidak masuk akal ini"teriak Mami Leo.


"apa nya yang gak masuk akal sih Mi, Mami pasti tau dan Mami tinggal jawab aja"pinta Leo.


Lalu tiba-tiba Bu Amara terdiam dan merasakan kepala nya sakit.Bu Amara memegang kepala nya dan berjalan perlahan keluar dari kamar Leo.


"Mami, Mami kenapa...? "tanya Leo khawatir.


"its oke, Mami mau istirahat saja. Kamu juga istirahat, kalau ada apa-apa kamu panggil Bibik saja"ucap Mami Leo.


"Dika antar ke kamar ya Mi"tawar Dika.


"Mami bisa sendiri"ucap Mami Leo dan bergegas keluar menuju ke kamar nya.


...


"sayang kamu udah hubungi temen-temen kita semua nya kan...? "tanya Bryan yang menghampiri Sarah di meja kerja nya.


"udah sih,mereka bilang di usahain minggu ini bisa ketemuan,maklum sibuk semua"jawab Sarah.


"oh gitu, Ara sama Leo gimana..? "tanya Bryan lagi.


"nah itu dia yang agak sulit, Leo sama sekali belum ingat siapa Ara dan Ara juga lagi sibuk ngurus Leo, tapi kata nya Leo udah balik ke rumah sih hari ini"ungkap Sarah.


"oh gitu, mudah-mudahan aja deh 2 bulan lagi pas acara kita Leo udah sembuh dan dekat sama Ara"ucap Bryan.


"iya emang gitu sih harapan dari semua nya"ucap Sarah pula.


"terus Nadia sama Rio gimana sekarang lanjutan nya, aku kaget sayang waktu Rio cerita Nadia mau di jodohin sama laki-laki lain"ungkap Bryan.


"gak hanya kamu, aku juga kaget waktu Nadia cerita. Hm... gak tau deh di saat aku mau memperbaiki kisah Cinta, malah sahabat-sahabat aku yang lagi ada masalah dalam Cinta"ucap Sarah pula.


"kamu tenang aja sayang, mereka udah pada dewasa kok dan pasti tau apa solusi terbaik dari masalah mereka, kita berdoa dan bantu sebisa kita"ucap Bryan sambil mengelus rambut Sarah.

__ADS_1


"tumben kamu bijak"ledek Sarah tersenyum.


"aku memang bijak tau"ucap Bryan.


"udah sana kerja, di marahin sama bos entar kamu nyamperin aku mulu"usir Sarah.


"karena udah di usir ya udah aku kerja dulu ya"ucap Bryan.


Sarah mengangguk dan tersenyum.


...


"akhir nya kita pulang juga,untung saja kamu tidak kenapa-kenapa dan hanya nginap 1 malam di rumah sakit"ucap Mama Nadia.


"iya Ma"jawab Nadia.


"Nadia Mama gak akan izinin kamu keluar rumah lagi kecuali sama Arka"ucap Mama Nadia.


"Ma, Nadia baru keluar dari rumah sakit lho,Nadia mau istirahat.Jadi udah dong jangan ngomel mulu"keluh Nadia .


"ya sudah kamu istirahat,oh ya ada satu hal lagi"ucap Mama Nadia.


"apa lagi Ma...?"tanya Nadia.


"Mama apa-apaan sih,Mama jangan sampai ngatur kerjaan Nadia juga dong Ma.Nadia udah nyaman sama kerjaan Nadia,dan Mama tau kan Nadia gak akan pernah mau kerja di perusahaan keluarga"bantah Nadia.


"Nadia,kenapa sih kamu itu sekarang selalu tidak nurut sama Mama,kamu selalu saja membantah"bentak Mama Nadia.


"ya itu karena Mama udah keterlaluan"ungkap Nadia.


"keterlaluan apa nya, Mama hanya tidak mau kamu ketemu lagi sama Rio. Ini semua demi kebaikan kamu"ucap Mama Nadia.


"Ma, apa sih salah Rio. Rio lho yang udah nyelamatin nyawa Nadia, kalau tadi malam Rio gak dateng mungkin Nadia akan di lecehkan bahkan bisa jadi udah mati, boro-boro Mama mau terima kasih sama Rio tapi Mama malah marah dan ngusir Rio"ucap Nadia penuh amarah.


"Nadia kamu benar-benar berubah, plak.... "ucap Mama Nadia dan menampar nya.


"lagi Ma, tampar lagi, Mama yang udah banyak berubah, Mama udah gak punya hati nurani. Mama bilang ini untuk kebaikan Nadia, bukan Ma, tapi untuk kebaikan Mama sendiri"ucap Nadia menangis.


"Nadia Mama tidak bermaksud"jelas Mama Nadia.


Nadia yang merasa sangat sedih berlari masuk ke dalam kamar nya.


"maafin Mama sayang"gumam Bu Jasmine.

__ADS_1


...


"halo Ara.. "ucap Leo lewat telpon.


"iya halo.. kenapa...?"tanya Ara.


"jutek banget"gumam Leo.


"terserah aku dong, kamu ngapain nelpon...? "tanya Ara.


"kenapa aku ganggu ya...? atau kamu capek baru pulang kerja..? "tanya Leo.


"ya capek lah, tapi kamu gak ganggu kok"jawab Ara.


"oh ya udah kalau gitu"ucap Leo dan mematikan telpon nya.


"gak jelas banget sih ini orang"gerutu Ara.Lalu Ara menghubungi Sarah melalui ponsel nya.


"halo Ra"ucap Sarah.


"halo Sar, lagi sibuk gak...?"tanya Ara.


"gak sih kenapa..? "tanya Ara balik.


"jenguk Nadia yuk entar malam, tapi gak ada cowok-cowok ya, mau sekalian curhat soal nya. Kalau mau bahas soal pernikahan kamu juga boleh sekalian"Ucap Ara.


"boleh.. ya udah sampai ketemu di rumah Nadia jam 7 malam ya"ucap Sarah.


"oke, bye... "ucap Ara.


"bye.. "balas Sarah dan telpon terputus.


Jam 7 malam, Ara dan Sarah sudah berada di rumah Nadia dan mulai bercerita-cerita.


"yang sabar ya Nad, aku yakin kok lambat laun hati Mama kamu pasti melunak dan mau terima Rio lagi"ucap Ara.


"iya Nad yang penting kamu harus kuat, gak boleh benci atau marah, gimana pun itu Mama kamu lho. Kamu masih untung punya Mama, sedangkan aku yatim piatu"ucap Sarah pula bersedih.


"uh... jangan sedih dong. Pokok nya kita akan selalu ada di saat satu sama lain membutuhkan,janji"ucap Ara dan mengangkat jari kelingking nya.


"janji"ucap Sarah dan Nadia pula dan mengaitkan kelingking mereka bertiga.


mereka bertiga tersenyum lalu berpelukan.

__ADS_1


***


__ADS_2