Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_121


__ADS_3

"akhir nya datang juga"ucap Ara.


"siapa...?"tanya Leo.


Leo tampak bingung dan terus melihat ke samping nya.


"eh dari mana loe kenapa bisa muncul tiba-tiba..?"tanya Rio.


"Rio, jadi ini Frans"ungkap Ara.


"oh pantes muncul tiba-tiba, hantu ternyata"gumam Rio.


"Rio..... "gertak Ara dan melirik Rio.


"iya Ra"jawab Rio.


"Hai Ara, Rio, Leo"sapa Frans.


"Leo gak bisa liat loe, percuma aja loe sapa dia"ucap Rio.


Leo yang kebingungan pun hanya garuk-garuk kepala dan pindah duduk menikmati cemilan.


"Frans langsung ke inti nya aja ya, ada petunjuk apa...?"tanya Ara.


"sebenar nya aku punya 1 petunjuk dan kalian harus mulai dari sini dulu"jawab Frans.


"apa...?"tanya Rio.


"waktu itu lagi di taman,aku liat ada seorang cewek yang hp nya jatuh, terus gak sengaja aku liat ada foto aku di walpaper hp nya, aku yakin itu cewek pasti kenal sama aku"jelas Frans.


"udah lama...?"tanya Ara.


"kira-kira hampir sebulan yang lalu, waktu itu aku mau minta tolong sama kamu langsung Ra cuma aku belum ada keberanian"jawab Frans.


"terus...?"tanya Rio pula.


"aku mutusin buat ikutin cewek itu tapi aku belum nemuin bukti apa-apa"jawab Frans.


"ya udah kalau gitu besok pulang kerja, kita ke rumah cewek itu"ajak Ara.


"iya aku setuju"ucap Rio.


"kamu juga setuju kan sayang...?"tanya Ara kepada Leo.


"hah setuju apa nya...?aku aja gak tau kalian lagi bahas apa"tanya Leo.


"ya udah setuju aja"ucap Ara.


"jelasin dong sayang"pinta Leo.


"nanti aku jelasin"ucap Ara.

__ADS_1


"makasih ya"ucap Frans dan menghilang.


"dasar hantu"gerutu Rio yang melihat Frans tiba-tiba menghilang.


"Rio.... "gumam Ara.


"iya Ra, ya udah pulang yok Bro"ajak Rio.


"idih pulang sendiri aja sana ngapain juga ajak-ajak gue, gue kan bawa mobil sendiri"ucap Leo.


"iya oke, tau gue yang mau pacaran"gerutu Rio.


"ha.. ha.. ha.. "tawa Ara dan Leo.


...


"Sayang, Kayla udah tidur...?"tanya Bryan kepada Sarah.


Sarah tidak menjawab dan hanya fokus mengelus-elus rambut dan pundak Kayla agak tetap tertidur nyaman.


"sayang aku lapar, masakin mie dong"pinta Bryan.


Tanpa sepatah kata pun dan membantah, Sarah bergegas bangun dari tempat tidur dan berjalan menuju ke dapur.


Setelah Kayla tertidur pulas, Bryan memindahkan Kayla di baby box, lalu menghampiri Sarah di dapur.


"hum... harum banget masakan istri aku"puji Bryan.


Sarah meletakkan semangkuk mie di atas meja dan hendak pergi meninggalkan Bryan, akan tetapi Bryan bergegas menarik tangan Sarah.


Lagi-lagi dengan wajah jutek,Sarah menemani Bryan makan mie hingga selesai.


"sayang aku tau kamu marah sama aku gara-gara di rs tadi, aku minta maaf, aku tau kata-kata aku kasar dan nyakitin perasaan kamu. Maafin aku ya sayang"ucap Bryan dan memegang tangan Sarah.


Sarah melepaskan tangan nya dari genggaman tangan Bryan.


"kamu beneran semarah ini sama aku, aku panik sayang, aku khawatir banget sama keadaan Kayla, Sarah ngomong dong jangan diam aja kayak gini"ungkap Bryan.


Sarah memandang wajah Bryan dengan mata melotot.


"terus kamu pikir aku gak panik,gak khawatir...? aku yang melahirkan Kayla, aku yang ngerawat dia sendirian selama dari dalam kandungan sampai dia umur 1 tahun, kamu pikir aku gak marah, tapi aku mau marah sama siapa"ucap Sarah.


"sayang aku tau"ucap Bryan.


"terus dengan enak nya kamu bentak dan marah sama aku, yang keterlaluan nya lagi kamu malah nyalahin aku, selama ini Kayla baik-baik aja kok, gak ada yang mau ini terjadi termasuk suster nya Kayla, bukan nenangin hati aku tapi kamu malah buat aku tambah sedih"ucap Sarah lagi.


"Sarah aku minta maaf, aku tau aku salah"ucap Bryan.


Sarah meninggalkan Bryan dan masuk ke dalam kamar nya, Sarah juga mengunci pintu dan ia menangis di dekat anak nya.


tok..tok..tok.. (suara ketukan pintu kamar)

__ADS_1


"Sarah.. sayang.. buka pintu nya dong,aku mau ngomong sama kamu.Please buka pintu nya "teriak Bryan memohon.


...


Keesokan hari saat pekerjaan Ara telah selesai dan akan keluar dari Kantor, Ara mendapatkan panggilan telfon dari Leo.


"halo sayang aku baru aja mau WA kamu"ucap Ara.


"sayang, maafin aku ya aku gak bisa ikut kalian buat penyelidikan"ucap Leo.


"loh kenapa...?"tanya Ara.


"ada rapat mendadak dan aku harus ikut. Gimana kalau kalian duluan aja, entar aku nyusul"ucap Leo.


"oh gitu, iya boleh juga sih. Kamu yang semangat ya, entar aku share alamat nya ke kamu"ucap Ara.


"iya sayang, makasih ya. Ingat jangan macam-macam ya kamu sama mantan"ucap Leo.


"iya gak lah sayang, lagian mau macam-macam gimana sih, aku sama Rio cuma sahabatan dan aku udah punya kamu"terang Ara.


"iya sayang aku percaya sama kamu, ya udah kamu hati-hati ya,aku mau ke ruang rapat dulu, love you, bye... "ucap Leo.


"iya sayang love you too, bye... "balas Ara.


Lalu panggilan telfon terputus.


Ara dan Rio pergi masing-masing ke lokasi yang mereka tuju, sementara Frans sudah menunggu mereka berdua di sana.


Tidak lama kemudian Ara dan Rio secara bersamaan telah tiba di lokasi.


"Ini beneran rumah nya, kok kayak nya sepi ya...? "tanya Ara kepada Frans.


"iya beneran, aku udah pernah kok ikutin cewek itu kesini"jawab frans.


"ya udah langsung kita ketuk aja pintu nya barang kali ada di dalam"ucap Rio.


tok.. tok.. tok.. (suara ketukan pintu)


Ara dan Rio berulang kali mengetuk pintu akan tetapi tidak ada jawaban nya, mereka juga menunggu hingga 1 jam tetapi tidak ada penghuni yang kembali,hingga seorang tetangga lewat dan menghampiri mereka.


"maaf Mbak dan Mas ini cari siapa ya...?"tanya tetangga.


"ini Pak cewek yang tinggal di sini kemana ya...? atau lagi kerja...?"tanya Rio.


"oh Neng Santi ya Mas, udah 2 Minggu dia pindah Mas"jawab tetangga.


"oh gitu ,Bapak tau gak kira-kira pindah kemana Mbak nya...?"tanya Ara pula.


"maaf Mbak kalau soal itu saya gak tau, saya permisi dulu Mbak, Mas"jawab tetangga dan berpamitan.


"iya Pak makasih ya"ucap Ara dan Rio.

__ADS_1


Ara dan Rio masih kebingungan dan tidak tau harus berbuat apa, Ara yang tidak fokus berjalan sambil melamun, ia tidak sengaja menabrak batu dan hampir terjatuh, Rio dengan sigap menangkap Ara hingga Ara jatuh di pelukan Rio. Bersamaan dengan itu Leo dan Nadia melihat mereka berdua dengan penuh amarah.


***


__ADS_2