Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_45


__ADS_3

"Sarah, aku tau kok aku udah banyak salah sama kamu.Aku minta maaf,aku juga udah bilang kan sama kamu kalau aku mau kembali lagi dan perbaiki semua nya,aku janji akan berubah. Aku masih Cinta sama kamu Sarah" ucap Bryan.


"bulsyit... terus sekarang ngapain kamu deketin Nadia...? "tanya Sarah.


"aku gak deketin Nadia kok, kita baru kenal dan cuma temenan aja " jawab Bryan.


"iya Sar, aku juga udah jelasin kan sama kamu kan, aku gak ada apa-apa kok sama Bryan" ungkap Nadia.


"Sar, udah ya tenang dulu. Duduk dulu kita ngobrol baik-baik" pinta Ara.


Sarah pun duduk dan mereka memesan minuman.


"Sarah di depan sahabat-sahabat kamu, aku mau bilang sekali lagi kalau aku menyesal sama semua perbuatan aku, aku tahu kamu udah benci banget sama aku, gak mungkin rasa cinta itu masih ada. Tapi kalau kamu mau kasih kesempatan buat aku sekali lagi, the last.Aku janji akan berubah menjadi lebih baik buat keluarga kecil kita, aku akan perbaiki semua nya, aku akan buat kamu cinta lagi sama aku, tapi kalau kamu tidak menginginkan nya lagi, setidak nya izinkan aku buat ketemu anak kita dan kita bisa kan jadi teman" ucap Bryan dengan penuh harapan.


"dengar ya Bryan, aku gak akan pernah kasih kesempatan itu lagi buat kamu. Kalau masalah ketemu anak ,aku pikirin lagi"jawab Sarah.


Bryan terdiam mendengar jawaban dari Sarah, Nadia yang merasa iba melihat keadaan Bryan sangat ingin menghiburnya, akan tetapi ia takut Sarah akan marah pada nya.


"baiklah, semua udah clear. Ayo kita pulang Ara Nadia"ajak Sarah.


"tapi Sar" ucap Nadia.


"Nadia ayok "ajak Ara pula.


"Bryan, kita pulang dulu ya" pamit Sarah.


"iya, kalian hati-hati ya" ucap Bryan.


"iya Bry"jawab Nadia.


"ngapain sih pamitan sama ni orang"ucap Sarah dan menunjuk Bryan.


Lalu mereka bertiga pergi meninggalkan Bryan.


"Sar kamu yakin gak mau kasih Bryan kesempatan sekali lagi...? tanya Nadia kepada Sarah saat mereka di dalam mobil dalam perjalanan pulang.


"Nadia...."panggil Ara.

__ADS_1


"gak papa Ra, emang boleh kalau aku balikan lagi sama Bryan Nad...?" ucap Sarah dan balik bertanya.


"loh kenapa gak boleh ,itu kan hak kamu" jawab Nadia.


"tapi yang aku liat kamu care banget sama Bryan, kamu ada feeling sama dia" ungkap Sarah.


"iya, aku setuju sama Sarah"sambung Ara.


"nah tu kan Ara aja sama " ucap Sarah.


"Ara kamu juga liat nya gitu..? "tanya Nadia.


"yap"jawab Ara singkat karena ia juga sedang fokus menyetir mobil.


"aku gak care kok, aku cuma mau tanggung jawab aja" jelas Nadia.


"oke sekarang Bryan udah gak apa-apa kan ,jadi udah gak ada alasan buat kamu ketemu sama Bryan lagi. Pliss Nad jangan sampai gara-gara patah hati sama Rio kamu malah jadiin Bryan pengganti nya, gak selevel sama Rio, beda jauh banget sifat nya" ucap Sarah.


"itu kata kamu karena kamu mantan nya Bryan, tapi aku mantan Rio dan kamu gak tau gimana jelek nya Rio" bantah Nadia.


"Ara kenapa kita berhenti..? "tanya Nadia.


"kalian berdua kenapa sih harus ribut ,Bryan dan Rio juga mantan pacar aku. Tapi aku ga pernah kan terlalu menjelek-jelekin mereka di depan kalian. Setiap manusia ada sisi baik dan sisi buruk nya. Kita semua gak ada yang sempurna, jadi stop kalian gak usah ribut lagi, kita ini sahabat, kita udah dewasa bisa nilai sendiri dan ambil keputusan sendiri mana yang baik" ucap Ara.


"sabar sayang" ucap Leo yang duduk di samping Ara.


Nadia dan Sarah terdiam mendengar ucapan dari Ara dan Ara melanjutkan perjalanan pulang mereka.


...


"sayang, gak seharusnya kamu marah-marah seperti itu tadi" ucap Leo saat mereka sudah tiba di rumah.


"aku gak marah sayang, aku cuma mau mereka sadar. Aku gak mau persahabatan ini rusak hanya gara-gara cowok seperti Bryan. Mereka harus ingat gimana awal mula persahabatan ini di bangun gak gampang" ucap Ara.


"iya, tapi kamu juga setuju kan kalau Bryan bisa berubah...? "tanya Leo.


"iya setuju sih, tapi itu kan masing-masing dari mereka lagi yang nilai" jawab Ara.

__ADS_1


"udah ya mendingan sekarang kamu istirahat, ingat besok kan harus kerja"Kata Leo menatap Ara.


"iya sayang, makasih kamu selalu suport aku. Kamu selalu ada buat aku dan buat aku nyaman meski kita dari dua dunia yang berbeda. Jangan tinggalin aku ya" pinta Ara.


"aku yang harus nya makasih dan minta kamu jangan tinggalin aku" ucap Leo.


"aku tetap stay di sini, tapi kamu bisa aja kembali ke tempat kamu sebenar nya dan kamu akan tinggalin aku selama nya" ucap Ara pula.


"gak Sayang, aku gak akan kemana-kemana kok. Aku akan tetap di sini, selalu ada dan selalu jagain kamu.Kamu percaya kan sama aku"janji Leo.


"aku percaya kok"jawab Ara mengangguk dan memejamkan mata nya.


"selamat malam sayang, aku sayang banget sama kamu Ra" ucap Leo.


"selamat malam, aku juga sayang banget sama kamu Yo"balas Ara.


Keesokan hari nya...


"Ara gimana rasa nya sudah menjadi karyawan tetap di Kantor ini...? "tanya Pak Haris saat di Kantor.


"tentu nya Ara senang banget Om, Ara gak nyangka deh bisa jadi wanita karir, gantiin Bu Jeni pula" jawab Ara.


"Iya itu memang pantas kamu dapatkan Ra, kamu itu smart. Om juga bangga sama kamu, kamu gak mengandalkan orang tua, padahal orang tua kamu kaya Raya, kamu mengandalkan kemampuan kamu sendiri"ungkap Pak Haris.


"Om Haris jangan berlebihan dong" pinta Ara.


"siapa yang berlebihan ,ini fakta Ara. Kamu memang smart" puji Pak Haris.


"makasih ya Om, ini memang tujuan hidup Ara. Ara mau mandiri. Walaupun awal nya Ara hanya bekerja di Perusahaan orang lain, tapi Ara yakin suatu saat nanti Ara bisa bangun Perusahaan Ara sendiri. Itu cita-cita Ara Om, Ara mau buat orang tua dan orang-orang di sekeliling Ara bangga.Yah untung nya Orang tua Ara juga mendukung. Mohon bantuan dari Om juga ya" ucap Ara.


"Sama-sama Ara, kamu benar-benar luar biasa. Orang tua kamu pasti sangat bangga dan kamu pasti akan sukses" ungkap Pak Haris dan mengacungkan jempol nya.


"sekali lagi makasih ya Om" ucap Ara tersenyum.


"sama-sama Ara" jawab Pak Haris dan tersenyum juga.


***

__ADS_1


__ADS_2