
Keesokan hari Leo menghampiri Bu Amara yang sedang tidak sehat di kamar nya.
"Mam Dika masuk ya"ucap Leo saat di depan pintu kamar Mami nya.
"masuk aja Nak, uhuk.. uhuk.."jawab Mami Leo dan terbatuk.
Leo masuk ke dalam dan melihat kondisi Bu Amara yang lemah.
"Mami sakit..?"tanya Leo.
"Mami tidak kenapa-napa sayang, ini sudah biasa kok"jawab Mami Leo.
"Mami jangan gitu dong, kita ke rumah sakit ya Mi sekarang"ajak Leo.
"sudah sayang, Mami itu baik-baik saja. Kamu jangan khawatir begitu ah.Cukup minum obat dan istirahat saja"terang Mami Leo.
"Mami ayo lah"ajak Leo.
"tidak sayang, kamu tolong ambilkan sarapan saja buat Mami ya"pinta Mami Leo.
"ya udah Mami tunggu ya"ucap Leo.
Leo ke dapur dan menyiapkan sarapan untuk Bu Amara, setelah itu Leo pun kembali ke kamar Mami nya dengan membawa sandwich dan susu yang Leo buat dengan tangan sendiri.
Akan tetapi setiba nya di kamar, Leo mendapati Mami nya yang terjatuh dari tempat tidur dan pingsan.
"Mami, Mami kenapa Mi, bangun Mi, Mami..."teriak Leo.
Leo dengan cepat menggendong Bu Amara, lalu mencari supir untuk meminta mengantar nya ke rumah sakit, akan tetapi pembantu memberitahu bahwa supir nya sedang izin keluar,tanpa menunggu dan pikir panjang lagi Leo segera mengendarai mobil nya sendiri dan membawa Bu Amara ke rumah sakit.
...
"halo Ara,kamu mau gak nemenin aku ke rs hari ini...?"tanya Arka lewat telpon.
"what....? kenapa harus aku..?"tanya Ara.
"iya dong Ra, terus aku mau minta tolong siapa lagi coba...?Papa sibuk kerja dan gak izinin aku bawa mobil sendiri, sementara sore ini aku harus kontrol"terang Arka.
"oh.. gitu, your girl friend...?"tanya Ara.
"gak ada Ra, aku cuma punya sahabat yang udah lama gak ketemu, tapi sekarang ketemu lagi"jawab Arka.
"hm... ya udah deh, pulang kerja aku jemput kamu dan aku temenin ke rumah sakit"ucap Ara.
__ADS_1
"yes, thank you Ara"ucap Arka.
"you'r welcome"balas Ara
"oke, bye... "ucap Arka lagi.
"bye..."balas Ara dan panggilan terputus.
Ara beberapa kali mencoba menghubungi Leo untuk memberi kabar, akan tetapi Leo tidak menjawab telpon Ara karena ponsel nya tertinggal di kamar nya.
"aneh, tumben banget gak angkat telpon, padahal mau kasih kabar, hm.. tapi gak papa deh cuma nganterin sahabat ini, entar baru aku kasih tau"gumam Ara.
Pulang kerja Ara pun langsung bergegas ke rumah Arka dan mengantar nya ke rumah sakit yang sama dengan rumah sakit Bu Amara di rawat.
Saat di rumah sakit Leo tampak terpuruk menunggu kabar Mami nya yang sedang di tangangi oleh Dokter di ruang ICU.
Saat itu juga Leo melihat Ara yang sedang memapah Arka dan akan masuk ke ruang salah satu Dokter, Ara tampak sedang bercanda tawa dengan Arka dan sangat bahagia.
"bisa-bisa nya di saat aku lagi terpuruk kayak gini kamu malah tertawa sama cowok lain"gumam Leo dengan geram dalam hati nya.
Saat Leo hendak menghampiri Ara, tiba-tiba Dokter keluar dari ruang ICU dan memanggil Leo.
"Saudara Leo, Bu Amara sudah melewati masa krisis nya, beliau sudah sadar dan akan segera di pindahkan ke ruang rawat inap"terang Dokter.
"tentu, silahkan"jawab Dokter.
Leo masuk ke ruang ICU untuk melihat Mami nya dan ikut memindahkan Mami nya ke ruang rawat inap. Sejenak Leo melupakan tentang Ara.
Sementara itu sambil menunggu Arka di periksa, Ara bolak balik memeriksa ponsel nya dan merasa gelisah sampai ia tidak sadar bahwa Arka sudah duduk di samping nya.
"Ara yuk pulang"ajak Arka.
"Arka sejak kapan kamu duduk di sini, udah siap ya..?"tanya Ara.
"udah Ara, kamu kenapa..? aku dari tadi perhatiin kamu gelisah dan bolak balik cek hp kamu"jawab Arka dan balik bertanya.
"oh gak papa kok, ya udah yuk pulang"ajak Ara menghindar pertanyaan dari Arka.
Ara kembali menuntun Arka dan mengantar nya pulang ke rumah.
...
"huft stres tau gak sih di rumah, Mama bahas nya Arka lagi dan Arka lagi, udah jelas kan kita berdua nolak perjodohan, aneh banget tau gak"ungkap Nadia saat bertemu Sarah di sebuah cafe.
__ADS_1
"ya udah jangan ngomel mulu, mumpung di luar ya nikmatin aja"ucap Sarah.
"iya untung nya kamu jemput dan ajak aku keluar, kalau gak bikin stres tau gak, eh tapi beneran ya Ara gak mau kesini..?ucap Nadia dan bertanya.
"beneran, bahkan di jemput juga gak mau. Lagi capek dan gak mood kata nya,kayak lagi ada problem gitu deh"jawab Sarah.
"hmmm....ada masalah apa ya tu anak..?"tanya Nadia.
"yang jelas bukan masalah percintaan kayak kamu"jawab Sarah meledek.
"yee... ya gak mungkin lah, kan udah jadian beneran, di restui lagi kan. Tapi bukan berarti gak bisa ada masalah dong dalam percintaan"ucap Nadia.
"hmm... gak tau deh, tau sendiri kan gimana Ara. Doain yang baik-baik aja, saat nya dia mau cerita pasti dia cerita ke kita"ucap Sarah.
"iya juga sih"jawab Nadia.
...
"Leo kemana sih, kenapa telpon,WA gak ada jawaban nya dari tadi siang,apa jangan-jangan terjadi sesuatu sama Leo, aku harus ke rumah nya sekarang mumpung masih jam 8"gumam Ara.
Ara pun bergegas melajukan mobil nya dan menuju ke rumah Leo.
Tepat saat itu juga Leo sedang dalam perjalanan pulang untuk mengambil pakaian ganti ia dan Mami nya dan juga ponsel nya yang tertinggal di rumah.
Ketika Ara sampai di rumah Leo, Leo juga baru sampai di rumah nya dan lebih duluan dari Ara. Dari dalam mobil nya Ara melihat Leo yang keluar dari mobil sendirian.
"sayang"panggil Ara.
Ara keluar dari mobil dan menghampiri Leo.
"sayang kamu kemana aja sih, aku telpon, WA dari siang gak kamu jawab, gak kamu balas,terus ini kamu udah bisa bawa mobil sendiri,sejak kapan?"tanya Ara.
"udah nanya nya..? aku sibuk jagain Mami di rumah sakit dan aku bawa mobil karena urgent, supir gak ada tadi pagi."jawab Leo dengan Nada meninggi.
"Tante kenapa...? kenapa kamu gak ngabarin aku..?"tanya Ara.
"hp aku ketinggalan di rumah, lagian menurut aku gak penting ngabarin kamu"ucap Leo jutek.
"Leo kamu kok gitu sih ngomong nya sama aku, kamu marah sama aku..? aku salah apa..?"tanya Ara.
"mending sekarang kamu pulang, urus aja cowok yang kamu tuntun di rumah sakit tadi sore"ucap Leo lalu meninggalkan Ara.
"ya ampun gak gitu Leo, kamu salah paham, Leo.... "teriak Ara.
__ADS_1
***