
"ah masak sih"ledek Bryan pula.
"iya tau, lagian kalau mau ngapa-ngapain juga gak masalah dong sama pacar sendiri"ucap Nadia.
"hmm.. bisa aja, oh ya gimana cerita nya sih Rio bisa kayak gini...? "tanya Sarah.
"ya seperti yang aku ceritain ke kamu tadi Sar, Arka gak terima kita ciuman, aneh kan"jawab Nadia.
"iya sih Aneh, tapi Nad, Yo ,kalian luar biasa sih nekat banget depan Tante Jasmine dan Arka"ucap Sarah.
"iya keren banget"sambung Bryan.
"iya sangking keren nya sampai babak belur"gumam Rio.
"biasa laki Bro"ucap Bryan.
"eh ngomong-ngomong Ara mana nih...?"tanya Sarah.
"tunggu aja bentar lagi juga sampai kok"jawab Nadia.
Tok.. tok.. tok..suara ketukan pintu kamar, Ara dan Leo masuk ke dalam kamar Rio sambil berpegangan tangan.
"pucuk di cinta, ulam pun tiba"ucap Sarah.
"baru aja di omongin udah nongol aja"ucap Nadia.
"wih... guys liat dong ada yang pegangan tangan"teriak Sarah menunjuk ke Arah tangan Ara dan Leo.
Ara dan Leo yang malu pun melepaskan pegangan tangan mereka.
"gak usah malu-malu kali Ra"ucap Bryan.
"iya Ra sama kita ini santai aja, lagian kita semua kan udah tau kalau kalian berdua pacaran dari jaman Leo masih jadi hantu"ledek Rio.
"Rio apa-apaan sih ngomong nya, ngaco tau gak"bantah Ara.
"bercanda Ra, sory ya Yo gue bercanda doang"ucap Rio.
"oke gak masalah, lagian walaupun aku gak ingat tapi aku percaya kok yang kalian bilang itu dan sekarang kita berdua udah ngelanjutin hubungan kita lagi "ungkap Leo.
"oh ya, ini beneran...?"tanya Sarah.
"iya beneran dong, di dunia nyata bukan dunia lain"jawab Ara.
"ah seneng denger nya"ungkap Nadia.
"ya Bagus lah, akhirnya keinginan kamu bisa jadi kenyataan ya Ra"ucap Rio.
"selamat ya buat kalian"ucap Nadia.
__ADS_1
"iya selamat ya, wajib di rayain nih iya kan guys...? "ucap Sarah.
"iya dong pasti nya"jawab Bryan.
"auto sembuh ni"ungkap Rio.
"kamu mah emang gitu sayang"ungkap Nadia.
"ha.. ha.. ha.. "terdengar gelak tawa bahagia dari mereka.
"aman, asal Ara setuju semua bisa di atur"ucap Leo.
"aku...?"tanya Ara sambil menunjuk diri nya.
"ya dong Ra kamu, setuju kan..? setuju dong...?"tanya Sarah.
"setuju gak ya, ya setuju lah"jawab Ara tersenyum.
semua pun ikut tersenyum dan tertawa bersama.
"oh ya terus gimana tadi masalah nya, udah selesai...? cerita ke kita dong"pinta Nadia.
"iya Ra, kita semua kan sahabat kamu. Jadi harus cerita ke kita"pinta Sarah pula.
"iya.. iya.. aku cerita ni ke kalian"ucap Ara.
Ara dan Leo pun menceritakan kepada sahabat-sahabat nya tentang apa yang terjadi, tentang pertemuan mereka dengan Irene yang membuat teman-teman yang mendengar nya tercengang.
...
"Halo Ara, maaf ya Tante ganggu kamu. Dika lagi sama kamu gak ya...?"tanya Bu Amara lewat telpon.
"halo Tante, Tante gak ganggu kok, dari tadi sore Dika sama Ara kok Tante .Kita ketemuan sama Kak Irene, terus jengukin temen lagi sakit, dan Ara baru aja sampai rumah Tante, bentar lagi pasti Dika juga sampai kok Tan di antar Bryan dan Sarah"jelas Ara.
"oh syukur lah, Tante kira Dika kemana soal nya udah malam dan hp nya tidak bisa di hubungi"ucap Bu Amara.
"oh itu Tante hp nya Dika Lowbet"terang Ara.
"iya sayang, tapi kalian baik-baik saja kan setelah ketemu sama Irene...?Tante khawatir sekali Leo pergi tiba-tiba tadi "tanya Bu Amara.
"kita baik-baik aja kok Tan, sekarang tinggal gimana Kak Irene nya aja buat belajar terima ini semua, oh ya Tante Ara boleh minta sesuatu gak...? "jawab Ara dan bertanya.
"minta apa Ra, ngomong aja"tanya Bu Amara.
"Tante semua nya udah selesai, sekarang Dika udah sama Ara, bisa gak Tante maafin Kak Irene, dia cuma butuh maaf dari Tante"pinta Ara.
"maaf Ara kalau soal itu kamu jangan bahas sekarang ya"ucap Bu Amara.
"oh.. ya udah kalau gitu Tante,maafin Ara ya, Ara gak bermaksud apa-apa kok. Ara mau mandi dulu ya bersih-bersih, mau istirahat juga"ucap Ara.
__ADS_1
"iya sayang tidak jadi masalah kok, selamat istirahat ya"ucap Bu Amara.
"iya Tante, selamat istirahat juga ya buat Tante"balas Ara dan panggilan telpon berakhir.
"Malam Mam... "sapa Leo ketika tiba di rumah.
"malam sayang, akhir nya kamu pulang juga. Mami khawatir sudah malam kamu belum pulang, di telpon juga tidak bisa"ucap Mami Leo.
"itu Mi maaf hp Dika lowbet"terang Leo.
"iya Mami sudah tahu kok, barusan Mami telpon Ara. Ya sudah kamu bersih-bersih terus kita makan"perintah Mami Leo.
"memang Ara gak bilang ya kita juga udah makan Mi"ungkap Leo.
"Mami tidak menanyakan hal itu sih tadi.Ya udah habis mandi langsung istirahat .Mami antar susu saja nanti buat kamu"ucap Mami Leo.
"iya Mi"jawab Leo dan berjalan menuju ke kamar nya.
....
Keesokan hari nya...
"Nadia kamu ke rumah sakit Medica sekarang"perintah Bu Jasmine.
"ke rumah sakit...? mau ngapain Ma, memang siapa yang sakit...? " tanya Nadia.
"Arka, karena berkelahi sama pacar kamu yang tidak jelas itu Arka jadi masuk rumah sakit"jelas Mama Nadia.
"oh ya, terus kenapa harus Nadia yang jenguk sekarang, Nadia mau kerja Ma"ucap Nadia.
"Om Boby tadi telpon Mama minta kamu datang menemani Arka, kalau tidak... "ucap Mama Nadia.
"kalau tidak kenapa Mi, perjodohan mau di batalkan ya, oh bagus dong"ucap Nadia lagi.
"Om Boby akan menuntut Arka lewat jalur hukum"terang Mama Nadia.
Nadia terkejut dan tertegun berfikir tentang ucapan dari Mama nya tersebut, lalu ia pun tertawa terbahak-bahak .
"ha.. ha.. ha.. ha.. ha.. ha.. "tawa Nadia.
"Nadia jaga ya sikap kamu ke orang tua, kenapa kamu malah tertawa, apa yang lucu...?"tanya Mama Nadia.
"nuntut...? nuntut atas dasar apa Ma....? siapa yang mulai duluan, kalau Om Boby mau bawa ini ke jalur hukum ya silahkan aja, Nadia siap jadi saksi, Nadia punya bukti siapa yang mulai duluan. Dasar cupu sok preman, giliran kalah ngadu"gerutu Nadia.
"Nadia apa maksud kamu...?"tanya Mama Nadia.
"Nadia pergi kerja dulu ya Ma"Nadia pamit dan mencium pipi Mama nya.
"Nadia tunggu... "panggil Mama Nadia.
__ADS_1
Nadia tidak menggubris nya dan tetap pergi bekerja.
***