
Cinta terkejut saat melihat Ara dan sahabatnya ada di depan mata,ia juga melihat Arka yang ikut serta bersama mereka, ingin rasanya Cinta kabur dari mereka, akan tetapi ia juga tidak akan bisa kabur kemana-mana.
"mau apa ya mereka kesini ramai-ramai, apa mereka cari aku, tapi kayaknya gak mungkin lah"gumam Cinta.
"Neng Cinta kamu kenapa...?apa mereka itu teman-temannya Neng Cinta...?"tanya Teh Mirna salah satu pekerja di kebun teh Kakek Broto.
"saya gak papa kok Teh, iya mereka memang teman-teman saya"jawab Cinta.
"ya sudah sok atuh Neng di samperin dulu, biar ini Teteh yang lanjutin"ucap Teh Mirna.
"iya Teh makasih ya"ucap Cinta.
Cinta meninggalkan pekerjaannya, lalu menghampiri Ara, Leo dan sahabat nya itu.
"Cinta.. "ucap Beni.
"Kalian ada apa ramai-ramai ke sini...?"tanya Cinta.
"kita sengaja cari kamu"jawab Sarah.
"ada apa Mbak...? ini pasti soal kerjaan ya Mbak ,maaf Mbak sepertinya aku akan mengundurkan diri"ucap Cinta.
Sarah dan Bryan sangat terkejut mendengar ucapan Cinta, akan tetapi mereka berusaha tetap tenang dan tidak boleh gegabah agar dapat mengetahui masalah Cinta dan membujuknya.
"Cinta, boleh gak kita cari tempat dulu buat ngobrol...?"ajak Ara.
"aku lagi sibuk, kalian lanjutin aja jalan-jalan"jawab Cinta.
"Cinta please, kita cuma perlu ngobrol aja sama kamu"pinta Sarah.
Cinta tampak berfikir sesuatu, hingga akhirnya ia memutuskan sesuatu.
"ya udah, di sana ada pondok istirahat, Kakek juga ada di sana"ucap Cinta menunjuk.
"ya udah kita ke sana aja sekarang"ajak Sarah.
Cinta berjalan terlebih dahulu menuju pondok dan di ikuti oleh yang lainnya.
"Neng Cinta ini saha...?"tanya Kakek Broto saat Cinta membawa teman-temannya ke pondok.
"kenalin Kek ini teman-teman Cinta dari Jakarta mau liburan"ucap Cinta.
"oh iya saya Broto, Kakek nya Cinta"ucap Kakek Broto memperkenalkan diri.
Satu persatu dari mereka juga secara bergantian memperkenalkan diri.Setelah itu Kakek Broto kembali ke kebun teh untuk melihat para pekerja nya.
__ADS_1
Saat Sarah akan berbicara kepada Cinta, yang lain memilih untuk meninggalkan mereka berdua. Menikmati pemandangan di sekitar, menghirup udara segar,dan saling berselfi di kebun teh.
"Cinta tolong ya kamu balik lagi ke kantor, kalau ada masalah kamu bisa bilang ke aku"ucap Sarah.
"aku memang lagi ada masalah Mbak"ucap Cinta.
"panggil aku Sarah aja"pinta Sarah.
"aku gak bisa ceritain masalah aku ke kamu Sar, ini terlalu berat buat aku, kalau aku tetap lanjut kerja, aku gak yakin bisa fokus"ucap Cinta.
"jadi kamu benar-benar gak bisa lanjutin kerja...?"tanya Sarah.
"gak bisa, aku minta maaf ya"jawab Cinta.
...
"kamu mau bicara apa Mas...?"tanya Bu Jasmine.
"Saya mau jelaskan ke kamu kalau saya tidak pernah menikah dengan orang lain selain kamu"terang Dokter Herman.
"saya sudah tahu Mas"ungkap Bu Jasmine.
"sungguh...?tapi apa kamu tahu alasan saya meninggalkan kamu waktu itu...?"tanya Dokter Herman.
"tapi kamu harus tahu agar kamu tidak semakin membenci saya"ucap Dokter Herman.
"Mas, kamu harus banyak istirahat jangan terlalu banyak bicara dulu"ucap Bu Jasmine.
"saya meninggalkan kamu waktu itu karena terpaksa, kalau saya tidak mengikuti keinginan orang tua saya, dia mengancam akan membunuh kamu Jasmine"terang Dokter Herman.
Meskipun tadi nya Bu Jasmine tidak ingin mendengar penjelasan Dokter Herman, akan tetapi setelah mendengarnya hati Bu Jasmine terasa tersentuh.
"Mas apa yang kamu ucapkan tadi benar...?"tanya Bu Jasmine.
"iya benar Jasmine"jawab Dokter Herman.
"lantas kenapa kamu tidak jadi menikah dengan wanita pilihan orang tua mu...?"tanya Bu Jasmine lagi.
"wanita itu sudah punya kekasih, dia juga terpaksa menerima perjodohan karena orang tuanya. Tapi untungnya Ayah saya segera mengetahuinya dan itu juga yang membuat Ayah saya terkena serangan jantung lalu meninggal, tidak lama kemudian Ibu saya juga terkena penyakit karena terus menerus terpukul atas kepergian Ayah,kini Ibu selalu dalam perawatan"jelas Dokter Herman bersedih.
Hati Bu Jasmine terpukul ,ia sangat sedih mendengar semua penjelasan Dokter Herman. Ia merasa bersalah karena selama ini telah salah paham dengan Dokter Herman, ternyata Dokter Herman terpaksa meninggalkannya demi keselamatan dirinya.
"Mas maafkan saya,saya tidak tahu jika hidup kamu seperti itu, yang saya tanamkan di dalam hati saya hanya kebencian karena kamu sudah meninggalkan saya tanpa menjelaskan alasannya,saya tidak tahu kamu menderita Mas,sejak saat itu saya berjanji tidak mau mengenal kamu lagi dan tidak akan pernah mengenalkan kamu dengan anak kita Nadia.Tapi siapa sangka takdir berkata lain Mas"ucap Bu Jasmine.
"Jasmine kamu jangan bersedih ya, saya sangat bahagia akhirnya bisa bertemu kalian lagi, meminta maaf dan menjelaskan semua nya"ungkap Dokter Herman.
__ADS_1
Tiba-tiba Bu Jasmine menggenggam tangan Dokter Herman yang membuat Dokter Herman terkejut.
"Mas, ayo kita mulai lagi semuanya dari awal"ucap Bu Jasmine.
"maksud kamu gimana Jasmine...?"tanya Dokter Herman.
"Jika Mama kamu setuju,ayo kita bersama lagi, hidup bersama Nadia Mas"jelas Bu Jasmine.
"kamu serius..?"tanya Dokter Herman tidak percaya.
"iya saya serius Mas"jawab Bu Jasmine mengangguk.
"tapi apa kamu yakin, saya sekarang hanya hidup dengan satu ginjal,pasti saya akan menyusahkan hidup kamu"ucap Dokter Herman.
"jadi apa maksud kamu Nadia akan menyusahkan saya dan menyusahkan kamu nantinya jika kita bersama lagi...?"tanya Bu Jasmine dengan nada kesal.
"bukan itu maksud saya, baiklah saya setuju"ucap Dokter Herman.
Bu Jasmine dan Dokter Herman saling menatap dan tersenyum bahagia.
...
"huft akhirnya sampai rumah juga"ucap Arka menghempaskan tubuhnya ke atas kasur.
Arka dan Aria baru saja tiba di rumah setelah 1 hari 1 malam berada di Bandung, tidak satu pun dari mereka yang berhasil membawa Cinta pulang ke Jakarta.
Baru saja hendak memejamkan mata, pintu kamar Arka di ketuk oleh Aria dan terdengar suara teriakan adiknya itu memanggil namanya.
Tok.. tok.. tok.. (suara ketukan pintu)
"Kak Arka keluar dong"teriak Aria berulang kali.
Dengan sangat murka Arka terpaksa membuka pintu kamarnya dengan menunjukkan wajah kesalnya.
"ada apa lagi sih Aria, bisa gak jangan ganggu Kakak mau istirahat"ucap Arka.
"aku juga gak mau di ganggu dan butuh istirahat Kak"ungkap Aria.
"ya udah tidur,ngapain kamu malah ke kamar Kakak sih...?"tanya Arka
"ada tamu cariin Kakak, bye"jawab Aria.
Aria pergi begitu saja setelah selesai menyampaikan sesuatu kepada Kakak nya itu.
***
__ADS_1