Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Pertukaran Jiwa


__ADS_3

Rio keluar dari rumah Ara dengan perasaan yang sangat bersalah.


Saat Rio menuju ke mobil nya, ia melihat Leo yang bersandar di bagasi mobil sedang menunggu nya.


"loe seneng kan liat Ara putusin gue dan ngusir gue seperti tadi" ucap Rio kepada Leo.


"untuk apa loe ngomong seperti itu. Ini semua loe sendiri yang buat masalah, gue udah kasih kesempatan loe berdua sama Ara, selesaikan masalah kalian dengan baik, tapi apa...?" kata Leo dengan wajah serius nya.


"jadi loe mau apa dan ngapain loe ada di sini ?" tanya Rio.


"kita tunggu aja 2 hari lagi, harus nya loe bisa ikhlas di saat Ara temuin gue nanti" ucap Leo.


"maksud loe... ? " tanya Rio lagi.


"kita tunggu aja nanti" ucap Leo lagi dan menghilang.


"dasar hantu ,datang dan pergi suka-suka hati loe aja " gumam Rio dan bergegas pulang ke rumah.


...


Malam hari di saat Ara sedang berbaring bermain game di ponsel nya,Mami Ara masuk ke kamar dan menghampiri Ara.


"sayang.. " panggil Mami Ara.


"ada apa Mi...?" tanya Ara.


"jadi gimana kamu udah ajukan magang Perusahaan B..? " tanya Mami.


"udah Mi, besok Ara udah mulai magang " jawab Ara.


" oh.... kenapa sih kamu gak mau magang di Perusahaan Papi kamu sendiri atau Rio....? " tanya Mami lagi.


"Mi, kan Ara udah jelasin Ara gak mau magang di kantor nya Papi, Ara gak mau magang di perusahaan keluarga " jelas Ara.


"terus gimana dengan perusahaan Rio...? " tanya Mami.


"kenapa harus di sana...? " tanya Ara balik.


"loh kenapa kamu bilang, kan Rio itu pacar kamu Ra" ucap Mami.


"Pacar....? Mi Ara udah putus sama Rio tadi sore" ucap Ara.


"Apa......???? Ara kamu jangan bercanda dong " kata Mami.


"terserah Mami mau percaya apa gak" ucap Ara dan memejamkan mata nya.


"Ara, Mami belum selesai bicara" ucap Mami dan mengguncang tubuh Ara.


Ara tidak menggubris nya dan pura-pura tidur pulas, Mami Ara pun keluar dari kamar nya.


...


Tiga hari telah berlalu, pulang dari Magang Ara melajukan Mobil nya pergi ke Bukit untuk menemui Leo.


Sesampai nya di sana, bukan hanya Leo yang Ara liat tetapi ada Rio juga. Rio dan Leo tersenyum melihat kedatangan Ara.

__ADS_1


"Leo, Rio... " gumam Ara.


"Hai Ara" sapa Leo dan melambaikan tangan.


"hai Ara " sapa Rio juga.


" hai... kenapa ada Rio juga di sini... ?" tanya Ara kepada Leo.


"biar aku yang jelasin" ucap Rio.


"ya udah jelasin " ucap Ara pula.


"Ara aku tahu kita udah putus, aku juga gak berharap kok bisa kamu terima jadi pacar lagi ,aku tahu dari dulu pria yang kamu cintai cuma Leo, kamu ingin bisa bersama dia terus kan. Aku siap Ra, aku setuju Leo pakai tubuh aku di saat kita ketemu,aku ikhlas "jelas Rio.


"kamu serius....? " tanya Ara.


"iya aku serius" jawab Rio.


"terus gimana sama kamu Leo...? " tanya Ara kepada Leo.


"em aku setuju" jawab Leo mengangguk dan tersenyum.


Ara membalas senyuman Leo tersebut.


"Ara kamu udah siap....?" tanya Rio.


"em iya siap" jawab Raina.


Rio berdiri dengan tatapan kosong dan tenang, Leo berjalan menghampiri Rio dan mencoba masuk ke dalam tubuh Rio, awal nya sulit dan membuat Ara ketakutan. Karena untuk bisa masuk ke tubuh manusia adalah orang yang benar-benar ikhlas menerima nya.


"Ara apa kamu senang dengan aku yang seperti ini...? " tanya Leo.


"sebenar nya gak terlalu senang" tetapi ya udah lah, cuma ini kan satu-satu nya jalan agar aku bisa tetap sama-sama kamu dan di lihat Yang lain aku sama Rio" jawab Ara tersenyum.


"tapi aku mau di saat aku lagi ada di dalam tubuh Rio ini, kamu jangan melakukan hal yang macam-macam ya, misal nya cium aku" ucap Leo.


" idih yang ada entar kamu lagi nyosor duluan" kata Ara meledek Leo.


"gak, selagi aku ada di dalam tubuh Rio aku akan menahan untuk mencium kamu" ucap Leo.


"terus gimana sama pelukan tadi dan ini...? " tanya Ara menunjukkan tangan mereka yang sedang berpegangan.


"sekali-sekali boleh lah ya, yang penting jangan sama Rio yang asli" ucap Leo lagi.


"Loh emang kenapa...?" tanya Ara.


"ya gak bisa lah, Rio bukan siapa-siapa kamu" jawab Leo.


"iya deh iya" jawab Ara dan bersandar di bahu Leo.


Ara dan Leo melihat pemandangan yang sangat Indah itu dengan rasa bahagia.


...


Ara pulang ke rumah bersama Leo yang masih berada di tubuh Rio.

__ADS_1


Mami Ara yang menyambut kedatangan mereka tersenyum bahagia melihat kemesraan mereka yang terus bergandengan tangan dan tertawa bersama.


"hmmmm anak muda jaman sekarang, berantem dikit bilang nya putus, terus besok nya baikan lagi, mesra lagi" gumam Mami Ara.


"sore Tante" sapa Leo.


"iya sore juga Rio, masuk yuk " aja Mami Ara.


"Leo.... kamu ngobrol-ngobrol dulu ya sama Mami aku, aku mau mandi dulu" ucap Ara.


"Ara kamu panggil Rio, Leo....? " tanya Mami heran.


"eh maksud Ara Rio Mi" jawab Ara menggaruk kepala nya.


"Maaf ya Rio,Ara ini memang suka salah panggil orang"ucap Mami Ara.


"Gak papa Tante Rio paham kok" ucap Leo.


Ara pergi ke kamar nya untuk mandi dan ganti pakaian, sementara itu Leo yang masih berada di tubuh Rio berbincang-bincang dengan Mami Ara di ruang tamu.


"Rio, gimana kabar Mama kamu... ?"tanya Mami Ara.


"baik kok Tante" jawab Leo.


"ohhh syukur lah ,oya kata Orang tua kamu sebelum mereka berangkat, pertunangan kamu dan Ara harus segera di laksanakan lagi" ucap Mami Ara.


"emang Orang tua Rio mau kemana Tante...? " tanya Leo.


"Loh emang nya kamu gak tau Rio...? kata Mama kamu, Mama kamu udah bilang kok dan udah bahas juga soal pertunangan yang akan kita adakan ulang" jelas Mami Ara dan keheranan.


"ya jelas lah aku gak tau Tante, aku Leo bukan Rio" gumam Leo pelan.


"Rio, ada apa....? " tanya Mami Ara yang memperhatikan Leo.


"em gak papa kok Tante, iya Mama udah bilang, Rio lupa karena akhir-akhir ini banyak kerjaan di kantor" jawab Leo.


Bik Sri datang mengantarkan minuman untuk Leo dan Mami Ara.


"silahkan di minum Mas Rio, Nyonya" ucap Bik Sri.


Mami Ara mengangguk.


"terima kasih ya Bik" ucap Leo.


"sama-sama Mas" Jawab Bik Sri dan kembali ke dapur.


"ayo Rio kita minum" ajak Mami Ara.


"uhuk uhuk" Leo terbatuk dan menampakkan ekspresi wajah yang tidak enak.


"kenapa Rio....? kepanasan ya ..? " tanya Mami Ara.


"bukan tante, sebenar nya aku gak suka jahe, dan ini kopi jahe" jelas Leo.


Mami Ara memandang Leo heran.

__ADS_1


***


__ADS_2