Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Semakin Rumit


__ADS_3

"Rio sejak kapan kamu gak suka jahe...? bukan nya kamu paling suka sama kopi jahe ini ,bahkan kopi ini kamu sama Ara yang belikan kemarin" ucap Mami Ara.


Leo terdiam bingung, ia tidak tahu harus menjawab apa.


"Sejak kemarin kita duduk di sebuah restauran, Rio minum teh jahe dan jahe nya terlalu banyak Mi, jadi Rio merasa agak neg dan badan nya gak enak Mi" ucap Ara yang tiba-tiba keluar dari lift.


"iya tante gitu cerita nya" ucap Leo.


"ohhh... tante baru tau,memang iya sih kalau terlalu banyak campuran jahe nya bikin agak neg" ucap Mami Ara.


"iya tante ,kalau gitu Rio pulang dulu ya" pamit Leo.


" loh kok cepet banget, padahal Ara nya baru siap mandi, gak ngobrol-ngobrol dulu" ucap Mami Ara.


"Rio nya ada perlu Mi" jawab Ara.


"iya Tante ada urusan sama Mama" jawab Leo pula.


"kalau gitu hati-hati ya Rio, salam ya buat Mama kamu" pesan Mami Ara.


"iya Tante, Rio pulang dulu ya" pamit Leo.


"Mi Ara antar Rio ke depan dulu ya " ucap Ara.


"sayang ,aku keluar dulu ya dari tubuh Rio .Kamu tunggu aku ya di kamar" ucap Leo menggoda Ara.


"iya sayang " jawab Ara tersenyum.


Leo pun pergi sejenak meninggalkan rumah Ara.


Setengah perjalanan sebelum sampai ke rumah Rio, Leo memberhentikan mobil di pinggir jalan.


Lalu Leo keluar dari tubuh Rio dan Rio pun tersadar.


"enak banget ya loe" puas dong dekat-dekat Ara terus" ucap Rio.


"ya enak dong, tapi gimanapun juga aku mau ucapin terima kasih sama kamu" ucap Leo.


"idih aku kamu, geli tau dengar nya " ejek Rio.


"terserah Loe aja. Sekarang mendingan loe pulang, gue mau ketemu lagi sama Ara dengan wujud asli gue ,hahaha.." ucap Leo lagi dan tertawa.


Rio melajukan mobil menuju ke rumah nya, sementara Leo pergi kembali ke rumah Ara.


...

__ADS_1


Malam hari, Rio merasa gelisah dan tidak dapat memejamkan mata nya.Rio terus memikirkan apa yang sedang terjadi antara dirinya, Leo dan Ara.


"sebenar nya yang aku lakuin ini bener gak sih, walaupun Leo sedang berada di tubuh aku ,aku masih bisa kok rasain sentuhan Ara di saat mereka sedang bersentuhan langsung, ya walaupun aku tau Ara menganggap aku Leo dan udah buat aku cemburu. Jadi sebenar nya aku harus senang atau gimana...? " gumam Rio dalam hati.


"ah udah lah mendingan sekarang tidur aja " ucap Rio lagi dalam hati dan memejamkan mata nya .


...


Ke esokan hari nya Rio menjemput Ara untuk mengantar nya bekerja.


"pagi Ara... " sapa Rio yang bertemu Ara di teras rumah Ara.


"pagi juga Rio" balas Ara.


"yuk aku antarin kamu pergi kerja" ajak Rio.


"gak usah repot-repot Rio, aku bisa kok bawa mobil sendiri.


"eh ada Rio, gak masuk dulu" tanya Mami Ara yang tiba-tiba keluar dari rumah menghampiri Rio dan Ara.


"Pagi Tante" sapa Rio.


"iya pagi Rio, gimana salam Tante buat Mama kamu udah di sampaikan..?" tanya Mami Ara.


"udah gak keburu Mi mau masuk, yuk Rio kita pergi" ucap Ara dan mengajak Rio.


Mami geleng-geleng kepala. Ara dan Rio berpamitan kepada Mami dan berlalu dari hadapan Mami Ara.


"Rio kamu ngapain sih pakai jemput segala, aku bisa kok bawa mobil sendiri"ucap Ara.


"kenapa sih Ra...? gak boleh ya kita seperti dulu lagi, aku gak berharap lebih kok selain jadi sahabat kamu. Aku juga sekarang udah rela kan tubuh aku di pakai Leo, kurang apa lagi...?" tanya Rio.


"oke, oke aku tahu tapi gak harus antar jemput setiap hari, aku juga gak minta kok Leo pakai tubuh kamu setiap hari, kita juga kan punya kesibukan masing-masing"jelas Ara.


"iya udah maaf deh ,besok gak lagi. Maafin aku ya " ucap Rio.


Ara pun mengangguk.


"makasih ya.Oh ya Leo kemana...? tumben gak sama kamu" tanya Rio.


"gak tau deh, tadi malam masih sama aku. Tapi pas bangun malah udah gak ada" jawab Ara.


"nama nya juga hantu ya gitu lah, bisa muncul dan menghilang kapan saja,hmm.. bisa di manfaatin ni kayak nya" gumam Rio dalam hati dan tiba-tiba muncul ide jahat dari dalam hati Rio.


Rio menepikan mobil nya dan berhenti,pura-pura terdiam lalu memejamkan mata dan membuka mata nya, sama percis di saat Leo masuk ke dalam tubuh nya.

__ADS_1


"sayang , aku Leo" ucap Rio yang berpura-pura menjadi Leo.


"kamu serius... ?" tanya Ara.


"iya aku serius, maaf ya sayang tadi pagi aku buru-buru pergi karena ada urusan, sekarang aku datang hanya sebentar untuk memberitahu kamu" ucap Leo palsu.


"kalau cuma pamitan kenapa harus masuk ke tubuh Rio...? kan bisa menjadi diri kamu sendiri" tanya Ara heran.


"karena..... " ucap Rio


Rio mendekati wajah Ara, menyeka rambut Ara ke belakang, saat bibir Rio sudah hampir mendekati bibir Ara, tiba-tiba....


"ehem... ehem... " suara batuk dari seseorang di kursi belakang mobil.


Ara dan Rio sontak terkejut dan menoleh ke belakang.


"Leo.... "gumam Ara lalu menatap wajah Rio dengan amarah nya. Rio tertunduk malu dan ketakutan seperti pencuri yang sudah ketangkap basah.


Ara mendorong tubuh Rio dan keluar dari mobil.


"Ara tunggu" panggil Rio.


Ara menghentikan langkah nya, Leo muncul tepat di depan Rio dan Ara.


"kenapa harus lari Ra, kalian lupa kalau aku ini hantu yang bisa muncul tiba-tiba ,kenapa kalian ngelakuin ini...??? tanya Leo.


"gak gitu Leo ,ini semua gak seperti yang kamu liat" ucap Ara.


"jadi seperti apa...?" tanya Leo lagi.


"ini salah gue, gue yang udah pura-pura jad loe untuk mendapatkan kesempatan seperti tadi saat berdua sama Ara, maafin gue Leo ,maafin aku Ara" ucap Rio.


"keterlaluan kamu Rio,jangan pernah kamu temuin aku lagi" ucap Ara dengan amarah nya.


Ara dan Leo pergi meninggalkan Rio.


"aku mau magang dulu, selesai aku magang kita bicarain ini" ucap Ara kepada Leo.


Ara pergi ke Perusahaan tempat ia magang. sementara Leo pergi dengan urusan nya sendiri.


Saat tiba di Perusaan Ara menerima setumpuk pekerjaan dari atasan dan juga rekan-rekan senior nya. Ara merasa tidak fokus karena memikirkan kenapa selalu saja ada masalah yang rumit dengan percintaan nya.


"Ara ini apa-apaan ,jangan mentang-mentang kamu anak magang kamu bisa seenak nya ,ini masalah keuangan, salah sedikit saja bisa fatal akibat nya" ucap Bu Jeni atasan Ara.


***

__ADS_1


__ADS_2