
"dasar cewek gila, dia pikir gue bakalan tergoda lagi sama rayuannya,gak akan pernah"gerutu Beni saat dalam perjalanan pulang.
Beni melajukan mobilnya menuju ke rumah Arka.
ting.. tung.. (suara bel rumah Arka)
Aria yang saat itu sedang berada di ruang TV segera membukakan pintu.
"cari siapa...?"tanya Aria.
"kamu pasti Aria kan, kenalin aku Beni sahabatnya Arka"ucap Beni memperkenalkan diri.
"oh Kak Beni, iya Kak kenalin juga aku Aria adik Kak Arka"ucap Aria.
"iya aku udah tau kok Arka udah cerita"ungkap Beni.
"ya udah ayok Kak masuk"ajak Aria.
"Arka nya ada...?"tanya Beni.
"gak ada, tadi malam pergi, terus pulang sebentar pagi, mandi terus pergi lagi sampai sekarang gak balik-balik"jawab Aria.
"tau gak Arka pergi kemana...?"tanya Beni.
"gak tau Kak, soalnya aku tanya juga jawabannya anak kecil mau tau aja, jaga Bokap baik-baik di rumah, awas ya kalau di tinggal"jawab Aria menggerutu.
"oh...gitu"ucap Beni tersenyum.
"kenapa Kak senyum-senyum, pasti ngeledek kan..?"tanya Aria.
"gak kok, ya udah kalau gitu aku cari Arka dulu ya Ar"ucap Beni.
"gak masuk dulu Kak ngeteh gitu...?"tanya Aria.
"next time aja"jawab Beni.
"ya udah kak hati-hati, bye... "ucap Aria melambaikan tangan.
"bye.. "balas Beni yang juga melambaikan tangan.
...
"sayang, tidak enak ya rasanya cuci darah...?"tanya Mama Nadia.
"gak enak banget Ma"jawab Nadia.
"kamu yang sabar ya, sebentar lagi kamu akan mendapatkan donor ginjal"ucap Mama Nadia.
"hah Mama serius... ?siapa Ma yang ginjalnya cocok sama Nadia...?"tanya Nadia.
"kamu gak perlu tau siapa sayang,Mama juga sebenarnya gak tau. Tapi yang jelas dia ikhlas mau nolong kamu, 2 atau 3 hari lagi udah bisa di lakukan operasi nya"terang Mama Nadia.
"iya Ma, siapa ya orang baik yang mau nolong Nadia tanpa pamrih, Nadia seneng banget Ma"ucap Nadia terharu.
"iya sayang"jawab Mama Nadia.
"Arka kamu masih di sini..?"tanya Nadia yang melihat Arka masuk.
__ADS_1
"iya, kamu udah bangun Nad. Tadi aku cuma keluar bentar cari minum"jawab Arka.
"Ka, kamu pulang aja, pasti kamu capek banget kan"ucap Nadia.
"gak papa Nad aku di sini aja.Jadi kalau ada apa-apa atau kamu dan Tante Jasmine butuh sesuatu kan ada aku"terang Arka.
"tapi kerjaan kamu gimana Ka...?"tanya Nadia.
"Nadia ini tu weekend ,besok juga weekend"ucap Arka.
"iya tetap aja kamu harus istirahat"ucap Nadia.
"hust..udah diem, lagi sakit juga bawel banget ya"ucap Arka.
"Arka, Ma liat tu Arka"rengek Nadia.
Bu Jasmine senyum dan geleng-geleng kepala melihat tingkah laku Nadia dan Arka.
"Mama juga sudah ngomong itu ke Arka Nad, tapi jawabannya ya sama ,Arka tetap mau di sini sampai kamu pulang, tadi pagi Arka hanya pulang sebentar dan datang lagi"terang Mama Nadia.
"makasih ya Ka, kamu baik banget sama aku"ucap Nadia.
"gak perlu makasih Nad, masak iya aku tau kamu sakit terus diam aja gak ngelakuin apa-apa, apa lagi yang tau kamu sakit cuma sedikit, siapa lagi yang bisa jaga kamu"ucap Arka.
"iya sayang, kamu juga sih yang lain tidak boleh tahu, jadi Arka kan yang repot"ucap Mama Nadia.
"Tante, Nadia bukan itu kok maksudnya, Arka sama sekali gak merasa di repotin kok. Oh ya Nad dari tadi Rio WA nih, kamu balas ya, capek nyamar jadi kamu mulu, bingung mau bahas apa"ucap Arka lalu memberikan ponsel Nadia.
"hehehe makasih ya Ka"ucap Nadia.
Nadia cengengesan membaca pesan watshap antara Rio dan Arka.
"kenapa ketawa Nad...?"tanya Arka.
"cocok juga kamu jadi aku, ha.. ha.. ha.. "ucap Nadia tertawa lepas.
"masak sih, kata-kata nya udah pas belum..?kira-kira Rio bakalan curiga gak ya...?"tanya Arka.
"gak lah Ka, tenang aja"jawab Nadia.
...
"sayang aku pulang dulu ya udah sore nih"ucap Leo.
"iya sayang, besok kita jadi kan jalan-jalannya...?"tanya Ara.
"jadi dong, besok aku jemput ya"jawab Leo.
"iya, kalau ada kerjaan mendadak gak apa kok. Kabarin aja"ucap Ara.
"gak lah, besok itu waktunya hang out bareng tunangan aku"ucap Leo.
"oh ya, ya Bagus dong kalau gitu"ucap Ara.
Leo mendekati Ara lalu mencium keningnya.
"Ara, aku sayang banget sama kamu"ucap Leo lalu memeluknya.
__ADS_1
Ara tersenyum dan juga memeluk Leo dengan erat.
"Leo,aku juga sayang banget sama kamu"ucap Ara pula.
"ya udah aku pulang ya, kamu jangan lupa mandi"pamit Leo.
"iya, hati-hati ya sayang, sampai rumah kabarin aku"ucap Ara.
"iya sayang, oh ya ada sesuatu yang mau aku kasih ke kamu nih"ucap Leo.
"apa...?"tanya Ara.
Leo berpura-pura mencari sesuatu dari saku nya dan mengeluarkannya.
"ini dia"ucap Leo sembari menunjukkan jarinya yang berbentuk love korea.
Ara menyambut dan menyimpannya dalam hati sambil tersenyum. Leo juga tersenyum sangat bahagia.
"bye sayang..."ucap Leo.
"bye... "balas Ara.
Ara menunggu Leo berlalu dari pandangannya, setelah itu Ara masuk ke dalam rumah dan menuju ke kamarnya.
...
"Ra, aku ke rumah kamu ya, udah deket nih. Ada yang mau aku bahas sama kamu"pesan wathsap dari Rio untuk Ara.
Ara yang sedang mandi belum melihat pesan wathsap tersebut.
Tidak lama kemudian Rio telah tiba di rumah Ara, Bik Sri langsung naik ke atas untuk memanggil Ara.
tok.. tok.. tok.. (suara ketukan pintu kamar Ara)
Ara yang baru selesai mandi dan masih menggunakan handuk bergegas membuka pintu.
"maaf Non ada den Rio di bawah"ucap Bik Sri.
"suruh tunggu bentar ya Bik, Ara pakai baju dulu"ucap Ara.
"iya Non"jawab Bik Sri.
Setengah jam kemudian Ara turun ke bawah menemui Rio.
"ada apa Yo...?"tanya Ara.
"Ra maaf ya ganggu, ada hal yang mau aku bicarain"ucap Rio.
"soal apa, kenapa gak lewat hp aja...?"tanya Ara.
"gak bisa Ra, ini soal Nadia"ucap Leo.
"kenapa Nadia..?"tanya Ara.
"belakangan ini sikap Nadia beda Ra, aku chat balasannya singkat, acuh tak acuh dan kayak menghindar, bahkan aku ngerasa kadang gak lagi chat-an sama Nadia, setiap aku mau vc di tolak, aku nelpon baru bentar langsung minta udahan, alasan nya mau istirahat, ngantuk, gak enak badan, gak siang gak malam sama aja alasannya, aku mau ke rumahnya juga gak di bolehin Ra"terang Rio.
***
__ADS_1