Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab-302


__ADS_3

Cinta merasakan sedikit lebih tenang ketika ia berada di dalam pelukan suaminya, ia memang saat ini merasakan sangat kesepian karena tidak adanya bu Tania. Karena bagaimanapun juga ia sudah merasa dekat dengan bu Tania semenjak selesai melahirkan, bu Tania juga selalu menjadi teman ceritanya akhir-akhir ini. Kini saat bu Tania tidak ada membuat Cinta merasa kehilangan dan ada yang kurang dalam hidupnya.


"Aku kasihan banget deh Sayang sama Tante Tania, dia sekarang ini nggak bisa ketemu sama Clarissa Karena Om Hernandes nggak ngizinin. Clarissa juga kayaknya kangen banget deh sama neneknya, kamu bisa liat sendiri kan kalau lagi merengek terkadang kita sama sekali nggak bisa mujuk, lama banget baru dia bisa diam. Bahkan kemarin pas kamu lagi gak di rumah, kan Clarissa nangis tuh, aku tunjukkin foto Tante Tania, dia langsung diam," kata Cinta.


"Oh ya? Iya sih tapi mau gimana lagi, gimana pun juga Tante Tania itu kan punya suami. lagian benar Kata Om Hernandes kalau kamu itu bukan menantunya, jadi nggak seharusnya Tante Tania berada di sini," kata Beni mencoba memberikan Cinta pengertian.


"Ya Sayang, mudah-mudahan aja ya Om Hernandes mau membuka hatinya agar mengizinkan Tante Tania untuk datang ke sini, tinggal bersama kita lagi, bila perlu aku pengen ngomong deh sama Om Hernandes," kata Cinta.


Beni terdiam, sebenarnya ia sangat merasa kasihan terhadap istrinya yang merasa kesepian itu dan mencoba memutarkan otaknya memikirkan sesuatu.


"Sayang, mendingan besok aku cariin Baby Sister aja ya buat bantuin kamu jaga Clarissa, kan bisa sekalian nemenin kamu biar nggak kesepian," kata Beni.


"Nggak usah deh Sayang, nggak apa-apa kok aku sendiri aja. Aku juga gak mau terlalu banyak orang baru dan orang asing yang masuk ke dalam rumah kita, apalagi untuk jaga anak kita. Kalau aku butuh temen, kan ada Bibi," kata Cinta.


"Tapi kan Bibi tugasnya masak, beres-beres, nggak bisa selalu menemani kamu seperti apa yang dilakukan sama Tante Tania," kata Beni.


"Iya memang sih, tapi nggak papa. Aku nggak ngerasa kesepian banget kok, kan ada Clarissa yang nemenin aku sambil nungguin kamu pulang kerja," kata Cinta.

__ADS_1


Padahal di dalam hatinya, ia sangat berharap jika yang menemaninya itu adalah bu Tania saja yang sudah dianggapnya sebagai ibunya sendiri. Karena jika mengharapkan ibunya dan ibu Beni pun itu hanya kemungkinan kecil saja bisa terwujud yang membuat Cinta tidak berani untuk berharap banyak. Semenjak bu Tania berada di rumahnya dan selalu menemaninya serta menjaga Clarissa, sejujurnya Cinta merasakan hatinya begitu menghangat karena mendapat kasih sayang yang tulus dari seorang ibu yang sudah lama tidak ia dapatkan dari ibunya. Cinta merasa sangat senang bisa dekat dengan bu Tania meskipun dia bukanlah menantu dari ibu Tania itu.


...


Saat ini Sarah sedang mengalami morning sickness yang luar biasa, tidak seperti waktu ia mengandung Kayla dulu. Meskipun usia kandungan Sarah saat ini sudah memasuki usia 12 minggu, akan tetapi rasa mual dan muntah yang ia rasakan bukannya makin menghilang tetapi semakin menjadi-jadi. Bahkan tubuhnya juga terlihat kurus karena tidak berselera untuk makan. Bryan yang melihat keadaan sang istri itu merasa sangat khawatir dan selalu mengajaknya untuk pergi ke rumah sakit dan memeriksakan dirinya.


"Aku kan udah bilang kalau aku nggak kenapa-napa Sayang, aku gak mau ke rumah sakit," tolak Sarah.


"Tapi aku khawatir banget sama kamu, nggak kenapa-napa gimana sih? kamu bahkan nggak bisa makan sama sekali. Beda banget waktu usia kandungan kamu masih baru kemarin," kata Bryan.


"Yang dibilang sama Sarah itu benar Bryan, kamu nggak usah terlalu khawatir, nanti juga hilang kok. Justru di saat nanti Sarah udah nggak ngerasain hal ini lagi, hal-hal seperti ini akan sangat dirindukan. Sama waktu ibu hamil kamu dulu, bahkan ibu sama sekali nggak bisa makan loh sampai kamu lahir. Ibu juga sempat di infus juga tuh gara-gara nggak bisa makan sama sekali," kata bu Sinta yang tiba-tiba saja menghampiri mereka bersama Kayla.


"Oh ya? Emang bisa sampai separah itu juga ya Bu?" Tanya Bryan.


"Ya bisa dong, bawaan ibu hamil itu berbeda-beda. Bahkan ada lho yang bumil-nya nggak ngerasain apa-apa tetapi malah suaminya yang ngerasain," kata bu Sinta.


"Bisa kayak gitu juga ya Bu?" Tanya Bryan.

__ADS_1


"Ya bisalah, cuma langka," jawab bu Sinta.


"Oh … gitu, tapi aku nggak tega banget Bu lihat istri aku kayak gini, lihat tuh sampai kelihatan kurus," kata Beni.


"Iya, Ibu juga sebenarnya kasian liat kondisi Sarah, tapi Dokter kan juga bilang nggak perlu khawatir, yang penting Sarah harus rutin minum vitaminnya supaya anak dalam kandungan Sarah tetap sehat dan baik-baik aja, dan satu lagi Sarah kamu harus tetap maksain buat makan ya walaupun nggak selera, nggak papa kalau kamu mau muntah tetapi perut kamu ada isinya dibandingkan kamu muntah tetapi dalam keadaan perut kamu yang kosong. Pasti rasanya itu pedih banget kan?" Kata bu Sinta


"Iya Bu, Sarah usahain makan kok biar anak di dalam kandungan aku ini baik-baik aja," lata Sarah sembari mengelus perutnya yang sudah kelihatan sedikit membuncit.


Bryan pun mendekati sang istri dan meletakkan tangan di atas perutnya itu sembari berbicara dengan anaknya yang ada di dalam perut, "Sayang udah dong manja-manjanya, kasian lho Mama sama sekali nggak mau makan. Kamu yang sehat ya di dalam perut Mama, Papa, Mama, Kak Kayla, juga Nenek menunggu kehadiran kamu di dunia, kita akan segera bertemu Sayang."


Bu Sinta dan Sarah hanya tersenyum melihat perlakuan yang sering kali Bryan lakukan. bukan hanya kali ini tetapi seringkali.


...


Sementara itu, saat ini Tama dan Karina sudah dipindahkan di sel yang berbeda meskipun belum ada keputusan sidang. Karina berada di sel tahanan yang bergabung dengan para tahanan wanita yang lainnya dengan berbagai macam kasus. Di sini ia bertemu dengan seorang napi yang merasa dirinya adalah sebagai penguasa, para tahanan wanita yang lain pun sangat menghormati dan takut kepadanya. Berbeda halnya dengan Karina, ia tetap tampak cuek saja dan tidak perduli dengan komplotan wanita itu.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2