Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_58


__ADS_3

"Ara..... "panggil Leo panik.


"Leo tolongin aku"pinta Ara.


Leo berlari dan bingung harus berbuat apa, ia mencoba meraih tangan Ara berkali-kali tapi selalu gagal.Ara sudah putus asa dan hanya bisa menangis.


"maafin aku ya sayang, mungkin ini udah takdir kita untuk bersatu di alam lain nanti nya"ucap Ara terbata-bata.


"sayang jangan ngomong gitu ya,kamu harus bertahan"pinta Leo dan juga menangis.


"aku udah gak kuat lagi sayang"ungkap Ara.


Saat Ara mulai melepaskan tangan nya, tiba-tiba tangan Ara di tarik oleh Leo, dengan sekuat tenaga Leo menarik Ara dan Ara pun berhasil naik dan terjatuh di pelukan Leo.


"sayang kamu gak papa kan...? "tanya Leo.


"gak papa sayang, makasih ya lagi-lagi kamu yang nolongin aku dalam keadaan darurat"ucap Ara.


"syukur lah aku senang kamu selamat"ucap Leo pula dan memeluk erat Ara.


Ara dan Leo merasa sangat bahagia dan saling berpelukan.


"sayang boleh bangun dulu gak"pinta Leo.


"kenapa..? aku berat ya..? "tanya Ara.


"bukan gitu sayang, gak nyaman aja pelukan baring gini"jawab Leo.


"owh..... "gumam Ara dan berdiri.


Leo ikut berdiri dan mereka berpelukan kembali serta Leo mencium kening Ara.


"seandai nya aku gak ajakin kamu kesini, semua ini gak akan terjadi"ungkap Leo yang menyesal.


"gak sayang ini bukan karena kamu, aku aja yang gak hati-hati"bantah Ara.


...


"Ara, sini dulu nak "panggil Mami Ara yang melihat Ara baru pulang kerja.


"ada apa Mi..?"tanya Ara yang menghampiri Mami nya di ruang tamu.


"kamu lembur lagi, kenapa baru pulang..? "tanya Mami Ara pula.


"gak Mi Ara tadi jalan-jalan dulu, sekarang Ara capek banget dan mau bersih-bersih ya Mi"pamit Ara.


"iya Sayang, kamu tau kan Papi jarang di rumah dan dia bela-belain di rumah buat keluarga, tadi Papi nungguin kamu pulang,kamu di telponin gak di angkat, karena kamu gak ada kabar jadi Papi udah berangkat ke Bali, besok ada meeting Pagi"jelas Mami.


"iya Mi maafin Ara ya, hp Ara di silent jadi gak denger, entar Ara telpon Papi "ucap Ara dan berjalan menuju ke kamar nya.

__ADS_1


"jangan lupa turun makan malam ya sayang"teriak Mami Ara.


"iya Mi"jawab Ara.


"dulu aja gak pernah ada waktu, giliran sekarang aku yang sibuk baru ngeluh"gerutu Ara.


"gak boleh ngomel gitu dong sayang, kan sekarang mereka udah berusaha selalu ada waktu buat kamu, Mami kamu udah di rumah terus, Papi kamu udah sering pulang juga kan...? "ucap Leo.


"iya sih, tapi aku kan juga sekarang punya kesibukan"terang Ara .


"sekarang kamu paham kan gimana kondisi orang tua kamu dulu. ..?"tanya Leo.


"iya aku paham kok, jadi ngerasa bersalah sama Papi"ucap Ara.


"iya udah entar telpon dan minta maaf ya sama Papi"perintah Leo.


"oke sayang, aku mau mandi dulu ya. Kamu tungguin aku di sini"ucap Ara saat mereka tiba di kamar.


"oke sayang"jawab Leo.


...


"Nadia lihat ke bawah deh"isi pesan watshap dari Rio untuk Nadia.


Nadia buru-buru membuka tirai jendela dan melihat ke arah bawah.


Rio tersenyum dan melambaikan tangan nya. Lalu Nadia mengambil ponsel dan menghubungi Rio.


"kamu ngapain Rio...? kalau Mama tau gimana...?"tanya Nadia lewat telpon nya.


"aku mau nemuin kamu, aku butuh jawaban"jawab Rio.


"jawaban apa..? "tanya Nadia.


"jawaban atas pertanyaan aku kemarin malam"jawab Rio.


"pertanyaan yang mana... ?"tanya Nadia bingung.


"soal perasaan kamu, kamu temuin aku di taman dekat rumah kamu sekarang, atau aku ketuk pintu dan masuk ke rumah kamu"ucap Rio.


"Rio jangan macam-macam ya"ucap Nadia.


"iya udah turun sekarang"pinta Rio.


"iya, iya, aku turun"jawab Nadia.


Nadia memutuskan panggilan telpon dan bergegas menemui Rio.


Saat akan memasuki taman. Nadia di buat kagum akan indahnya lampu-lampu jalan yang mengiringi langkah nya, semakin ia berjalan tampak semakin Indah dan setelah tiba Nadia di buat semakin kagum akan apa yang Rio persiapkan.

__ADS_1


Rio menyiapkan makan malam romantis bertema garden untuk Nadia.


"Rio kamu yang siapin ini semua...? "tanya Nadia.


"iya, kamu suka...?"jawab Rio dan bertanya pula.


"suka banget, ini romantis banget Rio"jawab Nadia.


"maaf ya kalau selama kita pacaran dulu aku gak pernah kasih kamu kejutan seperti ini, aku seneng kalau kamu suka. Ke depan nya kalau kamu terima aku lagi ,aku janji akan selalu ada kejutan romantis buat kamu"ucap Rio.


"maksud kamu apa...?"tanya Nadia bingung.


"sini deh duduk, kita makan dulu ya"ajak Rio.


Nadia duduk di kursi yang telah Rio siapkan. Rio juga menyewa pemain biola sehingga makan malam mereka benar-benar terlihat sangat romantis.


"Rio aku malu masak makan malam romantis gini aku pakai piyama ,kamu kenapa gak bilang-bilang sih"ucap Nadia.


"gak papa Nad, mau pakai apa pun kamu tetap cantik kok"ucap Rio tersenyum.


Nadia tersenyum malu mendengar pujian dari Rio.


Saat selesai makan Rio mengajak Nadia berdiri tepat di lampu kerlap kerlip yang Rio persiapkan, lampu itu juga tertulis "Nadia i love u"


"Rio ini maksud nya apa...? "tanya Nadia.


"Nadia aku mau ngomong serius sama kamu"ucap Rio memegang kedua tangan Nadia.


"ya ampun dag dig dug banget rasa nya ni jantung"gumam Nadia dalam hati.


"kamu masih ingat kan sama pertanyaan aku malam itu, kamu gak perlu jawab itu. Karena ada yang lebih penting dan aku akan tau jawaban kamu nanti nya"ucap Rio.


"kamu mau ngomong apa...? "tanya Nadia lagi.


"Nadia aku masih sayang sama kamu, aku menyesal udah pernah buat kamu kecewa, seandai nya kamu kasih aku kesempatan sekali lagi dan terakhir ,aku janji gak akan pernah kecewain kamu Nad .Apa kesempatan itu masih ada...?"ungkap Rio dan bertanya.


"Rio aku bingung harus jawab apa sama kamu, aku ragu sama perasaan aku "ucap Nadia dan melepaskan tangan nya dari tangan Rio.


"kenapa...?apa kamu sama sekali udah gak ada rasa sama aku, kamu udah ada pria lain, atau kamu benci sama aku...? "tanya Rio yang mulai bersedih.


"gak gitu Rio, gak sama sekali. Aku gak bisa jelasin ke kamu sekarang, makasih untuk malam ini"ucap Nadia menangis dan pergi meninggalkan Rio.


"Nadia tunggu"panggil Rio.


Nadia terus berlari hingga ia sampai di depan pagar rumah nya, Rio terus mengejar tanpa melihat di sekeliling nya.


"Brak...... "terdengar suara seseorang yang telah di tabrak oleh mobil,pengemudi mobil tersebut melarikan diri. Nadia membalikkan badan nya dan terkejut melihat siapa orang yang tertabrak.


***

__ADS_1


__ADS_2