Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_145


__ADS_3

"maksud kamu apa Nadia...?"tanya Mama Nadia.


"please Ma, Ka, Nadia mau mengakhiri hubungan Nadia dengan Rio dengan cara ini"pinta Nadia.


"kamu udah gila ya Nad, aku gak setuju"ucap Arka.


"ya benar kata Arka, kamu sudah gila ya. Mama juga tidak setuju"ucap Mama Nadia pula.


"Nadia gak mau Rio ngerasa sangat kehilangan Nadia di saat nantinya tiba-tiba Nadia pergi, ini pasti akan kerasa sakit banget buat Rio,cukup mama dan Arka yang udah tau kondisi Nadia dan ngerasa kehilangan Nadia nantinya"ucap Nadia.


"kamu ngomong apa sih,Dokter Herman akan melakukan yang terbaik untuk kamu, kamu pasti sembuh"terang Mama Nadia.


"sudahlah Ma, harapan buat sembuh itu juga kecil kan,butuh biaya yang besar,tabungan Nadia aja gak cukup Ma,Mama juga udah susah payah kerja,nabung,malah habis gitu aja buat pengobatan Nadia,Nadia hanya nyusahin Mama"ungkap Nadia.


Bu Jasmine mendekat dan memeluk Nadia sambil terus menangis.


"sayang,Mama mohon kamu jangan berpikiran yang macam-macam lagi ya,kamu jangan bilang nyusahin Mama,Mama cari uang memang buat kamu,kalau kamu memang sayang sama Mama, kamu harus sembuh, jangan pikirkan dari mana biaya pengobatan kamu, Mama pasti punya solusi nya"ucap Mama Nadia.


"maafin Nadia ya Ma"ucap Nadia.


"Nad, kalau kamu memang gak mau Rio dan yang lainnya nanti ngerasa sangat kehilangan jalan satu-satunya kamu harus jujur ke mereka, terutama Rio"ucap Arka.


"enggak, please Ka jangan kasih tau mereka"pinta Nadia.


"tapi Nad... "ucapan Arka terpotong.


"aku janji sama Mama dan kamu Ka, aku bakalan berusaha untuk sembuh, apa pun pengobatannya akan aku ikutin, tapi tolong jangan bilang apa-apa ke mereka soal penyakit aku dan tolong Mama dan Arka pikirin dulu permintaan aku tadi untuk bersandiwara, aku mau berobat dengan tenang dulu, jadi sembuh atau tidak nantinya aku juga akan ngerasa tenang"pinta Nadia memohon.


Bu Jasmine dan Arka hanya terdiam dan saling berpandangan mendengar ucapan Nadia.


...


"sayang.."panggil Ara.


Ara mengelus rambut Leo yang tertidur di sampingnya dalam posisi duduk.


"terima kasih Tuhan karena aku udah di kasih tunangan yang sangat baik dan bertanggung jawab seperti Leo, aku sayang dan cinta banget sama kamu Leo"gumam Ara dalam hati sambil tersenyum.


"sayang, bangun"panggil Ara lagi sambil menggoyangkan pundak Leo.


"ehm... sayang kamu udah bangun...?"tanya Leo.


"baru aja, kamu gak siap-siap ini udah jam setengah 7"ucap Ara.


"siap-siap apa sayang..?"tanya Leo yang masih setengah sadar.

__ADS_1


"siap-siap kerja dong,emangnya kamu gak kerja...?"jawab Ara dan bertanya balik.


"oh... gak sayang, harusnya kan hari ini aku masih di luar kota jadi gak masalah aku gak ngantor hari ini"jawab Leo.


"gak boleh gitu dong, sama aja kamu gak bertanggung jawab sama Perusahaan, kamu kerja dulu ya, pulang kerja baru kesini lagi"ucap Ara.


"pagi... benar yang Ara bilang Leo, kamu harus kerja, Tante tahu kamu sangat bertanggung jawab atas Ara, tapi ingat ada tanggung jawab kamu juga di kantor,kamu tenang saja di sini ada Tante kok yang jaga Ara, nanti siang Papi Ara juga pulang dari luar Negeri"ucap Mami Ara yang yang baru saja tiba.


"Pagi juga Tante"balas Leo.


"Pagi Mam"balas Ara.


"iya udah Tante kalau gitu Leo pulang dulu ya, siap-siap terus ke kantor"ucap Leo.


"nah begitu dong, nanti sore Ara sudah boleh pulang jadi kamu bisa ke sini lagi jemput Ara.


"beneran Mi...?"tanya Ara kegirangan.


"iya benar sayang,keadaan kamu udah membaik kata Dokter"jawab Mami Ara.


"akhirnya bisa pulang juga, bosen banget Mi ada di Rs"ucap Ara.


"oke siap Tante, Leo pamit ya Tante. Sayang kau pamit ya, kamu jangan lupa sarapan dan minum obat"pamit Leo.


"iya Leo hati-hati ya kamu"ucap Mami Ara.


Leo mencium kening Ara, berpamitan dengan Bu Maria, lalu bergegas pulang ke rumah.


...


Siang hari HRD membawa karyawan baru di hadapan Sarah, yang nanti nya akan menggantikan posisi Sarah.


"Bu Sarah, ini Cinta yang akan menggantikan posisi Ibu nantinya"ucap HRD.


Sarah dan Cinta saling bertatapan dan sedikit terkejut.


"baik Mbak"ucap Sarah.


"saya permisi ya Bu"pamit HRD lalu meninggalkan Sarah dan Cinta.


"wow.. saya cukup terkejut ya"ungkap Cinta.


"Jadi kamu yang akan gantiin posisi saya di sini..?"tanya Sarah kepada Cinta.


"iya memang kenapa,gak salah kan dengan kemampuan saya makanya saya bisa masuk ke Perusahaan besar ini ,sayang banget ya dengan posisi bagus kamu sebagai Asisten Manager harus kamu lepasin gitu aja hanya gara-gara keluarga"ucap Cinta.

__ADS_1


"itu bukan urusan kamu, tau apa kamu soal keluarga, nikah aja belum"ucap Sarah.


"ya memang belum, tapi kalau pun udah saya tidak akan ambil keputusan bodoh kayak kamu,tapi ya udahlah ya nanti kamu berubah pikiran saya juga yang gak jadi kerja"ucap Cinta.


"sabar Sarah sabar"gumam Sarah dalam hati sambil menghela nafasnya.


"itu kamu tau,yang penting sekarang saya yang akan membimbing kamu di sini selama kurang lebih 1 bulan"ucap Sarah.


"oke kalau gitu mohon bantuan nya Ibu Se..ni..or"ucap Cinta dengan angkuhnya.


Para karyawan yang ada di sekitar hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan Cinta.


"duh.. gak banget deh cewek kayak gitu bakalan jadi atasan kita gantiin Bu Sarah"bisik Nia kepada Bunga.


"iya makin gak rela deh Bu sarah risent"ucap Bunga.


"hust...kerja gak boleh gak banyak gosip"ucap Cinta yang membuat semuanya diam karena tidak suka.


"ada apa...?"tanya Bryan yang baru saja tiba.


"oh suami istri ada di perusahaan yang sama toh"ucap Cinta.


"kamu bukan nya cewek gila yang gak tau malu itu ya"ucap Bryan spontan.


"sayang, kamu ngomong apa sih"ucap Sarah.


Spontan Bunga, Nia dan karyawan lain yang mendengarnya tertawa mengejek.


"ngomong apa kamu, kalau gak tau apa-apa gak usah ngomong sembarangan"ucap Cinta.


"apa bedanya sama kamu"ucap Sarah.


...


"Kak aku perhatiin Kakak kenapa diam aja dari tadi..?"tanya Aria.


"anak kecil mau tau aja"ucap Arka.


"hm.. iya deh aku gak mau tau, tapi Kakak mau tau gak soal aku"ucap Aria.


"soal apa...?"tanya Arka.


"aku jatuh cinta Kak"ungkap Aria.


"oh ya sama siapa...?"tanya Arka.

__ADS_1


"sama Kak Rio"jawab Aria penuh semangat.


***


__ADS_2