Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab-323


__ADS_3

Benar saja ternyata pak Hernandes telah mencurigai istrinya itu dan telah menyelidikinya. Bukan hal yang sulit untuk pak Hernandes mencari tahu dan menemukan apa yang sedang terjadi saat ini. Ia benar-benar murka dan langsung saja pulang ke Indonesia untuk menemui istrinya. Bu Tania diberi hukuman tidak boleh keluar sama sekali, ia hanya terkurung di dalam kamarnya. Tidak lama kemudian, pak Hernandes membawa paksa bu Tania untuk pindah ke luar Negeri dan berkumpul bersama dengan Rolan anaknya. Bu Tania benar-benar mati kutu dan tidak tahu harus berbuat apa lagi, sedangkan Bibi yang bekerja di rumahnya juga sudah dipecat. Tidak hanya sampai di situ, pak Hernandes juga menjual rumahnya karena ia sama sekali tak berniat untuk pulang ke Indonesia lagi, sedangkan perusahaannya yang ada di Indonesia juga sudah ia jual kepada pengusaha lain.


Cinta dan Beni yang mendengar akan hal itu pun merasa sangat sedih, tetapi mereka juga tidak dapat memaksakan pak Hernandes untuk meminta bu Tania tetap berada di sini. Bagaimanapun juga Pak Hernandes lah yang lebih berhak, karena bu Tania adalah istri sah-nya. Berbeda dengan Cinta dan Beni yang bukan siapa-siapanya bu Tania. Jangankan keluarga, saudara pun bukan, mereka hanyalah orang asing yang dipertemukan karena sebuah ikatan yang tidak sengaja.


...


Beberapa bulan pun telah berlalu, kini Sarah telah melahirkan anak keduanya yang berjenis kelamin laki-laki. Lengkaplah sudah kebahagiaan Sarah dan Beni karena telah di karuniai sepasang anak yang lucu, pintar dan juga sehat.


Beni juga semakin mencintai Sarah dan menjadi suami yang siap siaga serta selalu membantu sarah untuk menjaga anak mereka. Meskipun bu Sinta ada di rumah mereka dan membantu, tetap saja Beni selalu ikut andil dalam mengurus istri dan juga anak-anaknya itu.


Ia tidak mau melewati momen di mana saat itu ia tidak ikut menjaga dan membesarkan Kayla saat bayi. Dia sangat menyesalinya dan berjanji bahwa hal itu tidak akan pernah terulang lagi, semua itu telah Beni buktikan dengan perlakuannya saat ini.


Bu Sinta sendiri sangat bahagia melihat perubahan sikap Beni sejak ia meminta untuk kembali dengan Sarah. Bu Sinta sebagai orang tua hanya berharap jika anak, menantu serta cucu-cucunya itu akan hidup bahagia hingga akhir hayat.


...

__ADS_1


Sedangkan usia kehamilan Ara saat ini sudah memasuki usia 6 bulan. Ara juga sudah tidak lagi mengalami morning sickness, keadaannya kini sudah sangat kuat ditambah lagi nafsu makan Ara yang bertambah membuat tubuhnya kini sedikit berisi. Bukan hanya itu saja, sikap Ara pun saat ini berubah menjadi sangat sensitif dan dan posesif. Seringkali ia uring-uringan karena hal sepele dan merasa curiga ataupun cemburu terhadap suaminya. Leo sendiri suka dibuat bingung dengan sikap Ara yang bukan-bukan. Belum lagi ia suka mengidam makanan yang aneh-aneh dan tidak ada di Jakarta sehingga Leo harus mencarinya di luar daerah hanya demi sang istri, akan tetapi setelah makanan itu sudah ada di depan matanya, ia sama sekali tidak menyentuh makanan tersebut dan meminta Leo lah yang menghabiskan makanan tersebut. Tetapi meskipun demikian, dengan sangat ikhlas dan sangat senang Leo melakukan itu semuanya demi sang istri dan juga anak yang sebentar lagi akan ia lihat di dunia.


"Sayang," ucap Ara.


"Iya Sayang, kamu mau apa? Mau makan apa? Bisa nggak kalau kamu pengin sesuatu itu pagi-pagi atau siang-siang aja enggak usah malam-malam? Apalagi tengah-tengah malam, kalau di sini nggak ada terus aku sampai cari keluar daerah juga nggak ada, kan kasihan kamu dan anak kita," kata Leo.


"Alah, bilang aja pasti kamu kan yang kewalahan kalau harus cari makanan malam-malam buat aku," kata Ara dengan mode ngambek.


"Bukan seperti itu Sayang, aku cuma nggak mau kalau nanti aku nggak bisa mendapatkan makanan yang kamu mau, anak kita jadi ngences lagi, iya kan?" kata Leo.


"Iya sih, tapi gimana dong Sayang, kadang anak kamu nih yang pengennya tengah-tengah malam," kata Ara.


"Ya udah kalau memang seperti itu," kata Leo.


"Sayang, sekretaris kamu yang baru itu cewek lagi ya?" Tanya Ara.

__ADS_1


"Iya memang benar, kenapa Sayang?" Jawab Rio dan bertanya.


"Bisa nggak sih kalau sekretaris kamu itu diganti cowok aja? Kemarin Karina sekarang cewek lagi, sekarang siapa namanya?" Tanya Ara.


"Namanya Dinda, Sayang," jawab Leo.


"Ya Dinda, pokoknya aku nggak mau ya kamu deket-deket sama sekretaris kamu itu. Kalau meeting di luar, kamu bawa mobil sendiri dan suruh dia bawa mobil sendiri. Atau kalau sama supir, kamu duduk aja di depan sama supir dan dia di belakang sendirian, boleh juga dia yang di depan. Pokoknya aku nggak mau kamu deket-deket sama dia, apalagi sampai kamu berduaan," kata Ara.


Leo menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, sebenarnya sikap istrinya yang sangat pencemburu dan posesif saat ini sangat disukai oleh Leo karena itu tandanya Ara semakin mencintainya, akan tetapi terkadang juga Leo dibuat kewalahan dan bingung sendiri seperti saat dia ini. Bagaimana bisa dia harus jauh-jauh dengan sekretarisnya sedangkan mereka sering bekerjasama. Apalagi Ara merengek memintanya untuk mengganti sekretaris, tidak akan semudah itu karena sekretarisnya sudah terikat kontrak dan harus bekerja sampai masa kontrak berakhir.


...


Sedangkan Sherin dan Arka saat ini sudah berencana akan menikah. Sherin yang sama sekali tidak memiliki keluarga itu pun langsung saja menerima saat Arka melamarnya di depan makam kedua orang tuanya. Sedangkan acara pernikahan mereka nantinya akan digelar sederhana di rumah peninggalan orang tua Sherin sesuai permintaannya.


Pak Boby sendiri sama sekali tidak menolak keinginan sherin dan Arka, ia akan mendukung apapun yang akan menjadi keputusan Arka. Karena ia tidak mau kesalahan masa lalu yang pernah dilakukannya akan terulang kembali. Saat ini ia hanya fokus dengan kesehatannya dengan beristirahat di rumah, perusahaan sudah sepenuhnya ia serahkan kepada Arka. Pak Boby juga ingin melihat anak-anaknya menikah dan hidup bahagia.

__ADS_1


Lantas bagaimana hubungan Aria dan Rio? Sampai saat ini hubungan mereka belum juga ada kejelasan. Aria dan Rio hanya seperti dua orang asing yang tidak saling mengenal, bahkan di saat mereka sedang membuat acara bersama pun, Aria sudah jarang terlihat untuk bergabung bersama mereka. Akan tetapi bukan berarti perasaan Aria untuk Rio sudah hilang, sama sekali belum. Meskipun dalam lima bulan terakhir ini Aria sudah berusaha mati-matian untuk melupakan Rio, tetap saja tidak bisa. Aria tetap kepikiran Rio dan rasa cintanya untuk pria itu bukan hilang tetapi semakin bertambah.


...****************...


__ADS_2