
Ara, Nadia, Leo dan Rio menoleh ke Arka dengan kebingungan.
"maksud kamu apa Ka...?"tanya Ara.
"aku boleh duduk dulu gak...?"tanya Arka pula.
"cari kursi sendiri sana ,loe kan tau kursi nya udah gak ada"ucap Rio.
"Rio..."gumam Nadia dan melirik.
"apaan sih, kan bener"gerutu Rio.
"Ka, ambil kursi kosong itu aja terus duduk sini"ucap Ara menunjuk ke arah kursi kosong.
Arka mengambil kursi tersebut dan hendak duduk di samping Ara.
"eh apaan sih loe, siapa yang suruh loe duduk situ"ucap Leo.
Rio pun membawa kursi nya untuk pindah duduk di samping Nadia.
"maksud loe apa, duduk sini loe"perintah Rio.
Dengan wajah kesal Arka pun menuruti duduk di antara Rio dan Leo.
"Arka maksud kamu tadi apa...?"tanya Nadia.
"aku udah pikirin kata-kata kamu kemaren Nad, lebih baik secepatnya aku kasih tau sama Mama kamu agar pertunangan kita batal sebelum hari H nya"jawab Arka.
Nadia tersenyum bahagia mendengar jawaban Arka.
"maksud nya apa ya, memang loe ada rencana apa...?"tanya Rio.
"maaf aku gak bisa kasih tau ke kalian sekarang, aku cuma minta kalian percaya sama aku, ini yang terbaik. Jadi kalian gak perlu repot-repot lagi cari cara untuk ngebatalin pertunangan ini"jawab Arka.
"please dong Ka kasih tau kita"pinta Ara.
"kenapa harus di rahasiakan dari kita, apa loe mau buat yang macam"ucap Leo.
"nah iya kan pasti,awas aja loe"gertak Rio.
"kalian tenang aja, aku gak akan macam-macam .Nadia sendiri juga belum tau kok apa yang akan aku lakuin"ungkap Arka.
"emang nya iya Nad...?"tanya Ara.
Nadia mengangguk.
"udah lah guys kita percaya aja ya sama Arka, kita juga gak tau kan harus buat apa"pinta Nadia.
"iya bener kata Nadia"sambung Ara.
"kamu percaya sama aku Ra..?"tanya Arka.
__ADS_1
"iya dong, kamu kan sahabat aku. Terus kapan kamu mau ngomong ke Mama nya Nadia..?"jawab Ara dan bertanya balik.
"rencana nya entar malam"jawab Arka.
"iya tau yang sahabatan"gerutu Leo.
...
Setiba nya di rumah, Ara melihat Mami nya sedang menyirami tanaman di halaman depan rumah.
"Hai Mam di mandiin terus tanaman nya"sapa Ara .
"hai sayang, ya iya dong kan tanaman juga butuh mandi biar segar.Kok kamu baru pulang sudah sore begini....?" ucap Mami Ara dan bertanya balik.
"biasa Mi ketemuan dulu sama Leo,sama temen-temen juga"jawab Ara.
"Leo..?"tanya Mami Ara.
"em maksud nya Dika Mi"jelas Ara.
"oh iya Mami pernah kok dengar dari tante Amara kalau panggilan Dika di luar itu Leo, ternyata kamu sekarang panggil nya Leo juga ya"ucap Mami Ara.
"he.. he.. iya Mi"jawab Ara nyengir.
"terus ngapain kalian ketemuan..?"tanya Mami Ara.
"ih Mami kepo deh mau tau aja"ledek Ara.
"hayo.. main rahasia-rahasiaan ya sama Mami"ucap Mami Ara.
"oh begitu"gumam Mami Ara.
"iya Mi"sahut Ara.
"oh ya tadi Mami juga habis dari rumah nya Tante Amara, segala urusan persiapan untuk pertunangan kalian sudah selesai"ungkap Mami Ara.
"oh ya, makasih banyak ya Mami sayang"ucap Ara dan merangkul Bu Maria.
"iya sama-sama, sudah sana gih mandi"ucap Mami Ara.
"iya Mi, Ara udah gerah banget nih,Ara masuk dulu ya Mi"ucap Ara.
"iya sayang"jawab Mami Ara.
...
"Ma ada Arka tuh"ucap Nadia.
"oh ya, ya sudah kamu saja yang temui mungkin ada yang mau di bahas menjelang 2 hari lagi pertunangan kalian kan,bilang saja Mama lagi istirahat"ucap Mama Nadia.
"tapi Arka mau ketemu Mama juga"ungkap Nadia.
__ADS_1
"memang ada apa...?"tanya Mama Nadia.
"gak tau Ma, Arka cuma bilang ada pesan dari Papa nya. Arka juga baru mau bilang ke Nadia Ma sekalian kasih tau ke Mama"terang Nadia.
"oh begitu, oke sebentar lagi Mama keluar ya. Kamu duluan saja temenin Arka nya dulu"ucap Mama Nadia.
"oke Ma"jawab Nadia.
Nadia pun kembali ke ruang tamu menemui Arka, tidak lama kemudian Bu Jasmine juga datang menghampiri mereka.
"malam Tante"sapa Arka.
"malam Arka"balas Mama Nadia.
"ada apa Arka, kata Nadia ada yang mau kamu sampaikan, pesan dari Papa kamu ya...?"tanya Mama Nadia.
"sebelum nya Arka mau minta maaf dulu sama Tante dan Nadia karena ganggu malam-malam begini, Arka mau sampaikan sesuatu yang harus nya dari kemarin Arka sampaikan"ucap Arka.
"tidak Arka, kamu sama sekali tidak mengganggu"ungkap Mama Nadia.
"langsung ke inti nya aja Ka"pinta Nadia.
"oke, Tante, Nadia, pertunangan ini harus di batalkan"ucap Arka.
Mama Nadia menatap Arka terkejut mendengar ucapan nya tersebut.
"kenapa Arka, apa alasan nya...? jangan bercanda dong, ini tinggal 2 hari lagi acara nya"tanya Mama Nadia dengan panik.
"Arka gak bercanda Tante, Papa lakukan perjodohan ini bukan beneran mau Nadia jadi menantu nya atau besanan sama Tante, Papa cuma mau balas dendam sama Tante"ungkap Arka.
"maksud kamu apa...?"tanya Mama Nadia.
"balas dendam apa maksud nya...?"tanya Nadia.
Arka menceritakan secara detail tentang masa lalu Papa nya dan Bu Jasmine,tentang Pak Boby yang sakit hati karena berkali-kali di tolak oleh Bu Jasmine.
"Jadi Mama sama Papa nya Arka pernah dekat ,bukan hanya sahabatan...?"tanya Nadia.
"memang Mama dulu dekat sama Pak Boby dan Pak Boby pernah menyatakan cinta nya ke Mama, tapi Mama hanya menganggap Pak Boby sahabat, Mama cinta nya sama Papa kamu Nad, hingga pada saat kita bertemu lagi Pak Boby kembali menyatakan masih cinta sama Mama dan mengajak Mama menikah, Mama menolak dan akhirnya mau menjodohkan kalian"jelas Mama Nadia.
"kenapa gak pernah cerita sih Ma ke Nadia"ucap Nadia.
"maafin Mama, Mama tidak menyangka Pak Boby akan dendam sama Mama dan mau membalas dendam lewat kalian"ucap Mama Nadia.
"maafin Arka ya Tante, harus nya dari awal Arka ngomong ke Tante.Tapi masih ada waktu dan belum terlambat kan Tan"ucap Arka.
"ini bukan salah kamu Arka, tapi yang Tante pikirkan sekarang bagaimana ini, siapa yang akan tanggung jawab sementara undangan pertunangan sudah di sebar, Tante malu karena pertunangan ini akhirnya tidak jadi"ucap Mama Nadia.
"Ma mending malu sekarang, bilang aja di tunda"ucap Nadia.
"iya Tante, masih ada waktu kok buat ngumumin bahwa pertunangan ini batal"sambung Arka.
__ADS_1
"gak perlu, aku yang bakalan tanggung jawab"ucap Rio yang tiba-tiba muncul.
***