SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
segitu berharga aku untukmu


__ADS_3

Alfonso dan Leticia, berjalan ke ruang makan.Alfonso menarik kursi dan mempersilahkan Leticia duduk. setelah itu Alfonso menarik kursi untuk dirinya dan duduk.


Leticia mengambil piring dan meletakkan makanan dipiring Alfonso dan piring nya. lalu, mereka makan bersama tanpa suara hanya bunyi perpaduan alat makan yang digunakan mereka.


Setelah selesai makan, Alfonso berdiri mengambil cangkir dan mengisi air untuk dibawa ke kamar. seperti biasa Alfonso tidak ingin Leticia minum obat diluar kamar.


Leticia dan Alfonso berjalan ke arah kamar. menaiki anak tangga satu persatu.


tangan Leticia meraih handle pintu, lalu pintunya dibuka. Alfonso dan Leticia masuk kedalam kamar.kemudian pintunya ditutup kembali.


Alfonso, meletakkan cangkir yang berisi di atas meja, lalu berjalan ke arah lemari mengambil obat Leticia.


"Sayang, ayo minum obat. "panggil Alfonso, karna Leticia masih merapikan rambutnya didepan kaca.


"Iya, aku akan ke sana." jawab Leticia sambil berjalan ke arah Alfonso.


Leticia menerima obat dari Alfonso dan memasukkan ke dalam mulutnya dan menerima lagi cangkir yang berisi air dan meminumnya.

__ADS_1


Setelah minum obat. Letica menerima botol obat dari Alfonso dan kembali menyimpan lagi di laci lemari.


"Ayo, gosok gigi."ucap Leticia ke Alfonso yang lagi fokus melihat laptopnya.


"duluan aku masih lihat kiriman email sebentar." jawab Alfonso. sambil terus menatap ke arah Laptop.


"ok,,aku duluan."jawab Leticia sambil berjalan ke arah kamar mandi.


Setelah selesai menggosok gigi , Leticia berjalan keluar dari kamar mandi ke arah Alfonso yang masih fokus dengan Laptopnya.


Leticia duduk disamping Alfonso, sambil menunggu Alfonso menyelesaikan pekerjaannya.


"ya, aku hampir lupa."ucap Leticia.


"Hmmmm.., apa yang akan ditanyakan?" Alfonso bertanya.


"kemarin, kamu pernah bilang kalau diluar kamu selalu bermain dengan wanita malam, apa perlakuanmu ke mereka sama seperti perlakuanmu terhadap aku?" tanya Leticia sambil menunjukkan wajah cemberutnya.

__ADS_1


Alfonso, menutup laptonnya. lalu, beralih ke arah Leticia.matanya menatap tajam ke bola mata Leticia tangannya memegang kedua bahu Leticia.


"Aku, memang nakal, aku memang suka bermain dengan wanita malam. tapi, aku tau batasanku. mereka yang menghis*p punyaku, dan aku tidak pernah menghisa*p punya wanita wanita malam itu. ini pertama kali aku melakukan his*pan itu hanya dimilikmu.ya, aku memang tidak suka dikuasai kalo diatas ranjang, jadi akulah yang selalu mendominas.tapi setelah itu aku selalu memeriksa ke dokter. karna, aku tau suatu saat aku akan memiliki istri. aku tidak ingin istriku tertular penyakit yang buruk. tapi saat seminggu kita mau menikah aku berhenti semuanya.aku tidak menyentuh wanita lagi, tidak alkohol dan juga tidak merokok lagi. karna bagiku kamu lah yang terpenting dalam hidupku. aku cuma memiliki kamu dan anak anak kita nanti.jadi aku tidak akan menyia nyiakan itu. kamu sendiri menyaksikan kalau aku hanya sebatang kara yang dikeliling orang orang baik seperti ,para pelyanku yang setia disini, bibi yati yamg merawat aku dari kecil. Bale dan ke empat sahabatku. juga walker, sekarang ada yang utama yang harus aku jaga yaitu tuan putriku Leticia virginia" jawab Alfonso sambil menatap bola mata Leticia.


Leticia menatap Alfonso tak bergeming. bingung harus jawab apa lagi dengan semua jawaba Alfonso berikan ke dia.akhirnya dengan wajah merona leticia.


menatap dalam Alfonso.


"Maaf kalo aku melewati batasanku menanyakan hal yang seharusnya aku jaga sendiri dihatiku."ucap Leticia sambil menunduk.


"Tidak perlu minta maaf, karna seorang istri memiliki hak untuk bertanya dan tahu tentang suaminya." jawab Alfonso sambil menyelipkan rambut Leticia ke belakang telinga leticia.


Leticia, yang puas dengan jawaban Alfonso beralih ke ranjang berbaring sambil menunggu suamimya menyimpan Laptop miliknya.


...----------------...


anggap aja ini visual mereka saat dilaptop tadi🙏

__ADS_1



__ADS_2