
"Ok , kali ini aku maafin kamu. tapi jangan sampai ini terulang lagi." ucap Cia.
Al, yang senang mendapatkan maaf dari Cia.langsung kegirangan. Al, langsung berdiri dari sofa berjalan ke arah lemari mengambil obat Cia. karna jam minum obat sudah lewat dua jam.
"Ayo buka mulutnya aku yg minumkan. aaa...," ucap Al. sambil memasukkan obatnya ke dalam mulut Cia.
Setelah Cia sudah selesai minum obat. Al, mengembalikan obat Cia. dan berjalan ke arah telpon untuk memesan makanan.
Seperti biasa tidak menunggu lama, makanan yang dipesan diantarkan.
Al, dan Cia menikmati makan malam bersama.
Setelah makan malam. Al dan Cia duduk di sofa sambil menonton drama Cia. Al, yang dulunya tidak menyukai drama korea, akhirnya harus mulai terbiasa menonton drama korea.
"Sayang, besok kita akan kembali ke Mansion. kamu tidak keberatan kan? biar aku bisa kerja dengan tenang. kalau meninggalkan kamu di Mansion. karna disana banyak pelayan dan bibi Yati." ucap Al.
"Hmmm, terus bagaimana dengan pemotretanku di california.? jawab Cia sambil menatap Al.
Al, Menggelengkan kepala.
"uda aku batalkan semuanya. kamu lupa?awal kita tunangan aku pernah bilang kamu akan berhenti dari kerjaan kamu, hanya fokus ke aku dan anak anak kita nanti. apa kamu keberatan?" Tanya Al.
Cia, menggeleng.
"Ng, aku ng keberatan. tapi, tidak masalah? karna aku sudah tanda tangan kontrak."jawab Cia.
Cia Yang kwatir nanti akan ada ganti rugi dua kali lipat sesuai isi surat kontrak.
Al,tersenyum.
"Kenapa takut? yang ambil keputusan aku. dan yang membatalkan aku. kamu lupa siapa CEO nya?" jawab Al. sambil menaik turunkan alisnya.
__ADS_1
Cia terkekeh.
"Hehehe... iya aku lupa." jawab Cia. sambil membenamkan kepalanya di dada Al.
"Kamu cukup bayarnya dengan mencintai aku tanpa batas. dengan menjadi istri dan ibu yang baik sebisa kamu. dan jangan lagi mengabaikan aku , dikala aku marah. tapi, berusaha lah bersabar karna karakterku sedikit lebih keras. bukan kah kita sudah berjanji akan sama sama menyelesaikan masalah kalau ada perselisihan diantara kita bukan malah menjauh." jawab Al.
Lalu...,
Al, menundukkan kepalanya. membenamkan kepalanya di curuk leher Cia. menyesap leher Cia. kali ini posisi mereka saling menguntungkan. karna Cia berada dipelukan Al.
Suara sesapan terdengar jelas ditelinga Cia, membuat Cia menggeliat. Al, terus melakukan tanpa memberi jeda waktu untuk Cia.
"Ayo, sayang kita ke ranjang. sudah jam dua belas. saatnya aku berkunjung. kita akan membuat anak anak kita "ucap Al.
Tanpa menunggu jawaban dari Cia, Al sudah mengangkat tubuh kecil Cia ke ranjang.
Dibaringkan tubuh Cia, diatas ranjang, Al mulai melepaskan satu persatu penutup badannya dan membuangnya ke arah sembarangan. saat ini tubuh Al sudah polos tanpa sehelai benang.
"Kenapa?" tanya Al sambil tersenyum.
"Aku, takut. itu yang dibawah gede bangat. kenapa lebat begitu?" jawab Cia dengan masih menutup wajahnya.
Al tertawa.
Hahahah...,
"Semua wanita akan suka sayang. kalo gede dan lebat. itu lebih nikmat"bisik Al ditelinga Cia.
Membuat Jantung Cia berdebar karna suara bisikan Al yang menderu ditelinganny.
"Kamu siap?" tanya Al lagi. sebelum mulai.
__ADS_1
Cia mengangguk dengan menutup kedua tangannya diwajahnya.
"Ditahan ya, awalnya memang sakit. tapi lama lama akan enak." ucap Al lagi.
dan tidak menunggu jawaban dari Cia, Al mulai mengangkat tangan Cia. dan membenamkan bibirnya di bibir Cia.
Menyesap dengan lembut, alih alih Cia menolak karna malu. tapi Al mulai membisik pelan ditelinga Cia.
"Nanti juga akan terbiasa. kita suami istri dan sah. jangan malu." ucap Al disela sela menyesap bibir Cia.
Mata Cia meram melek. Cia mulai mendesah. karna sesapan lembut Al sudah menjalar ke leher Cia.
" Aku naik sayang." ucap Al.
Cia hanya menganguk.
Sebelum naik..,
Al,melepas piyama Cia dan membuang ke sembarangan. tangannya mencari pengait bra dan membuang lagi.
sekarang hanya tersisa celana dan underwear Cia.
Al mulai naik ke atas tubuh Cia.
Al, Mulai membenamkan kepalanya ke curuk leher Cia. dan menyesap dengan lembut Cia mnggeliat tangannya menarik seprei ranjang mulai tidak karuan. seperti biasa Al meninggalkan bekas merah dileher. dan lidahnya mulai menjalar turun ke dada. menyesap dibagian dada.
Al, berubah jadi bayi tengah malam. Cia mendesah, mata Al melihat ke wajah Cia. terukir senyum diujung bibir Al, karna berhasil membuat Cia mendesah.lagi lagi Al meninggal kan kissmark di dada. karna itu kepuasan tersendiri bagi Al.
...----------------...
Maafkan aku karna mereka harus malam pertama, dan ini mafia jadi sedikit ada rate 21+ ya? klo ng suka di skip aja🙏🙏🙏
__ADS_1