
Mendengar Leticia, mengucapkan terima kasih. Alfonso merasa hatinya sangat sedih.
"kenapa mengucapkan terima kasih. ini sudah kewajiban seorang suami.aku tidak ingin melanggar sumpah saya dengan Tuhan." Jawab Alfonso. sambil menggandeng Leticia. mereka berjalan menuju meja yang sudah disiapkan pelayan.
Alfonso mendudukkan Leticia di sofa panjang dan memberikan piring yang tadi sudah meletakan makanan didalamnya, untuk Leticia. lalu, Alfonso mengambil makanannya dan duduk disamping Leticia. mereka mulai sarapan, sambil menonton acara gosip pagi.
Al, tersenyum saat ada berita tentang pernikahan mereka.
"Masih saja dibahas ya sayang, lihat betapa cantiknya kamu."ucap Alfonso. sambil melihat foto pernikahan mereka yang di expos di layar tivi.
"kamu juga tidak kalah ganteng ko." puji leticia. sambil menatap Alfonso. tangannya memgambil obat yang sudah disediakan oleh Alfonso di nakas.
"Aku tau, karna dulu aku ke Club mana pun semua wanita tergila dengan aku, entah itu karna wajahku, keperkasaanku diranjang, atau karna hartaku. aku tidak tau itu. tapi initinya semua wanita saat melihat aku seperti kena daya tarikan magnet," ucap Alfonso sambil menaik turunkan alisnya.
"Ihh..pede. mungkin aja wanita suka karna uangmu. bukan wajah kamu."jawab Leticia kesal.sambil meletakkan cangkir airnya dengan kasar diatas nakas.
Dan beralih duduk ditepi ranjang. tangannya meraih remote tivi dan mulai mengganti chanel drama korea.
"Itu fakta yank." sambung Alfonso. sambil berjalan ke arah nakas mengambil HT,untuk memanggil pelayan membawa keluar piring bekas mereka makan tadi.
"Sepertinya aku lupa, harusnya waktu sebelum kamu menyentuh tubuhku. aku harus minta hasil lab kesehatan dokter." jawab Leticia. dengan wajah kesal. matanya menatap tajam Alfonso.
Alfonso, yang melihat Leticia memasang wajah kesal. entah, itu karna cemburu atau karna memang kwatir.
Alfonso, langsung beralih ke laci nakas, dan mengambil amplop berwarna coklat, lalu kembali datang mendekati Leticia sambil tersenyum.
"Karna, itu aku setiap bulan aku tidak pernah absen melakukan pemeriksaan kesehatan di dokter Louis.kemarin juga sebelum aku menyentuh kamu aku juga sudah melakukan pemeriksaan.ini hasil labnya yang kemarin." ucap Alfonso sambil menyodorkan amplop berwarna coklat ke Leticia.
Leticia menatap Alfonso sesaat, lalu menerima Amplop dari tangan Alfonso. Leticia membuka dan membaca semua hasil lab.
"Hmmmmmmm."Leticia berdehem.
"Maaf, kalo kamu tersinggung dengan ucapanku tadi. tapi aku tidak suka mendengar ada wanita yang mendekati kamu selain aku."Ucap Leticia. malu malu.
Mendengar itu Alfonso menaikkan alisnya.
"yeah, i see. are you jealous, right? ( iya, aku mengerti, kamu cemburu benarkan?" jawab Alfonso. dan duduk disamping Leticia sambil melingkarkan tangannya dipinggang Leticia.
__ADS_1
membenamkan hidungnya kecuruk leher Leticia.
"wangi tubuhmu, membuat aku gila." ucap Alfonso sambil menyesap leher Leticia.
Leticia tersenyum.
"Nanti, aku bisa melihat Mansionmu. tapi, aku mungkin akan tersesat. mengingat Mansionmu sungguh besar." ijin Leticia.
"Nanti kamu akan berkeliling dengan aku, kalau kamu lelah kita akan berkeliling dengan minicooperku." jawab Alfonso, sambil tiduran dipangkuan Leticia.
"sungguh, kalo gitu sekarang saja." jawab Leticia antusias.
Alfonso mengangkat kepalanya dari paha Leticia dan berjalan turun.saat hendak menggendong turun istrinya dari ranjang tiba tiba ada suara ketukan pintu dari depan.
Tok...,tok...,tok....
"Masuk." Ucap Alfonso dari dalam dan mendudukkan tubuhnya lagi ditepi ranjang.
Sang pelayan yang sudah mendapat ijin dari Alfonso, segera mendorong pintu dan masuk
Leticia tersenyum, Alfonso hanya diam.
Setelah membersihkan kamar tuannya sang pelayan ijin keluar lagi.
Karna pelayan sudah keluar. Alfonso dengan sigap mengangkat tubuh Leticia dari ranjang. dan berjalan keluar kamar.
"Turuni aku."ucap Leticia. sambil memukul pelan dada Alfonso.
Karna Leticia menolak digendong, dengan perlahan Alfonso menurunkan Leticia didepan pintu.
Alfonso dan Leticia berjalan keluar, menuruni anak tangga.
"Pelan, nanti jatuh.apa sudah tidak terasa sakit?" tanya Alfonso. sambil menuruni anak tunggu mengikuti Leticia dari belakang.
"Sedikit terasa aneh. tapi tidak seperih kemarin." jawab Leticia sambil terus menuruni anak tangga.
"Aku akan menyuruh Bale mengeluarkan mobil untuk kita berkeliling Mansion. ke taman belakang saja dulu. karna kalo keliling semua akan memakan waktu seharian penuh." Sahut Alfonso.
__ADS_1
"Ok, tidak masalah. apa dibelakang ada taman bunga. sudah lama aku tidak menghirup bau bunga di tamanku." jawab Leticia antusias.
"Ada, kamu silahkan pilih bunga mana saja yang kamu suka." jawab Alfonso sambil menaik turunkan alisnya
flashback.
Taman bunga dimansion, ditanam sendiri oleh bunda Alfonso, ada berbagai macam bunga ditanam.dulu setia pagi dan sore Alfonso dan dan kedua orang tuanya selalu bercengkrama disana sambil menikmati indahnya bunga ditaman.dan setelah sang bunda tiada taman itu terus dirawat hingga saat ini.karna Alfonso tidak ingin kenangan kedua orang tuanya dihilangkan dimansion.
*******
taman ditengah tengah Mansion
tampan belakang dekat ruang rahasia Alfonso.
taman didekat pintu latihan menembak Alfonso.
bagia parkir koleksi mobil mewah Alfonso.
tanaman khusus teratai dan kolam ikan disini ada mini bar
tampak pintu utama Mansion.
******
Al dan Leticia berkeliling ke tempat tempat kenangan Alfonso dan kedua oramg tuannya.
__ADS_1