
"Ya sudah kamu boleh keluar, dan jangan lupa untuk terus menyelidiki. dan perintahkan lebih banyak anak buah lagi berjaga dimarkas Lion club." Perintah Alfonso pada Nuel.
"Baik tuan. " dan berjalan keluar dari ruangan Alfonso.
Glen sibuk dengan menelpon orang kepercayaannya, untuk menyelidiki di mana anak dari Mason. tidak lupa memerintahkan Ethan salah satu orang kepercayaannya untuk mengawal Stefani secara diam diam dari jarak jauh.
Glen melakukan itu karna dia tidak mau hal buruk terjadi pada Stefani setelah mengetahui siapa Stolen sesungguhnya.
******
Hari ini sesuai dengan jadwal Leticia yang harus kontrol lagi, Leticia meminta pada Reno untuk turunkan dirinya di rumah sakit Quironsalud.
"Reno, turunkan aku didepan rumah sakit Quironsalud, aku ada urusan penting dengan salah satu dokter disini." ucap Leticia.
Stefani yang awalnya berpikir kalo mereka semua akan menunggu Leticia diruang tunggu malah kaget dengan apa yang barusan didengar.
"Cia , kamu sendirian? terus nanti pulang dijemput Reno ato bagaimana?" Stefani mulai mencerca Leticia dengan banyak pertanyaan.
"Aku nanti pulang diantar dokter. jadi tidak perlu kwatir dan berhenti memperlakukan aku seperti anak kecil." ucap Leticia dengan nada sedikit meninggi.
"Aku ingin berkencan bukan sedang sakit jadi harus terus dikawal seperti ini, ada saat nya aku ingin waktu sendiri." ucap Leticia.
"Ok baiklah, kalo itu yang kamu mau. tapi ingat kalo terjadi apa apa tolong hubungi kami." ucap Stefani mengalah.
Dan Leticiapun bergegas turun dari mobil berjalan menuju ruangan dimana sudah Leticia daftar melalui online.
sudah pukul 17 sore waktu spanyol. leticia yang mengantri di rumah sakit ruangan dokter Specialis Ahli penyakit dalam. akhirnya namanya panggil.
"Nona Leticia." panggil perawat yang berdiri didepan pintu ruangan dokter.
Mendengar giliran namanya yang dipanggil Leticia berjalan masuk keruangan dokter.
"Sore dokter." sapa Leticia.
" sore juga , silahkan duduk."jawab seorang dokter wanita muda dan mempersilahkan Leticia duduk dikursi pasien didepan dokter.
"Grazias." ucap Leticia. menarik kursi dan duduk.
"Bagaimanan dengan kondisi saat ini?"tanya dokter.
"Aku sekarang lebih banyak merasakn lelah,emosi sering tidak stabil, napas sering sesak, dan kemarin sendi ku semua terasa ngilu." jelas Leticia.
"Ini disebabkan dulu Nona sering komsumsi antibiotik yang mengandung Sulfan dan penesilin. selain obat obatan nona juga mungkin masa kecil kurang memperhatikan kandungan gizi makanan.dan sering terpapar asap rokok dan sinar matahari diatas jam 10 pagi hingga jam 3 sore"dokter mulai menjelaskan satu persatu sebab munculnya penyakit yg dijuluki seribu wajah.
Leticia hanya menghela napas panjang karna dia tidak bisa mempersalahkan Nany yang dulu merawatnya dari sejak usia 2 minggu. saat ditinggal sang bunda, yang memilih tepatnya diculik Sergio. dan sang ayah Mason yang tidak berdaya selain dia hanya kaki tangan Sergio dia juga kwatir kalo Sergio menyakiti Leticia kecil.
Semua sudah takdir yang digariskan Tuhan, mungkin setelah banyak cobaan akan ada kebahagian yang diterima Leticia.
"Setelah hujan akan ada pelangi."pepatah yang sering menjadi motivasi Leticia.
Setelah mendengar banyak penjelasan dari dokter dan menunggu perawat mempersiapkan peralatan untuk pemeriksaan selanjutnya.Leticia memberanikan diri menanyakan lagi dan ingin meyakinkan dirinya.
__ADS_1
"Dokter berapa lama bertahan dengan penyakit ini, dan apakah aku bisa memiliki keturunan?" tanya Leticia dengan penuh harap ada sedikit angin segar.
"Nona bisa memiliki turunan dan bahkan bisa melahirkan normal.soal berapa lama umur Nona biasanya perkiraan penderita penyakit ini minimal 44 tahun bertahan hidup. dan semua kembali kepada diri nona sendiri untuk mengubah pola hidup dan rutin mengkomsumsi obat dengan teratur" jawab dokter dengan senyum terukir dibibirnya.
"Terima kasih dokter akan aku rubah pola hidup dan rutin berobat."wajah Leticia kembali ceria.
"Nona berbaring dulu aku akan melakukan pemeriksaan, hari ini akan adakan pemeriksaan." dokter menjelaskan secara detail.
USG jantung. kita akan mendeteksi aktifitas jantung, menggunakan gelombang suara,sehingga dapat diketahui adanya kerusakan jantung.
Rongent dada untuk mengetahui kondisi paru paru termasuk mendeteksi peradangan dan penumpukan cairannya didalamnya.
Tes darah.lengkap untuk mengukur jumlah tiap jenis sel darah dan mengetahui seberapa baik fungsi ginjal dan fungsi hati.
Tes urine,untuk mengukur kadar protein atau sel darah merah diurine yang dapat menjadi tolak ukur kerja ginjal.
Pemeriksaan ANA.(antinuclear antibody)untuk memeriksa keberadaan sel antibodi tertentu dalam darah yang biasanya dimiliki penderita lupus.
Biopsi,kulit atau ginjal untuk mengetahui ada tidaknya jaringan abnormal pada kulit dan ginjal.
Setelah mendengarkan penjelasan dokter, Leticia berbaring dan mulai melakukn pemeriksaan.
Leticia sudah selesai melakukan pemeriksaan dan sudah menerima resep obat untuk ditebus.
"Baiklah Nona hasilnya sudah keluar semua, dan yang aku harapakan Nona bisa merubah pola hidup Nona dengan menjauhi Alkohol, asap rokok terpapar sinar matahari langsung di jam 10 pagi hingga jam 3 sore."ucap dokter.
Leticia yang fokus mendengarkan penjelasan dokter mengangguk tanda mengerti.
"Terima kasih dokter."ucap Leticia dan berpamit keluar dari ruangan pemeriksaan.
Leticia bangun dan berjalan ke arah pengambilan obat setelah melakukan pembayaran.Leticia berjalan ke depan lobby Rumah sakit, menunggu taxi.
Dan kedua pria berjas lengkap kaca mata hitam, sedang mengawasi Leticia dari jauh.mereka orang suruhan Alfonso.ya sejak mengetahui bodyguard leticia adalah anak buah Mason, Alfonso makin lebih waspada dan memperketat semua penjagaannya.
" Tugas kalian pantau model Leticia dari kejauhan saja, jangan sampe ada yang mencurigai tingkah kalian berdua. tugas kalian melihat dengan siapa dia berinteraksi.ingat jangan sampe tindakan kalian melukai gadis itu."Perintah Alfonso.
Setelah beberapa lama akhirnya taxi yang ditunggu tunggu pun datang.
Ceklek...
Pintu dibuka Leticia, masuk dan duduk dibelakng sopir.
"Selamat malam Nona, ke mana tujuan Nona?"tanya sopir taxi.
"Pak tolong antarkan aku ke alamat xxx ya."ucap Leticia.
"Baik Nona."jawab sopir dan taxi pun berangkat ke tujuan rumah Leticia.
Kedua Pria yang ditugaskan terus mengikuti dari belakang tapi mereka sangat menjaga jarak karna tidak ingin dicurigai.
Setelah berjalan sekitar 1 jam lamanya, akhirnya tiba juga di mansion Leticia.
__ADS_1
Taxipun berhenti.Leticia membuka pintu, dan berjalan kekuar dari taxi, setelah melakukan pembayaran.Leticia berjalan masuk ke ruman miliknya.
"Bos itu kan rumah Mason, tangan kanan Sergio."ucap anak buah Alfonso.
"Berarti dugaan kita selama ini benar Leticia anak dari Mason, dan dia yang ditinggal ibunya sejak bayi usia 2 minggu itu."jawab Ethan.
Ethan mengambil ponselnya dan segera menghubungi Glen.
Drtttthhhh...
Bunyi ponsel Glen, segera diambil Ponselnya diusap layar dan dilihat.
"Ethan? ada apa dia menelpon?" gumam Glen.
menaruh benda pipih itu ditelinga kanannya.
"Hallo, ada apa Ethan?" tanya Glen.
"Bos ternyata dugaan kita benar Nona Leticia anak dari Mason, karna barusan kami mengikuti dia dari rumah sakit, hingga ke tempat tinggalnya. dimana sama dengan tempat tinggal Mason. dan kami coba menanyakan, ke satpam yang menjaga di Mansion ini kalo rumah itu benar rumah Mason dan dia putri dari Mason yang ditinggal ibunya sejak bayi usia 2 minggu." jelas Ethan panjang lebar.
Deg...
Menelan saliva kasar dan melihat ke arah Alfonso yang sejak tadi wajahnya tidak pernah tersenyum, kalo saja ada musuh didepan mungkin sudah dicincang halus oleh Al.
"Ok, ingat terus awasi dan jangan lupa pantau juga Nona Stefani. "Glen memperingati Ethan.
"Siap Bos aku mengert." jawab Ethan.
Klik...
Panggilan diakhiri Glen, mengembalikan lagi ponselnya ke kantong celana miliknya dan berjalan ke arah ke empat pria itu duduk menunggu persiapan mereka ke California.
" Al, ternyat dugaan kita selama ini benar, kalo Leticia anak dari Mason."Ucap Glen.
Mendengar ucapan Glen, Alfonso tetap tenang , beda dengan teman temannya yang membuka mulut mereka dan cepat cepat menutupnya kembali dengan tangan mereka karna kaget.
Alfonso masih tetap tenang meskipun pikirannya sedikit terganggu, tapi Alfonso masih berpikir kembali ke arah tujuan dirinya menjadi Mafia.
"Ya uda terus awasi dirinya, jangan sampe dicurigai dan dia terluka., karna bisa saja dia tidak mengetahui hal ini." jawab Alfonso masih dengan tenang.
********
Setelah semua satu persatu terungkap Alfonso semakin memperketat penjagaan di markas, di perusahaan milik orang tuanya.dan menyuruh orang orang kepercayaan untuk terus menyelediki siapa siapa saja mereka yang terlibat.tentu saja penjagannya hanya dari jarak jauh.
Sudah pukul 7 malam Alfonso ke California bersama Gareth dan Andre.dan
Kevin dan Glen harus tinggal untuk menyelidiki kasus di Spanyol.
Visual Ethan.
__ADS_1
Visual Ethan.
Bab ini 1000 lebih kata.seperti biasa, aku mohon like komen gitf dan votenya terima kasih. semoga semua readers selalu dalam lindungn Tuhan amin🙏