SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
Biarkan aku yang menjaga mereka.


__ADS_3

Alfonso segera keluar untuk mengambil makanan, Leticia juga segera mengambil buku diary di laci nakas. Dia menulis setiap moment dirinya bersama anak anak juga Alfonso.


Alfonso kembali ke kamar dengan membawa napan yang sudah tersusun makanan.Lalu, diletakan di atas meja depan sofa. Setelah meletakkan napan, Alfonso berjalan mendekati Leticia yang sedang sesunggukan. Tangannya memeluk Leticia dari belakang dagunya di topang di ujung kepala Leticia.


''Ayo kita makan, setelah itu minum obat lalu kamu tidur ya.'' lirih Alfonso.


Leticia yang baru menyadari sang suami sedang memeluk dirinya, dengan cepat menutup diary dan meletakkan lagi di laci nakas.


'' sejak kapan berada di sini?" tanya Leticia. sembari memutar badan menatap sang suami.


''Baru saja datang.'' Alfonso berbohong karena dia tidak ingin Leticia tahu.


''Makanan nya sudah ada? yuk kita makan mumpung anak anak lagi tidur.'' ajak Leticia.


''Iya, ayo kita dikasih waktu untuk berdua.'' goda Alfonso lalu mencoel hidung Leticia.


''Iya, dan sekarang posisiku di geser oleh keempat anakmu apalagi Alisha.'' cebik Leticia.


Mereka bergandengan berjalan ke arah sofa untuk makan malam.


''Kamu tetap dihatiku, begiru juga anak anak posisi kamu dan mereka sama dihatiku tidak ada yang aku bedakan.'' jawab Alfonso.


''Aku tahu itu, karena itu kadang aku merasa semua ini seperti mimpi. lelaki yang dulu aku benci ternyata begitu mencintai aku.'' jawab Leticia.


Lalu, Alfonso dan Leticia duduk di sofa mereka mulai makan bersama.

__ADS_1


''Aku, hanya ingin mencintai kamu dan anak anak kita. Karena, aku tahu rasanya hidup tanpa cinta.'' jawab Alfonso, '' sudahlah lupakan masa itu.'' sambung Alfonso lagi.


Leticia bergeming mata indahnya menatap bola mata Alfonso.


''Ajarkan mereka untuk mencintai dan menghormati sesama manusia. kita akan mendidik mereka dengan cinta kasih. Karena, kehidupan hanya di landasi dengam cinta mereka tidak akan tau mengasihi sesama manusia. tetapi jika kita mendidik mereka dengan cinta kasih. maka keempat anak kita akan mengerti apa itu kasih.'' ucap Leticia.


''Iya karena cinta itu egois, bisa membawa kehancuran. maka diseimbangkan dengan kasih agar mereka memiliki kelembutan, dan mengasihi sesama yang berada disekitar mereka.'' jawab Alfonso.


Akhirnya Alfonso dan Leticia selesai makan. Alfonso, seperti biasa mengambil obat Leticia diatas nakas dan membawanya untuk Leticia.


''Obatnya diminum, setelah itu kamu istirahat. biarkan aku yang menjaga anak anak. Karena aku masih periksa laporan yang dikirim Walker." ujar Alfonso.


''Terima kasih, tetapi jangan lupa jamnya mereka minum susu. Nanti bangunkan aku juga biar kita sama sama merawat mereka., hmmm.'' jawab Leticia.


Leticia sudah selesai minum obat. Ia masih duduk di sofa menemani Alfonso sembari membaca novel online di ponselnya.


Lalu Alfonso membawa alat makan yang tadi ke ruang dapur. Alfonso tidak ingin pelayan masuk bukan karena tidak percaya tetapi Alfonso tidak ingin anak anaknya terganggu dengan bunyi pintu yang dibuka tutup.


Selesai mengembalikan bekas alat makan tadi. Alfonso kembali masuk ke dalam kamar.


Ia mengambil ponsel dan laptopnya dan mulai bekerja memeriksa laporan keuangan yang dikirim oleh Walker.


''Kamu sudah turunkan posisi Reno?" tanya Leticia.


''Iya, sekarang dia dibagian marketing.''jawab Alfonso matanya terus fokus dilayar laptopnya.

__ADS_1


''Baguslah nanti besok Nabila akan datang.'' sambung Leticia lagi.


''Iya tetapi malam mereka langsung balik lagi ke Paris. karena Kevin harus mengatasi kerjaan di markas.'' jelas Alfonso.


''Iya enggak apa apa lagian penerbangan hanya dua jam. Kasihan kalau Nabila nginap disini, Nabila masih trauma dengan Reno.'' imbuh Leticia.


''Hmm, aku juga kecewa dengan Reno.'' tutur Alfonso.


Alfonso yang fokus dengan laporan tidak menyadari kalau sang istri sudah tertidur diatas sofa samping Ia kerja.


"Sayang, kamu dengar enggak?" Leticia tidak menjawab.


Alfonso menoleh sembari menggelengkan kepalanya." makanya enggak dijawab, ternyata dia sudah tidur." gumam Alfonso.


Lalu dengan berhati hati Alfonso menggendong Leticia ke arah ranjang, dengan lembut Alfonso membaringkan Leticia disamping Aleijo.Lalu mengecup kening Leticia. " sweet dream sayangku." gumam Alfonso.


Kemudian, Alfonso melanjutkan pekerjaannya. sudah sejam Alfonso bekerja akhirnya alarm berbunyi matanya menatap jam alarm


"Jam anak anak minum susu." batin Alfonso. Lalu, Alfonso menghentikan pekerjaannya. dan bangkit berdiri dari sofa untuk membuatkan susu anak anaknya.


Dengan berhati hati dan berusaha tidak membangunkan Leticia. Alfonso mengangkat anaknya satu persatu untuk meminumkan susu. Selesai memberikan susu karena anak anaknya masih tidur Alfonso melanjutkan pekerjaannya.


Bahkan Alfonso juga mencatat jadwal ganti pampers anak anaknya di ponsel miliknya agar dia tidak lupa.


...****************...

__ADS_1


selamat sore kakak kakak semuanya, apa kabar?maaf mungkin banyak yang bilang bertele tele, tapi ini aku tulis kisah Seorang mafia yang bertemu gadis lupus. dan mafia ini menghabiskan hidupnya untuk mengurus sang istri dan anak anaknya hingga sang istri meninggalkan dia dan anak anak didunia. jujur kalau mau ego aku bisa saja tamatin lalu tulis yang baru untuk dapat cuan. tapi aku sayang bangat sama mafia ini, aku tulis ini aku benar2 observasi sampe belain telpon teman yang berada di sana untuk tahu tradisi spanyol.


jadi, kalau aku tamatin secepatnya jujur ng sesuai alur.😢jaku ingin tamatin sesuai alurnya dan itu kepuasan bagi aku sendiri. walaupun aku tau bayaran mafia ini 100rb aja engga nyampe. kalau aku tamatin cacat aku nulis ng puas😢 Terima kasih. salam santunku😘🙏


__ADS_2