SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
Leticia jatuh pingsan


__ADS_3

Saat, ini di Spanyol. sudah pukul tiga sore waktu setempat. Leticia, yang sudah lama tidur, mulai merasa perutnya lapar. tangannya meraih ponselnya yang terletak diatas nakas dekat ranjangnya.


Dan matanya menatap jam yang menempel didinding kamar.


"Jam tiga sore.. ahh besok Alfonso pulang dan dia akan berulang tahun." batin Leticia yang tidak sabar menunggu suaminya pulang.


Lalu...,


Dengan, semangat menggeser layar ponselnya. dalam hatinya, berharap ada kabar dari suaminya, tapi terselip rasa kwatir kalau saja ada panggilan dari suaminya.dan dia tidak mendengar.


Tapi..,


Harapannya, sia sia karna apa yang dia harapkan tidak ada, kecuali centang biru yang berarti hanya di baca saja semua pesannya yang dikirimkan ke Alfonso dan tidak dibalas lagi.


''hmm.., segitu marah kah dia. hanya karna kemarin aku tidak menerima panggilannya, atau segitu sibuknya dia sampai sampai tidak ada waktu menghubungi aku.'' gumam Leticia.


Leticia termenung diranjang, hatinya gelisah kenapa suaminya baru semalam meninggalkan dirinya saja sudah berubah, rasa takut menghantui diri nya takut apa yang dulu pernah Alfonso ceritakan terjadi lagi.


Alfonso, pernah bercerita kalau banyak wanita diluar sana selalu tergila gila padanya, dan dia sering bermain dengan wanita di club malam.


''Apa, mungkin sekarang dia lagi asyik bermain sama wanita wanita club malam, kalau itu benar saya tidak akan pernah memaafkan dia.'' gumam leticia lagi.


Tapi, saat melihat ke arah perutnya Leticia tersenyum, sambil mengelus perutnya.


"Sayang, daddymu masih sibuk jadi lupa ngasih kabar untuk mommy dan kamu nak." gumam Leticia lagi. untuk menguatkan hatinya berharap semua dugaannya salah.


'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''


Di California. waktu pukul satu tengah malam, Alfonso tiba tiba terbangun,karna perasaannya tiba tiba gelisah.


''Kenapa, aku seperti ini, pada hal badanku cape sekali.kenapa susah sekali buat tidur.ini tidak seperti biasanya.'' gumam Alfonso. dan bangun kemudian duduk ditepi ranjang.


Alfonso berusaha menutup paksa matanya berharap bisa tidur lagi,. tapi itu tetap tidak bisa .


Alfonso mencoba mencari posisi tidur yang nyaman, dengan menutup seluruh badannya dengan selimut tapi tetap tidak berhasil , mencoba tengkurap dengan menutup bantal dikepalanya tetap tidak bisa juga.


" Shiff,.. sepertinya aku butuh pil. tapi aku sudah berjanji. ahhh."teriak Alfonso sambil menarik kasar rambutnya.


Perasaan aneh apa lagi ini muncul tiba tiba seperti ini. Alfonso memutar lehernya karna semua badan pegal semua mencoba meluruskan otot lehernya.


Setelah lama melawan perasaan gelisahnya, akhirnya Alfonso berhasil tidur.


...****************...


Leticia, mencoba menghubungi suaminya. tapi, lagi lagi ponselnya tidak aktif.

__ADS_1


"Ada apa ini, kenapa nomornya selalu tidak aktif setiap kali aku hubungi? kenapa cuma baca saja. aku harap kamu tidak khianati cinta kita." batin Leticia. dan tanpa sadar air matanya menetes membasahi pipinya. dengan cepat Leticia menyeka air matanya.


"Ahh.., aku ng boleh sedih kasihan janinku." batin Leticia lagi.


Saat sedang memikirkan Alfonso, tiba tiba perutnya berbunyi


Kriukk...kriukkk...,


Mendengar perutnya berbunyi karna lapar, Leticia tersenyum sambil melihat keperutnya, dan tersenyum.


"Anak mommy, lapar sayang?" tanya Leticia pada janinnya. sambil mengelus elus perut nya yang masih rata.


" Baiklah sayang, kita keluar ke ruang makan. ya sayang.hari ini yang pintar makan nya." ucap Leticia lagi sambil terus mengelus perutnya.


Leticia berjalan perlahan keluar dari kamarnya, tangannya meraih handle pintu, dan membuka pintu kamarnya.


ceklek...,


pintu terbuka dan leticia berjalan ke arah ruang makan. dengan perlahan Leticia menuruni anak tangga satu persatu.


bibi Yati yang melihat itu, dengan cepat berjalan menghampiri Leticia.


'' Non, hati hati , kenapa tidak memanggil lewat HT saja Non.'' ucap bibi Yati.


''Terima kasih, bibi. saya baik baik saja. jangan berlebihan bibi nanti ada yang curiga. besokkan ulang tahun Alfonso bibi tahu itu kan. dan, aku harap itu masih menjadi rasa kita berdua saja.'' jawab Leticia sambil melempar senyum.


'' Baik, Non saya mengerti dan semua masih menjadi rahasia kita berdua. Non mau makan apa.'' jawab bibi Yati.


'' Hari ini bibi masak apa saja. perut ku terasa lapar sekali, badan ku lemas efek dari semalam saya belum makan, apa apa ya bibi.'' tanya Leticia sambil mengambil buah apel yang tersedia di atas meja,


krenyes..,


bunyi gigitan apel...


'' hmmm..,


Leticia terus menggigit buah apel.


"Apelnya enak sekali bibi." ucap Leticia.


"kalau Non suka , saya kan belanja lagi." jawab Bibi Yati. karna tadi pagi setelah mengurus Letica bibi Yati ke supermarket beli buah.


"Ng, usah bibi. ini juga masih banyak." jawab Leticia sambil terus menggigit buahApelnya.


"Bibi hari ini, bibi masak Apa?"Tanya Leticia yang merasakan kepalanya sakit dan perutnya mulai perih.

__ADS_1


'' Hari ini, bibi masak patela.'ini masakan yang di suka Tuan muda Non." jawab bibi Yati sambil menujukkan masakan nya.


'Tapi..,


Baru saja mencium aroma masakan, sudak membuat Leticia mual dan dengan cepat berlari ke mandi, alhasil buah apel yang barusan masuk di perut dikeluarkan kembali semua.


uekkkk.., wuekk..,


Napas Leticia, tersenggal senggal. semua badanya lemas. air matanya jatuh, dengan cepat Leticia, menyenderkan tubuhnya ke dinding kamar mandi.tangannya mengelus perutnya,


'' Sayang, yang pintar dong. kasihan kamunya sayang, tidak ada nutrisi sama sekali yang kamu makan."ucap leticia pada janinnya .


Bibi yati yang mendengar Leticia muntah segera melesat masuk ke kamar mandi. sambil mengelus punggung Leticia.


" Sini bibi gandeng, bibi uda bikinkan teh herbal." ucap Bibi Yati. sambil erus mengelus punggung Leticia.


" Tapi, bibi. kenapa kepalaku tiba tiba terasa pu___." ucap leticia sambil terbata bata.


Tapi...


Belum selesai bicara Leticia sudah jatuh pingsan dan dengan Cepat Tubuhnya ditahan bibi Yati dan salah satu pelayan yang ikut ke dalam kamar mandi.


"Non.., Non..., Non.., ayo bangun Non." teriak Bibi Yati yang ketakutan. karna bibi yati masih trauma kejadian tiga puluh tahun silam dimana ayah Alfonso tewas tergeletak di lantai.


Dimansion sudah heboh, para pelayan bingung menelpon tuan muda tapi ponselnya tidak aktif.


Dengan cepat salah satu pelayan memanggil Bale dengan sambungan HT.


'' Pak , tolong.nona muda tiba tiba pingsan di kamar mandi.'' panggil pelayan itu pada Bale.


Tapi, karna saat itu ada Andre, dengan secepat kilat, Andre masuk ke dalam Mansion dan menggendong Leticia masuk ke kamar leticia. karna kebetulan siang ini Andre datang memantau situasi di Mansion.



Bibi Yati menangis, takut kalau saja terjadi hal buruk di nona muda.


Setelah Leticia di baringkan diranjang oleh Andre. bibi Yati membawa minyak dan mengoleskan di hidung Leticia.


Lalu,..,


Andre dengan cepat menghubungi dokter pribadi Alfonso. dokter Louis.


...****************...


sabar ini aku crazy up🙏

__ADS_1


__ADS_2