SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
siraman Wine.


__ADS_3

Hari sudah subuh, Al dan teman temannya membubarkan diri dari kejutan Party semalam. mereka berjalan ke kamar masing masing. Al, yang tidak tega melihat Cia kelelahan. dengan sigap menggendong Cia masuk ke dalam kamar mereka.


"Malu, kalau digendong seperti ini."bisik Cia ditelinga Al. saat Al, menggendong dirinya ke kamar.


"Uda, abaikan saja. nanti setiap hari akan seperti ini." bisik Al. sambil mengedipkan matanya.


Cia, yang malu karna banyak mata melihat mereka.menengkupkan wajahnya kedalam dada Al.


Al, berjalan menaiki tangga. semua pelayan yang sibuk membereskan halaman belakang hanya menunduk dan tersenyum.


Ada yang saling menggesekkan sikut ada yang saling berkedip mata sambil tersenyum.


"Ternyata dibalik sikap dinginnya selama ini, tuan kita bisa romantis juga. aku ng nyangka Nona muda bisa merubah sikap tuan muda."ucap salah satu pelayan.


Dan disambut anggukan kepala yang lainnya.


"Iya, semoga tuan kita bahagaia selamanya ya."jawab yang lainnya.


"Amin."serentak mereka mengaminkan harapan mereka.


Pagi ini suasana baru bagi Leticia, setelah masuk ke kamar, dan dikejutkan dengan bunga mawar diatas ranjang, Cia yang digendong Al langsung menuju ke arah kamar mandi. Leticia,dibuat lebih tercengang lagi matanya semakin membulat melihat hiasan mawar putih didalam bathup bahkan ada tulisan Love diatas pinggiran bathtup.dan dikelilingi lilin lilin kecil.


Dan didalam bathup sudah ada campuran minyak dan aroma therapy. semakin membuat Cia tercengang.


"Sayang, apa ini ide kamu."Ucap Cia. sambil menatap mata Al.


"Ng, aku juga malah baru lihat."jawab Al, sambil menurunkan tubuh Cia perlahan ke dalam bathup.


dipinggir bathup sudah ada dua cangkir berisi Wine. karna teman temannya tidak ada yang tahu kalau Al, saat ini sudah tidak beralkohol dan merokok lagi.


Mungkin, karna semalam mereka mabok atau tidak memperhatikan dengan benar. saat ditawar oleh Gareth Alkohol, Alfonsonya hanya diam, tidak menolak,juga tidak diminum demi menghargai usaha teman temannya.


Cia, yang melihat isi cangkir lalu mencium isa cangkir itu.


"Wine, sepertinya menggoda."ucap Cia. sambil melirik Al.


Al, yang mendengar ucapan Cia."menggoda."


Bergegas mengambil cangkir dari tangan Leticia. dan disisihkan dibawah lantai.


"kenapa?tidak boleh hanya pagi ini dan sekali saja."bujuk Leticia.


" Tidak, kesehatanmu lebih penting. " jawab Alfonso.sambil melepaskan bajunya. dan berjalan masuk bergabung dengan Leticia didalam Bathup.


"Kamu, tidak akan minum ini. tapi, tidak dibuang sia sia sayang, akan ada manfaatnya lagi."bisik Al ke telinga Cia.

__ADS_1


"Ha? manfaat! "tanya Cia dalam kebingungannya.


"Ya, kita akan melanjutkan pelajaran kita."jawab Alfonso. sambil berkedip ke arah Leticia.


"Emang nya aku anak sekolahan jadi dibelajari."batin Leticia.


Leticia, hanya diam. karna dia sama sekali tidak mengerti maksud dari Alfonso.sambil terus memainkan busa sabun yang tercampur Mawar putih dan merah didalam bathup.


Al, mulai mengambil cangkir berisi wine tadi. dan mulai menuangkan didada Cia.


Cia, yang sama sekali tidak paham ,kaget dan menatap tajam Alfonso.


"Ko aku disirami wine?" sambil menatap Alfonso.


Tapi, pertanyaan Cia diabaikan Alfonso.dengan lembut Al, membenam kan kepalanya ke dada Leticia. lalu, mulai menyesap Wine yang sudah mengalir didada Leticia,


Bibir Alfonso menyesap dengan lembut, tangan Al mulai menjalar ke pinggang terus ke perut bagian bawah.


Achh....desahan Cia membuat Al tersenyum


"kamu mulai menikmatinya bukan?"bisik Al. sambil memberi gigitan lembut diujung gundukan Leticia.


Leticia berpekik, bukan karna kaget, tapi Leticia merasa seperti ada sengatan yang mengantarnya terbang melayang.


Tangan Al,, menyentuh di bagian Bawah sana. Cia melengguh.


Sambil menatap Alfonso dengan tatapan menggoda.


Al menekan jarinya masuk ke dalam sana, yang sedikit mulai lebih longgar.


"Masih sakit? kita akan melakukan dengan perlahan."bisik Al ditengah tengah desahan nya.


"disini? didalam sini.bagaimana bisa?" Leticia yang merasa bingung melemparkan banyak pertanyaan ke Alfonso.


"Nanti akan terbiasa." jawab singkat Alfonso.sambil terus memberi tekanan yang tidak bisa ditahan.lagi.


Leticia, mendesah, Alfonso terus menyesap membersihkan cairan wine didada Leticia hingga tak tersisa lagi dicangkir.


Sesaat Al menggigit ujung kecil yang menonjol membuat Leticia berpekik.


Lidah Alfonso menjalar naik ke leher tidak lupa menambah tanda merah lagi, yang bekas kemarin belum juga hilang.


Leticia mendesah, melengguh dan mulai memejamkan matanya perlahan.


Bibir mereka saling bertautan lidah mereka saling berputar didalam sana hingga ke rongga mulut.

__ADS_1


Pagi ini suasana dingin Spanyol, membuat Alfonso menggila. jari Alfonso menelusup masuk dalam memberi gesekan aneh, jari Alfonso bermain main disana.


Al, melepaskan tauatan bibir kembali mengecup telinga leticia, semakin menambah gelora didalam sana.


"Oh,. sayang..." bisik Leticia.


Seketika Alfonso menaikkan alisnya,


"Kamu mulai menikmatinya sayang." bisik Alfonso.


Leticia tidak menjawab, hanya desahan dan rengekan meminta yang keluar dari mulut Leticia.


Jari Alfonso terus memberi tekanan aneh dibawah sana sesaat tubuh Leticia terangkat.


Achh...,aku mau pipis.


"Keluarkan."bisik Alfonso dengan mendesah...


Tubuh Leticia menegang, Leticia mendesah, dan menggigit bibir bawahnya menahan tubuhnya.ada pelepasan sempurna keluar bercampur air.


"sayang." ucap Leticia sambil memeluk erat tubuh Alfonso dengan suara mendesah.


Lalu Al menekan tombol bathup. saat ini air dibathup tinggal sedikit. Al, mulai berjongkok didepan Leticia.


Leticia memejamkan matanya tidak kuat melihat milik Alfonso yang besar.


"Aku akan melakukan dengan perlahan sayang." bisik Al sambil mulai menyesap bibir Leticia.dan menekan perlahan miliknya ke tubuh Leticia


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maaf ini sedikit vulgar karna mereka sudah suami istri🙏bisa diskip.


jam 12 up lagi.dan itu kan lebih hot🙏


Mansion Alfonso dari bagian atas



tampak samping



******


Tampak depan.

__ADS_1



__ADS_2