SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
Aku percaya


__ADS_3

Alfonso mulai membunuh satu persatu anak buah Mason. dan Alfonso memberi kode pada anak buahnya untuk tidak melawan, karna Alfonso tidak ingin hal buruk terjadi pada Leticia.


Perlahan, Alfonso melangkah masuk ke dek kapal bagian depan. dimana, kepala Leticia sedang ditodong senjata oleh ayahnya sendiri.


'' Ba..,jing..,an kau Mason.'' umpat Alfonso.


Alfonso tidak bisa menahaan diri untuk berlari ke Leticia dan menarik istrinya kembali dalam pelukannya, dimana tempat yang paling ternyaman bagi Leticia.


tapi...,


Alfonso, masih memikirkan keselamatan Leticia dan ini bukan hanya satu nyawa yang akan diselamatkan Alfonso. melainkan, lima nyawa yang harus Alfonso selamatkan tanpa ada cedera sama Sekali.


'' shiff..,'' maki Alfonso. sambil memikirkan ide.


Setelah, berpikir panjang Alfonso, tau siapa yang diinginkan Mason.


''Baiklah.., aku tau siapa yang si breng..,sek itu inginkan.'' batin Alfonso.


Alfonso, dengan berhati hati dan perlahan, berjalan maju ke depan. dan, kevin menapak pelan disebelahnya sedetik kemudian. dan, bersama sama mereka memperhatikan situasi yang ada dihadapan mereka.


Karna, atas perintah Alfonso dan ancaman dari Mason. saat ini, anak buah Alfonso sudah meletakkan senjata semua, dan mengangkat tangan ke atas diperahu mereka masing masing.


''Mereka, hanya tinggal bertiga semua sudah tewas.'' ucap Kevin ditengah tengah suasana genting.


Alfonso menoleh sesaat ke kevin.


''Lakukan sesuai rencana, aku maju dan ingat kamu cepat selamatkan Leticia, karna Mason menginginkan saya tewas didepan Leticia.'' jawab Alfonso.


'' siap beres. tapi, ingat jangan pernah melepaskan Mason sekalipun itu dia ayah dari Leticia.'' jawab kevin, sambil mengangkat kedua jempolnya ke atas.

__ADS_1


Leticia, terus berteriak meminta tolong dan memanggil manggil nama Alfonso.


'' Al.tolong aku. hikzz..., hikz...,'' teriak leticia.


Mason, yang kesal. karna Leticia terus memanggil nama Alfonso, membuat Mason, marah.rambut Leticia ditarik dengan kasar ke belakang hingga menyebabkan Leticia mendengakkan kepalanya ke atas.


Leticia, yang kesakitan terus meneteskan air mata dan menjerit kesakitan. Alfonso yang melihat istrinya disiksa Mason ayah leticia, sangat geram dan mengepalkan kedua tangannya.kalau saja bukan Leticia dan ke empat janin yang diperut leticia, Alfonso tidak perlu berlama lama menyusun strategi seperti ini, yang sangat memakan waktu yang begitu lama.


''Anak bodoh, kau tidak akan ke mana mana.'' teriak Mason ditelinga leticia dengan kejam dan menakutkan.


''Bisakah kau melepaskan rambut ku ini sangat menyakitkan,'' jawab Leticia yang saat ini sudah melupakan panggilan daddy pada mason. Leticia juga sudah lupa kalau dia sempat memiliki seorang ayah.


Karna, Leticia memohon,akhirnya, Mason, mau melepaskan rambut Leticia.Alfonso, yang melihat itu menarik napas lega.setidaknya Leticia tidak kesakitan lagi, sambil menunggu dirinya datang untuk menyelamatkan istri dan anak anaknya.


''Mundur perlahan ke belakang, satu gerakan yang mencurigakan, aku akan membunuhmu. aku, bersumpah akan melakukannya.'' sahut Mason. yang saat ini melupakan keterikatan hubungan darah diantara dia dan Leticia. hanya, karna harta yang mungkin saja bisa lenyap seketika.



''cihh..''Leticia berdecih dan menaikkan ujung bibirnya.


''Anak bodoh! karna, cinta rela bermusuhan dengan orangtuanya sendiri.'' sergah Mason.


Alfonso, membidik senjatanya ke arah Mason.sambil dia dan kevin mengatur strategi.dan menyaksikan semua perlakukan Mason pada Leticia.


Kevin, mendekati Alfonso.


''Tunggu,sebentar.'' ucap Kevin,


''untuk apa?''tanya Alfonso.

__ADS_1


tapi,kevin tidak menjawab.


Alfonso, terus membidik senjatanya ke arah Mason.menunggu saat yang tepat untuk menembak senjata yang digenggam pria iblis itu.tidak ada penembak lain yang lebih baik dari dirinya, dan Alfonso yakin ia bisa melakukannya. tapi, ia tidak bisa menembak selama Leticia masih menghalangi bidikannya.


Tapi..,


Kemudian,karna tidak tahan lagi dengan perlakuan Mason terhadap Leticia.dan tidak sanggup mendengar jeritan Leticia.


Alfonso memutuskan, berjalan keluar dan meletakkan senjatanya. Alfonso berjalan ke arah Leticia dan Mason dengan kedua tangan diangkat ke atas.


''Lepaskan, Leticia! akulah yang kau inginkan.'' ucap Alfonso tegas. tatapannya menatap Leticia, Alfonso menitikkan air matanya, karna melihat istrinya menjadi korban dari perbuatannya.


Mason memalingkan kepalanya'' kau!" ucap Mason.samil membidik senjatanya ke kepala Alfonso.


'' Ya,, aku. Alfonso de armando. suami dari leticia de Armando, putra satu satunya dari Rudolf de armando. saat ini, sudah berada didepanmu.'' ucap Alfonso sambil berlutut lemah tak berdaya dihadapan Mason.


''KAU! beraninya mengganti nama anak saya dengan namamu. ciuhh.'' sahut Mason geram.


Tapi.., Alfonso..tidak peduli kan semua ucapan Mason.


''karna dia istriku.'' lirih Alfonso. pria yang tidak pernah takut mati dan selalu membunuh semaunya. saat ini menjadi tak berdaya, dia sudah melupakan titel mafianya, demi seorang wanita dan calon keempat anaknya,


Leticia yang menyaksikan semuanya, melangkah maju ke depan ingin sekali dia memeluk suaminya.tapi, lagi lagi lengannya masih dipegang erat oleh Mason. dan senjata Mason saat ini sudah berpindah arah di kepala Alfonso yang berlutut tak berdaya dihadapan Mason dengan menganngkat kedua tangannya ke atas.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


visual Glen dan gareth berlari menyelamatkan Leticia.


__ADS_1


__ADS_2