SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
Welcome to home


__ADS_3

Didepan pintu masuk Mansion tertulis.


"Welcome to home."


Dengan diketua Ethan. semua anak buah berjaga dengan rapi didepan Masion. tapi, mereka ada yang menyamar sebagai tukang sapu, tukang penjual es, dan sebagainya.


Agar tidak menimbulkan kecurigaan dari Leticia.


"Vani, kamarnya sudah selesai di hias?" tanya Glen sambil melingkarkan tangannya dipinggan Vani.


"Hmmm, sudah. aku hanya kasih mawar putih diatas ranjang dan dibawah lantai. dikamar mandi didalam bathup aku kasih mawar merah ada campuran minyak esesnse dan aroma therapy kesukaan Cia." jawab Vani sambil menautkan pipinya dipipi kekasihnya Glen.


"Hikzz..m bikin mata sakit saja." gumam Nabila. yang berada diruang tengah juga.


"makanyaa kamu jangan tolak ajakan Kevin menikahi kamu Nab."Ucap Van.


"Aku ng mau buru buru ke Cia, aku mau berpacaran dulu.siapa tau awal nya mereka baik lama lama berubah jadi singa awu." jawab Nab sambil menunjukkan gaya singa menerkam ke Van.


Van, hanya mengangkat bibir atasnya saja karna kesal dengan sindiran Nabila.


"Hikzz,.. anak ini." gerutu Vani kesal.


"Sudah sudah.., biarin. jangan ditanggapi serius ucapan Nabila tadi. " ucap Glen sambil tertawa melihat Vani dan Nabila yang seperti kucing sama tikus jarang akur kalo bukan di waktu bekerja.


Di taman belakang Mansion, makanan sudah tertata rapi, kolam renang sudah disulap menjadi sangat romantis ada lilin lilin kecil menyala di sana, ada bunga mawar merah dan putih juga bertaburan didalam kolam renang.


Tidak lupa diatas awan kolam renang ada sebuah balon uda besar didalam sana ada sebuah kado istimewa.


"perfect." ucap Gareth.


Sedangkan Andre sedang menghubungi anak buah mereka yang mengawal Alfonso ke Mansion.

__ADS_1


"Bagaimana , tuanmu sudah masuk wilayah Masion belum." tanya Andre.


"Sudah tuan, saat ini mereka mulai masuk ke arah Mansion." jawab anak buah yang mengawal Al dan Cia dari satu kilo mater jarak meter mobil mereka.


Ya, ide surprise ini dari Glen dan teman temannya, karna mereka tau Al tidak memilik siapa siapa lagi selain mereka sejak ditinggal orang tuanya. Al, hanya hidup sebatang kara. dengan ditemani pelayan, bibi Yati dan teman temanya.


Makanya, Al tidak pernah berlaku kasar terhadap anak buahnya kalau mereka gagal menghadapi musuh. Al, tidak seperti mafia mafia lain yang kalau anak buahnya gagal melawan musuh selalu ditembak mati atau dihukum disiksa hingga mati.


Al, selalu berprinsip. kalau kalah dari musuh ya sudah. berarti dia perlu membenahi timnya. dia harus mempersenjatai mereka dengan lebih baik dan lengkap lagi. tidak perlu membuat mereka merenggang nyawa. karna bos tanpa anak buah sama saja tidak ada apa apanya.


Karna, Al. memperlakukan anak buahnya dengan baik. makanya selama Al, jadi ketua Mafia Red Devil, tidak pernah kalah melawan musuh ataupun gagal dalam mentransaksi barang. karna di Kelompok dia tidak pernah ada yang berani mengkhiananti dia Alfonso.


Tidak seperti Sergio dan Blake. yang selalu menjadi kan anak buahnya tumbal dari ke gagalan mereka.


Karna ,mereka kejam terhadap anak buahnya di kelompok mereka, makanya sering terjadi pengkhianatan didalam jelompoknya.


Hingga menyebabkan mereka ditangkap dan dbunuh oleh Alfonso dan kelompoknya.


Prinsip Alfonso,kalau kita mem perlakukan orang dengan baik, mereka Juga akan memperlakukan kita dengan baik juga.


*****


Diperjalanan masuk ke Mansion Cia, sudah pulas didalam mobil. Al membiarkan Cia tidur, karna semalam Cia dan Al tidur sudah hampir pagi.


Jam sudah menunjukkan pukul satu siang waktu Spanyol.jadi wajar kalo Cia mengantuk.


Al, menyetir sesekali menatap Wajah istrinya yang sangat sempurna menurut Al.


"Aku, beruntung sangat beruntung menikahi kamu. aku berterima kasih ke media yang waktu itu mengambil gambar kita diam diam sehingga kita didesak melakukan konfren press. dan konyolnya lagi aku tanpa berpikir, mengatakan akan menikahi kamu." batin Al.


"Ya, memang. awal bertemu kamu. dan anak buahku mengatakan kamu anak dari Mason aku sudah pikir akan menikahi kamu, tapi bukan atas dasar cinta. melainkan aku hanya ingin menyiksa kamu seperti bagaimana Mason, menyiksa ibuku hingga meninggal didepan aku. tapi, rencanaku menjebak aku sendri."batin Al lagi. sambil mengeraskan rahangnya.

__ADS_1


Mobil sudah didepan pintu Masion. Bale dengan dengan cepat pencet remote pagar. mobil masuk dan parkir dihalaman depan Masion.


Saat Alfonso keluar dari mobil, mata Al membulat melihat tulisan terpasang didepan pintu.


Welcome to Home.


Al, mengerutkan dahi. dan tersenyum." ada ada saja para pelayan ini." batin Al.


Karna Al, tahu teman temannya pergi berlibur dipulau pribadi miliknya yang berada di Hawaii.


flashback.


Kemarim sore saat renang, dan terjadi salah paham antara Cia dan Al. dan saat Cia masuk mandi ada anak buahnya datang memberitahu Kalo Mason ke hawai. dan Glen mengirimkan pesan kalau mereka juga akan ke hawai tadi malam. jadi Al berpikir benar adanya.karna waktu d acara tunangan Al mengatakan kalau dia malam pertama di hotel hanya dua malam saja. karna itu Glen mengatur semua kejutan ini.


*****



visual bathup kamar Alfonso dan Leticia.



visual hiasan kolam renang.



visual kamar leticia dan alfonso.



pesta kejutan dihalaman belakang Mansion.

__ADS_1


hidangannya



__ADS_2