SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
baby Daddy akan berkunjung


__ADS_3

Dengan hati hati Alfonso, membaringkan tubuh Leticia diranjang. kemudian dengan perlahan naik ke atas Leticia, menyesap bibir Leticia dengan begitu lembut, dengan dalam semakin dalam, saling bertautan lidah didalam sana hingga ke rongga mulut.


lalu..,


Alfonso, beralih dengan perlahan ke dagu menci..um.. dengan penuh cinta. beralih turun lagi ke leher, Alfonso membenamkan wajahnya ke curuk leher Leticia dengan lembut tanpa tergesa gesa, meninggalkan bekas bekas merah dileher.


membuat Leticia mengeluarkan suara des..,ahan yang begitu indah dibalik telinga Alfonso membuat Alfonso Terhanyut didalamnya.


''mendes..ahlah'' ucap Alfonso sambil terus memberikan kissmark dileher leticia.


dan..,


Tangan Alfonso, mulai melepas piyama leticia dengan pelan kemudian tangannya mencari pengait bra dan melepasnya dan melempar nya ke sembarangan.


Alfonso , mulai menyesap dada Leticia dengan lembut, perlakuan Alfonso malam ini begitu berbeda, menyentuh dengan sangat lembut dan sangat berhati hati berbeda dengan malam malam sebelumnya, yang kalau uda memuncak Alfoso akan melakukan dengan gerakan cepat.


Tapi.., tidak dengan malam ini...


leticia mendes..,ah


achh...,


Alfonso, mulai menyesap dada Leticia, menyapu dengan perlahan, dan lembut,sesekali mengigit ujung kecil berwarna pink dengan lembut.


achhh..,hmmm ouhh..,


des...,sahan....des..,ahan...leticia membuat Alfonso tersenyum.


Dengan gerakan lembut Alfonso menyapu perut yang berisi janin mungil didalam sana, "sayang, daddy akan berkunjung." sapa Alfonso dan memberi kecupan lembut diperut mulus Leticia.


Dengan lembut Alfonso melepas alas tubuh bagian bawah milik leticia dan miliknya hingga menyebabkan mereka menjadi polos tanpa sehelai benang apapun.


Alfonso,membenamkan kepalanya disana menyesap memainkan lidah didalam sana membuat leticia melengguh menggeliatkan badan nya kekiri dan kanan ,tangannya menarik kasar seprei.


sayang.., ouhhh..,,


panggilan mesra diiringan desa..,han semakin membuat alfonso menggila, lidahnya bermain dengan nakal dibawah sana..,


"keluarkan sayang."sambil lidahnya terus mutar didalam sana sesekali memberi gigitan lembut diujung sensitifnya.


Mmmmm.., ahhh..ouch....Leticia melayang tinggi


suara desahan Leticia...


desiran darah mengalir deras bak arus listrik tegangan tinggi...


"tumpah.."


"hmmm kamu tumpah sayang."


Lalu..,


sebelum menekan masuk miliknya dibawah sana, Alfonso masih menyapa bayinya.


"daddy datang sayang."

__ADS_1


lalu menekan dengan berhati hati..


"Sayang kalau merasa tidak nyaman bicaralah, aku akan menghentikannya. hmmmm?"


Sambil perlahan menekan masuk dengan hati hati.


seketika....


Leticia meng...erang....


Acchhh...,


kemudian, Alfonso mulai menggerakkan keluar masuk dengan nikmat,hingga membuat leticia terbang ke awan lagi..


"sayang..."


Alfonso meraih ujungg jemari Leticia, dan meremasnya dengan sempurna.


hingga akhirnya pelepasan itu datang secara bersamaan.


achh...ouh..


"bersama sayang." ucap Alfonso dan menggoyangnya sedikit lebih cepat.


seketika ..,


Alfonso me..leng..guh.. di iringi des,.ahan... Leticia.


Dan secara bersamaan..,


Leticia lemas, Alfonso terkulai disamping leticia namun sebelum terkulai lemas Alfonso mengecup mesra kening Leticia.


"Terima kasih."


Lalu..,


Alfonso memeluk erat tubuh istrinya ke dalam dadanya... dengan tidak membersihkan badan karna cape melepas rindu.




Karna lelah dalam pertempuran panas, Alfonso memeluk erat letica ke dalam dadanya dan terlelap dalam tidur hingga pagi menyapa.


Alarm ponsel berbunyi, Alfonso membuka matanya. lalu bangun dan tangannya meraih ponselnya.


"pukul enam pagi."gumam Alfonso.


Dengan perlahan melepas pelukan leticia, Alfonso turun dari ranjang.dengan berhati hati agar tidak membangunkan Leticia.


Kemudian...


Berjalan ke arah kamar mandi, Alfonso membersihkan dirinya sesaat.


setelah dirinya bersih, dengan langkah perlahan Alfonso berjalan keluar dari kamar dan menuruni anak tangga menuju ke arah dapur.

__ADS_1


Setelah..,


masuk kedalam ruangan dapur.Alfonso, mengenakan apron, berjalan ke arah kulkas, Alfonso bingung harus masak apa yang bagus untuk ibu hamil.


akhinya....,


"ponsel."


"Ahhh untung saja aku bawa ponsel."


Tangannya meraih ponsel yang terletak diatas meja makan, Alfonso mulai membaca menu nutrisi untuk ibu hamil trimeser pertama.


"sop salmon."


"oke baik."


Alfonso, mulai mencari bahan bahan yang akan digunakan memasak sop salmon.


semua bahan dikeluarkan dari kulkas. Alfonso mulai fillet salmonnya.


Lalu...,


mulai mencuci semua bahan.wortel,brokoli, dan salmonnya. setelah selesai membersihkan semua bahannya.


Alfonso mulai memotong semua bahan yang tadi dibersihkan.


Lalu...,


Alfonso mulai menyalahkan kompornya. dan mulai proses mengolah sop salmon.


Leticia yang baru bangun, mencari Alfonso disampingnya, tapi tidak ada.


"hmmm. kemana?" gumam Leticia.


kemudian ...


Leticia, berjalan ke arah kamar mandi, tapi tidak ada juga.Karna sudah lelah mencari Alfonso diruangan kamar tidak ada. leticia memutuskan berjalan keluar baru saja membuka pintu wangi aroma masak sudah tercium dihidung Leticia.


"Hmmmm.., sepertinya enak bangat, jadi lapar." gumam leticia sambil mengelus perutnya.


Akhirnya dengan perlahan menuruni anak tangga.


Leticia, berjalan ke arah dapur mencari aroma masakan yang semakin tercium dengan jelas dihidungnya.


" sepertinya, bibi yati pagi ini masak special." gumam leticia lagi.


Tapi, baru saja satu langkah masuk ke ruang dapur, mata Leticia membulat, Sosok yang dari tadi dia cari dikamar. ternyata sedang berkutat dengan alat masak didapur dengan sangat ulet layaknya chef handal.


Leticia tersenyum bahagia. dan berjalan mendekati sang suami.


Tapi...,


Karna, sibuk masak. Alfonso, tidak menyadari, kalau leticia sudah berada disampingnya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2