SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
30.pelabuhan


__ADS_3

Karna perjalanan antara Spanyol ke California, sangat jauh memakan waktu hampir 9 jam. ketiga mafia ini memilih tidur.


Steward yang sudah mendapat kabar dari Glen, kalo Alfonso dan kedua temannya, sudah berangkat dari Barcelona. dia pun menunggu jam untuk menjemput mereka dibandara California,dengan bersama pacarnya. tepatnya pacar bayarnya untuk menggali berita soal Karla, masih bermain main dikamar Steward.


******


Stolen yang mengetahui kalo, Alfonso sudah berangkat ke California. segera mengabarin Mosan.


diambil ponsel miliknya dari kantong celana, mengusap layarnya dan segera melakukan panggilan keluar.


Stolen memberi kabar dengan Menelpon, karna dia berada diApartemen miliknya.jadi Stolen tidak kwatir, kalo tidak akan ada yang akan mendengarnya atau mencurigai dirinya. diambilnya benda pipih itu dan ditaruh dipipi bagian kirinya,ditelpon sudah 3 kali melakukan panggilan, tetapi tidak di angkat oleh Mason.


Karna merasa Mason sibuk Stolen memilih chat via wa.


"Boss, Alfonso dan kedua temannya sudah berangkat ke California." isi chat Stolen melalui via wa


menunggu hampir satu jam lebih tidak direspon oleh Mason, Stolen memilih pergi ke Markas milik Sergio.dengan mengendari motor gede berwarna merah miliknya dan berpakaian sweater coklat berkaca mata hitam, Stolen pergi ke markas Lion Club.


Karna sudah lama tidak mengendarai motor gedenya, Stolen sangat menikmati suasana udara malam hingga lupa kalo ada mobil yang sedang mengikuti dirinya.


Dua pria berbaju serba hitam mulai mengikuti Stolen dengan mobil dari belakang.


"Nuel, dia ke arah markas Sergio.bukannya tadi dia menelpon seseorang? tanya anak buah Alfonso yang bersama Nuel mengikuti Stolen.


"Sudah kita ikuti saja kita lihat dia ingin bertemu siapa?" jawab Nuel.

__ADS_1


dan Stolenpun tiba di markas Sergio disana Stolen berbicara dengan salah satu anak buah Sergio.


"Hei ke mari." panggil Stolen.ke salah satu anak buah Sergio yang sedang berjaga didepan pintu gerbang masuk markas.


"Ada apa Stolen? " tanya anak buah itu.


"Ke mana Mosan, aku menelpon daritadi ng direspon dichat pun ng direspon."ucap Stolen penuh kekesalan.


"Mosan, sejak tadi keluar bersama boss katanya ada penyelundupan barang dari Alfonso, yang sudah tiba di pelabuhan menggunkan kapal selam milik Alfonso." jawab anak buah Sergio.


Tanpa mendengar jawaban lebih lanjut lagi Stolen memutar balik motornya dan pergi ke arah pelabuhan kapal yang dimaksud dengan kecepatan tinggi.


Nuel dan temannya, yang sejak tadi memantau segera menyusul mengejar dengan kecepatan tinggi juga.


"Zam, kamu fokus mengemudi.kita jangan sampai kehilangan jejak Stolen. aku hubungi Glen dulu, karna akan menimbulkan masalah kalo tidak mengabari mereka yang di Mansion Brich.


Drttthhh...


"Hallo, Nuel. ada apa?" ucap Glen dengan terengah engah.


"Boss kami sedang mengejar Stolen, menurut yang tadi kami dengar dari petcakapan Stolen dengan salah satu anak buah Sergio mengatakan kalo, Sergio dan Mosan sedang ke pelabuhan tempat kapal bersandar. dan sekarang Stolenpun menuju ke arah sana dengan mengemudi motor gede berwarna merah."ucap Nuel.


"Ya aku dan Kevin sedang di Pelabuhan, dan kami belum melihat mereka datang. Kamu segera ke sini dan suruh beberapa anak buah lagi datang ke pelabuhan juga, katakan pada Jose, dan yang lainnya tetap stay di Markas ya." tegas Glen.


"Baik Bos. "ucap Nuel.

__ADS_1


Klik...


panggilam diakhiri.


Flashback...


Glen dan Kevin memang sejak tadi pulang mengantar Alfonso dan kedua temannya dari bandara. mereka berdua memutuskan balik ke Mansion Brich. sementar makan Glen mendapat telpon dari Ethan. kalo Sergio akan menghalangi pengiriman senjat ke cina. jadi, setelah makan mereka bergegas menuju ke pelabuhan bersama 20 anak buah untuk berjaga jaga kalo ada penyerangan dari Sergio.


"Shif." maki Glen.


"Aku menunggu dirimu disini Sergio, jika kamu ingin mati disini, datanglah segera antar nyawamu aku sudah tidak sabar mencincang tubuhmu satu persatu."Geram Glen.


wajah Glen seketika berubah jadi dingin, mulai mengepalkan tangan.kalo saja ada musuh didepan mungkin wajahnya ng bakal lolos dari amukan Glen.


Beda dengan Kevin yang sejak tadi sibuk mencampur virus dan menyediakan dijarum suntik.ya ini senjata ampuh mereka selain pisau kecil, dan pistol. mereka juga selalu menyediakan senjata bius dan jarum suntik virus.


"Sergio dan Mason, mau ke sini? Tanya Kevin. dengan gaya coolnya dan sedikit sinis.tapi tetap fokus ke campuran obatnya.


"Ya. tadi menurut Nuel. Stolen ke sana mencari Mason, dan ternyata Mason ng ada . malah anak buahnya yang jaga disitu mengatakan kalo Sergio dan Mason sedang menuju ke arah pelabuhan."jelas Glen.


"Ya biarkan saja mereka datang. kita mau lihat siapa yang akan tewas duluan.lagian kitakan sudah berapa hari ini tidak melakukan aksi."ucap Kevin dan bergidik geli.


Glen juga mengangguk, sesekali menggoyangkan kepalanya mengikuti irama musik yang mereka dengarin sejak tadi didalam mobil.


...****************...

__ADS_1


Penasaran Karla ditangkap?sergio hidup atau mati? terus ya dan jangan lupa seprti biasanya. setelah baca klikπŸ‘.pencet πŸ’–.tinggalkan komentar.jangan lupa ksih hadiah kalo bisa vote yπŸ™πŸ™πŸ™terima kasihπŸ™πŸ™πŸ’πŸ€—πŸ€—


__ADS_2