
Fani dan Nabila yang sudah selesai masak, segera menghidangkan salad sayur di atas meja makan. Tapi, saat sedang menghidangkan di atas meja makan. Alfonso datang.
" pagi, sudah bangun?" sapa Alfonso. sambil tersenyum pada Nabila dan Stephanie.
sejak, menikah dengan Leticia. Alfonso, sedikit demi sedikit mulai merubah diri. Alfonso, sudah bisa menyapa orang dan sudah bisa mulai berbaur dengan orang lain. tidak seperti dulu lagi, di mana Alfonso hanya berteman dengan teman-teman mafianya.
" iya, kita ingin membuat makanan kesukaan Leticia." jawab Stefani. sambil menunjukan deretan gigi putihnya.
mendengar itu, Alfonso melihat Makanan apa yang dihidangkan oleh Stefani dan Nabila.
" Wah, Kebetulan sekali ini makanan kesukaan Leticia. Baru saja aku mau membuat salad ini. Terima kasih ya, sudah peduli dengan Leticia." jawab Alfonso.
Alfonso merasa terharu, dengan perhatian Nabila dan Stefani terhadap Leticia.
" gak usah berterima kasih, Kami senang saat mendengar Leticia hamil. lagian ini tidak seberapa dengan cinta yang Leticia berikan kepada kami." jawab Nabila.
*********
Nabila, yang baru saja kehilangan orang tua, karena kecelakaan, bingung dengan biaya kuliah. sempat terlintas di pikiran Nabila untuk menjadi baby sugar di salah satu klub terkenal di Madrid. begitupun dengan Stefani, yang orang tuanya mengalami kebangkrutan. bingung mencari kerjaan, tanpa sengaja mereka bertemu Reno yang sedang berada di klub malam. Reno, yang waktu itu terpesona dengan penampilan Nabila dan Stefani mulai mendekati mereka. setelah, bercerita panjang lebar akhirnya Reno menawarkan mereka pekerjaan. malam itu juga, Reno menelpon Leticia, kalau ada orang yang mencari pekerjaan. tanpa interview, Stefani dan Nabila langsung diterima bekerja, sekaligus menjadi teman Leticia, hingga saat ini.
*******
" Semalam, sampai jam berapa ya?" tanya Alfonsa.
" Sepertinya semalam mereka sampai pagi." jelas Stefani.
" Oke kalau begitu aku tinggal ke kamar dulu. terima kasih." sahut Alfonso. lalu, Alfonso kembali ke kamarnya. meninggalkan Stefan dan Nabila yang masih di dapur.
Nabila dan StefanI, juga kembali ke kamar mereka untuk membersihkan diri.
Jam, sudah menunjukkan pukul 7 pagi. Leticia dan Alfonso, sudah berada di ruang makan. Nabila dan Stephanie juga sudah bergabung di meja makan.
Alfonso yang bingung, dengan kelima temannya dan juga Reno. yang tak kunjung menunjukkan batang hidung mereka. akhirnya, Alfonso berinisiatif pergi ke kamar mereka. setelah sampai di kamar, Alfonso bingung tidak menemukan mereka di kamar.
" Kemana mereka?" gumam Alfonso.
"hmmm...''
'' jangan, bilang mereka tidur di halaman belakang." gumam Alfonso lagi.
Alfonso, berjalan ke halaman belakang mencari keberadaan Gareth dan teman-teman.
__ADS_1
Mata Alfonso membulat, saat melihat taman belakang porak-poranda. botol minuman kosong berserakan di mana-mana, dan membuat Alfonso tidak percaya saat melihat 5 sahabatnya dan juga Reno sudah terkapar tak berdaya di halaman belakang di atas rumput.
karena waktu sudah pukul jam pukul 8 pagi, ketiga wanita yang sudah lapar menunggu di ruang makan. Alfonso segera mengambil selang, dan menyemprot ketubuh 6 pria yang tidak sadarkan diri itu.
Kevin, dan teman-teman yang merasa tubuh mereka basah. segera bangun, melihat ke sekitar mereka.
" sudah siang?" tanya Walker dengan tubuhnya yang sudah basah segera pergi meninggalkan teman-temannya yang lain berjalan menuju kearah kamar mandi dan membersihkan diri.
begitupun dengan yang lainnya yang merasa tubuhnya mereka sudah basah. karena semprotan air dari Alfonso. Mereka pun bangun menyusul Walker ke kamar mereka masing-masing untuk membersihkan diri.
Alfonso, diam Tidak mau banyak bicara. segera kembali ke dapur menunggu 6 sahabatnya di ruang makan untuk sarapan bersama.
"mereka, tidur di halaman belakang?" tanya Leticia Yang penasaran.
"hmmmm..., ini tidak seperti biasanya. mungkin mereka sudah terlalu mabuk Dan Malas jalan ke kamar." jawab Alfonso menjelas.
''semalam sampai jam berapa?" tanya leticia pada Nabila.
''mungkin pagi, karna aku sama fani, tidur sudah jam satu malam.'' jawa nabila dan diangguki fani.
Setelah membersihkan tubuh mereka. Kevin dan yang lainnya. berjalan ke ruang makan untuk sarapan bersama.
Leticia, yang melihat Glen dan yang lainnya tersenyum.
''mana tau, yang kami tau itu kasur empuk.'' jawab Andre sambil menarik kursi untuk duduk dan begitu juga dengan kevin dan lainnya.
Alfonso, hanya menatap mereka, rasanya dia ingin tertawa. tapi, menahannya lagi.
''sekalian, lain kali tidur dikandang harimau.'' sambung Alfonso.
Canda dan riuh tawa diruang makan, baru terdengar lagi setelah Alfonso menikah dengan leticia.
karna, sejak tuan Rudolf dan catrin meninggal Alfonso, serasa ikut mati. Mansion sepi, berubah jadi tempat yang menyeramkan diruangan bawah tanah yang bicarakan hanya bunuh dan bunuh, bunyi suara tembakan karna Alfonso selalu melatih diruang bawah tanah.
Sekarang, sudah tidak terdengar suara tembakan lagi. atau, Alfonso pulang dengan badan yang penuh darah.
sarapan sudah, selesai disiapkan oleh para pelayan, merekapun mulai sarapan.
tanpa, berbicara, kecuali bnyi perpaduan alat makan mereka.
Selesai sarapan sarapan pagi, mereka semua masih duduk di ruang makan. membahas pertunangan Glenn dan Stefani.
__ADS_1
" Bagaimana hari tunanganmu, kita gelar besok saja. karena, hari ini kita harus menyelesaikan masalah Mason dulu." Alfonso Berkata sambil melirik ke sang istri. yang konsentrasi mendengar perbincangan mereka.
" ya benar Glenn, lagian tubuh kita masih pada capek semua." sahut Andre.
'' bagaimana sayang?kamu setuju.'' tanya Glen meminta persetujuan Fani.
''it's oke. aku enggak malah,aku takut kamu yang tidak sabar.'' sambung fani sambil mengedipkan matanya.
Glen tersenyum dan mendaratkan satu kecupan dipipi Fani.
Setelah semua setuju, pertunangan yang dilaksanakan besok.walker segera pamit pulang,karna ada meting pagi ini di kantor.
begitupun dengan Reno yang hari ini. pertama kali bekerja di kantor. Alfonso.
Alfonso, juga akan menerima stefani dan nabila bekerja diperusahaannya. tapi, dia tidak mau memutuskan sendiri.Alfonso, berencana akan berunding bersama saat pertunangan Glen nanti.
Alfonso, dan Leticia mengantar sahabat sahabat mereka ke pintu depan.
'' Leticia, kami pulang ya. ingat sering sering chatt kami, dan jaga kandungan dengan baik ya.'' ucap stefani. dan mereka saling menautkan pipi kiri dan kanan.
'' siap, sampe jumpa di hari pertunanganmu besok.'' jawab Leticia.
'' Leticia, kamu harus dengar apa yang dikatakan stefani, aplagi, didalam perutmu ada empat bayi, aku pulang dulu ya.'' pamit Nabila. lalu menautkan pipinya dengan pipi leticia.
'' Alfonso, kami pulang. thanks untuk jamuannya. ucap gareth sambil menepuk pelan pundak Alfonso.
'' Siap sama sama.hati hati dijalan.'' jawab Alfonso.
'' bye...,bye.., bye...,
Teriak fani dan nabila yang memang kehebohan mereka sejak masih bersama tidak pernah berubah.
Teman temannya, semua sudah pulang.Alfonso, menggandeng tangan leticia ke arah kamar. seperti jadwal biasanya, letica harus minum obat. dan mereka akan mempersiapkan diri ke markas untuk bertemu mason.
Alfonso, mengambil kan obat untuk memberikan pada leticia. yang sudah menunggu di sofa.
''Minum dulu obatnya.' ucap Alfonso dan memberikan obat untuk leticia.
Leticia, menerima obat dari Alfonso dan diminumnya.
'' kita, segera ke markas. karna setelah dari markas kita akan ke dokter Grace.'' sambung Alfonso lagi yang duduk disamping leticia.
__ADS_1
sejak, penculikan Leticia belum melakukan pemeriksaan lagi. karna leticia beda dengan ibu hamilnya.wanita hamil penderita lupus, akan rutin melakukan pemeriksaan untuk mengetahui, janinnya berkembang dengan baik atau tidak, dan mengecek kondisi leticia, tentang hemoglobin dan tekanan darahnya, karna jika semuanya tidak normal bisa berakibat fatal untuk bayi dalam kandungan leticia.
`