SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
persiapan kejutan.


__ADS_3

"Iya, non saya janji ini hanya rahasia kita berdua.non mau makan apa?biar bibi masakkan. ingat non harus banyak makan biar janin didalam perut non sehat dan non juga kuat." jawab Bibi.


Leticia tersenyum.sambil memandangi wajah bibi Yati.


''Saya, ingin steak bi.'' jawab Leticia.


''Baik, non.berbaring aja diranjang. dan Non, didalam kamar saja. bibi keluar dan bibi sendiri yang masak untuk Non.


kalau Non, perlu sesuatu Non bisa memanggil pelayan ya lewat HT.'' jawab bibi Yati.


Dan...,


Bibi Yati, berjalan keluar dari kamar Leticia. tangan nya meraih handle pintu,


ceklek..,


Pintu kamar dibuka, dengan hati yang sangat bahagia bibi Yati berjalan keluar menuruni anak tangga satu persatu.


Setelah melihat bibi Yati keluar Leticia memikirkan ide untuk memberikan kejutan untuk Alfonso.


Sambil berbaring di ranjang Leticia terus berpikir, akhirnya hampir sepuluh menit berpikir leticia menemukan idenya.


''TADAA..,'' ucap Leticia bahagia.karna sudah menemukan idenya.


Dengan perlahan, Leticia turun dari ranjang. dan berjalan ke arah lemari , Leticia membuka lemari mencari kartu ucapan, dan satu kotak juga pita.


''Hmmm. pena.''gumam Leticia lagi. sambil memijit keningnya.


''oh, di laci nakas.'' gumam Leticia lagi.


Setelah mendapatkan semua yang dibutuhkan. Leticia berjalan dengan perlahan ke arah meja. dengan perlahan mendudukkan tubuhnya disofa Leticia mulai menulis di kartu ucapan.



'*Dear....,


Daddy...


i can' t wait to meet you in eight months and i know mom is looking for ward to


enjoying new adventures with both of us." your Baby.( saya tidak sabar untuk bertemu dengan daddy. dalam sembilan bulan saya tahu ibu sedang mencari lingkungan untuk menikmati petualangan dengan kita berdua. anakmu.)


Setelah menulis dan hasil tespeknya di ikat dengan pita di masukkan ke dalam kotak dengn tulisan .


"Hi daddy...!


I can't wait to meet you.(hai daddy sata tidak sabar menunggu untuk bertemu dengan mu.)



Lalu...,


diikat lagi dengan pita.


''Selesai.''gumam Leticia dengan senyum terukir dibibir tipis berwarna pinknya.

__ADS_1


Leticia, berdiri dari sofa dan berjalan lagi ke arah lemari dan meletakkan kotak kejutan dan kartu yang tepat di laci obat dalam lemari, karna Leticia tau laci itu yang selalu dibuka Alfonso.


Saat Leticia, hendak menutup lemari ada selembar kertas jatuh ke lantai.Leticia mengerutkan dahinya. lalu, menunduk dengan perlahan, tangannya meraih kertas itu.


Karna penasaran Leticia membaca selembar kertas fotocopy itu.


''Akte lahir.''gumam Leticia.


Leticia semakin penasaran membuka lipatan kertas itu.


''Akte lahir Alfonso De Armando. lahir 05- 08--1982. dispanyol. nah. pas kejutan yang istimewa di hari ulang tahunnya.'' gumam Leticia.


lalu..,


setelah ..,


selesai membaca..,


Leticia, mengembalikan lagi lembaran fotocopy akte lahir itu kembali ke dalam lemari.


Dan berjalan lagi, ke arah ranjang.Leticia membaringkan tubuhnya perlahan ke ranjang. sembari menunggu steak pesanan nya yang lagi dimasak bibi Yati. leticia memeriksa ponselnya,


Tangannya menggeserkan layar ponselnya,


''what..,sepuluh kali panggilan suara ,enam kali panggilan video,satu pesan suara.''gumam Leticia.


''Kenapa saya bisa lupa, mengecek ponselku.'' batin Leticia lagi.


'Tapi, wait..''ucap Leticia lagi mencoba melihat secara seksama.


Kemudian..,


Leticia mendengarkan pesan suara dari Alfonso.


Setelah mendengarkan pesan suara dari Alfonso, leticia tersenyum sambil mengeratkan pelukannya ke gulingnya.


''manis sekali ucapannya.'' sambil tersenyum sendiri.


Sementara tersenyum dan mengingat suara mesra dari Alfonso tiba tiba pintu kamarnya di ketuk.


Tok..,tok.., tok..,


''Permisi Non.''


'' iya bi. masuk saja.'' jawab Leticia.


ceklek..,


pintu kamar dibuka bibi Yati.dan berjalan masuk ke dalam kamar Leticia.


''Non, makan dulu ini steaknya.'' ucap bibi Yati sambil meletakkan steak diatas meja.


'' Terima kasih bi.'' Jawab Leticia.sambil menyibakkan selimutnya dan beranjak turun dari ranjang. dengan perlahan berjalan ke arah sofa di mana makanan disiapkan.


Bibi Yati masih berdiri, menunggu di kamar Leticia.

__ADS_1


''Non, uda ng mual dan pusing lagi?''tanya bibi Yati.sambil menyerahkan alat makan ke tangan Leticia yang sudah duduk di sofa.


''Setelah pagi tadi, muntah muntah saya sudah tidak merasakan mual dan pusing sich bi. tapi, semoga saja mualnya sudah tidak lagi ya bi.'' jawab Leticia sambil menerima alat makan dari tangan bibi Yati.


'' o..,ya.. bi.sebelum aku lupa. bibi tolong jangan bilang ke siapa saja soal kehamilan saya ini ya. dan satu lagi mungkin Al akan menelpon bibi. nanti bibi bilang saja kalao saya sehat sehat saja. jangan bilang saya mual atau pusing.karna saya sudah siapkan kejutannya dan kebetulan tadi saya lihat di akte lahir Al. Al lahir di tanggal lima agustus berarti pas esok Alfonso pulang jadi sekalian ini kado ulang tahunnya ' ucap Leticia panjang kali lebar.


yang membuat bibi Yati yang dengar hanya tersenyum bahagia,


Bahagia karna sekarang Alfonso akan menjadi seorang ayah, dan itu akan menambah keramaian di Mansion, bibi Yati juga penasaran dengan reaksi Alfonso saat mengetahui istrinya hamil.


'' Tenang saja Non, saya akan menjaga rahasia ini.''jawab bibi Yati sambil mengangkat kedua jari jempol ke atas.


Leticia terkekeh,,,


Melihat tingkah bibi Yati.


Sambil memotong sepotong steak dan dimasukkan ke dalam mulutnya.


tapi..,


Baru saja mencium aroma steak Leticia sudah mual dan cepat berlari ke kamar mandi.


uekkk...,uekkk..,


Leticia muntah lagi.


badan Leticia lemas air matanya jatuh karna kebanyakan mengeluarkan isi perutnya yang dari semalam sama sekali tidak terisi apa apa.


''sayang.., jangan gini dong.kalau mom lemas gimana kamu bisa dapat asupan makan dengan baik sayang.'' ucap Leticia sambil mengelus lembut perutnya.


setelah selesai mengeluarkan isi perutnya yang hanya berisi air dan teh herbal dari semalam. Letica berjalan perlahan keluar dari kamar mandi menuju arah ranjang.


''muntah lagi Non.'' tanya bibi Yati yang merasa kasihan dengan kondisi Leticia.


'' i ya bi.mana dari semalam sampe sekarang belum makan apa apa lagi.''jawab leticia sambil memegang perutnya dan membaringkan tubuhnya diranjang.


'' ini, Non minum teh herbal ini dulu.biar perutnya enakan setelah itu Non istirahat sebentar.'' jawab bibi Yati, sambil berjalan ke arah ranjang dengan membawa segelas teh herbal panas.


''terima kasih ya bibi.'' ucap Leticia sambil menerima gelas dari tangan Bibi Yati.


'' iya non. sama sama. ini hanya trimester pertama saja non. setelah itu akan lebih baik.''jawab bibi Yati.


"Iya Bi, tadi saya baca baca juga seperti itu. "jawab Leticia dengan senyum.


"bibi saya tidak masalah bibi muntah muntah seperti ini asal bayi saya sehat, karna ini harapan saya satu satunya. karna kalau hari itu tiba.mereka lah yang akan menghibur Alfonso." batin Leticia dengan rasa takut. waktu itu segera tiba.


Lalu..., Leticia mulai meneguk Teh herbal panas sampai habis. setelah habis Leticia mengembalikan gelas ke bibi Yati.


"Bi, terima kasih bi." ucap Leticia.sambil menarik selimutnya lagi menutupi tubuhnya.


"Iya, Non. sama sama. Non istirahat. saya pamit keluar." jawab Bi Yati sa,bil berjalan keluar menuju dapur.


Leticia perlahan menutup matanya. berharap bangun nanti perutnya sudah enakan supaya dia bisa makanan sedikit untuk menambah tenaganya dan nutrisi bayinya.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2