SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
jangan ngasal


__ADS_3

''Emang, kalau Mafia enggak boleh mati?" jawab Alfonso. dengan suara lembut. namun, masih didengar oleh Leticia.


Leticia, yang sudah menekan bel. kembali duduk disamping sang suami.


''Sayang, kalau ngomong jangan ngasal deh!" sahut Leticia. tangannya meraih tangan Alfonso.


Felisia, mengerjap, matanya melihat ke arah Leticia, yang sedang mengajak Alfonso ngobrol. dalam hati Felisia, berpikir Leticia, yang berbicara sendiri seperti tadi dirinya belum tidur, Leticia terus mengajak Alfonso ngobrol, walaupun Leticia tau Alfonso tidak mungkin bisa menjawabnya.


''Nanti, setelah pulang aku akan menghukum kamu.'' terdengar ditelinga Felisia, suara Leticia yang cemprenglah yang mendominasi pembicaraan itu.


Felisia, yang penasaran segera turun dari ranjang, dan berjalan ke arah Leticia, yang sedang duduk ditepi ranjang Alfonso.Matanya, menatap ke arah jam dinding.'' pukul dua.'' gumam Felisia.


''Sayang, kamu enggak tidur?sekarang sudah pukul dua malam, kamu malah ngobrol sendiri.sana, tidur biar mommy yang nungguin Nak Alfonso.'' ucap Felisia, sembari terus berjalan ke arah Leticia.


''Enggak, usah mom. Cia, tadi sudah tidur.'' jawab Leticia, yang masih enggan menoleh ke arah sang bunda. bola matanya dan bola mata Alfonso masih saling mengunci.


Felisia, terperangah saat matanya menatap ke arah Alfonso. yang sedang tersenyum.


''Nak, Alfonso. kamu sudah sadar Nak!" teriak Felisia, sembari tersenyum.


Alfonso, yang tubuhnya belum benar benar sembuh. hanya tersenyum.


''Iya, mom.Al sadar pukul satu tadi.'' jelas Cia. sembari menoleh ke arah mommynya.

__ADS_1


''Gadis nakal, kenapa enggak banguni mommy? terus daddy dan yang lainnya dimana?" Tanya Felisia,, yang sejak tadi tidak melihat batang hidung sang suami dan ketiga jomblo.


Mason, dan ketiga jomblo yang mendengar suara Felisia segera berlari masuk ke dalam ruangan.


Begitu juga, dengan Nabila, yang tidur disofa, akhirnya bangun karna suara cempreng Felisia yang memekak ditelinga, dengan belum sadar penuh Nabila berjalan ke arah ranjang Alfonso. dan hampir terjatuh karna kakinya yang tersandung selimutnya sendiri.


Kevin, yng melihat Nabila hampir jatuh segera berlari dan menangkap tangan Nabila.


''Hati hati,'' ucap Kevin dingin.sesaat bola mata mereka saling mengunci.


''Terima kasih.'' jawab Nabila. lalu bergegas pergi dari hadapan Kevin.


Gareth, dan Andre yang melihat Kevin dan Nabila. Mereka, saling berkedip mata sembari tersenyum.


Kevin, kembali berjalan ke arah kedua sahabatnya. yang menatap dirinya dengan tatapan usil mereka.


''Cia! Al, kenapa?" tanya Nabila cemas.sembari mengucek matanya.


''Enggak, Nad. Al sudah sadar.'' jawab Leticia, sembari tersenyum pada sang sahabatnya.


''Sudah, panggil dokter?''tanya Nabila, yang mencoba menelah pembicaraan Leticia.karna dirinya yang masih belum sadar penuh.


Mason, berlari dan mendekat ke arah menantunya.

__ADS_1


''Nak, kamu sudah sadar! Terima kasih, Tuhan engkau mengambilkan menantuku.'' ucap Syukur Mason. tangannya menyentuh ujung kepala Alfonso.sembari tersenyum.


''Maaf, daddy ngobrol diluar enggak dengar kalau kamu sudah sadar Nak.'' sambung Mason lagi.


Alfonso, hanya tersenyum karna belum memiliki cukup tenaga untuk menjawab satu persatu pertanyaan orang orang tercintanya.


Gareth, yang menunggu dokter tidak kunjung datang. walaupun, sudah dibel dua kali oleh Leticia. segera berlari ke ruangan dokter.


''Dokter, Alfonso sadar!" teriak Gareth pada dokter Louis.


Dokter Louis, yang mendengar panggilan Gareth. segera berdiri dari sofa yang ia duduki, tangannya meraih tetoskopnya lalu dilingkar dilehernya.


Dokter Louis dan Gareth. segera berlari menuju ke ruangan Alfonso.


''Kenapa tidak bel.'' ucap Dokter Louis. dan semakin mempercepat langkahnya.


''Leticia sudah menekan bel dua kali. tapi, tidak ada tim medis yang ke sana, makanya aku yang lari ke sini.'' jawab Gareth.sembari mengikuti langkah dokter Louis.



Visual Dokter Louis.


...----------------...

__ADS_1


Bab lama masih terus direvisi ya. sudah sampe 7 bab🙏


__ADS_2