
Leticia tersenyum menyambut keempat anaknya begitu juga dengan Alfonso. Dengan cepat Alfonso menggendong Alisha putri bungsunya. Lalu, Alfonso menempelkan didada bidangnya.
''Kenapa tadi malam menangis waktu daddy jenguk itu?" Alfonso mengajak putri bungsunya berbicara, badannya terus bergerak menimang putrinya agar nyaman dalam gendongannya.
Leticia menerima ketiga anaknya dan menempelkan didadanya. Aleijo tersenyum pada Leticia membuat Leticia gemas.
''Daddy lihat Aleijo dia sudah bisa mengenal wajah mommynya.'' panggil Leticia pada Alfonso yang sedang menimang Alisha.
''Ayo kita lihat kakak Aleijo.'' Alfonso mengajak putrinya berbicara. Lalu berjalan mendekati Leticia yang sedang menggendong ketiga anaknya.
Alfonso memandang lekat Leticia dan ketiga anaknya lalu kembali menatap putri bungsunya.
''Wajah Alonzo mirip sekali dengan saya.'' ucap Alfonso.
Leticia terkekeh
''Iya karena dia yang akan menjadi pelindung untuk ketiga saudaranya.'' jawab Leticia. lalu mendaratan kecupan lembut di ujung kepala ketiga anaknya.
Air matanya yang sejak tadi Ia tahan akhirnya tumpah ruah di pipinya, dengan cepat Alfonso menyekanya dengan tissu.
''Maafin mommy.'' lirih Leticia.
Alfonso, hanya menarik napas panjang dia tidak ingin menegur Leticia didepan keempat anak anaknya.
Karena bagi Alfonso biarpun usia mereka masih kecil. Namun, mereka mengerti perasaan orang tuanya.
__ADS_1
Selang pernapasan, yang kemarin terpasang dihidung anak anak Alfonso. Sudah di lepas oleh dokter karena paru paru mereka sudah bekerja dengan baik.
Alfonso beralih menatap perawat yang berdiri diruangan itu juga.
''Suster, anak anakku sudah mandi?'' tanya Alfonso.
''Sudah anak anak sudah mandi semuanya.'' jelas perawat.
''Baiklah.'' jawab Alfonso,
Alfonso yang dulu tidak pernah berkomunikasi dengan sembarangan orang semakin hari semakin membuka diri dengan orang lain. Hari ini wajah dinginnya Alfonso terus tersenyum.
Apalagi ketika bersama anak anak dan istrinya. Alfonso benar benar merasakan hidupnya lebih berwarna dari sbelumnya. bawa aku keluar dari kegelapan ini Karna kamulah cahaya itu. kata kata awal ketika Ia meminta Leticia menerima dirinya teringat lagi oleh Alfonso.
Alfonso tersenyum pada leticia sembari mengedipkan matanya.
''Terima kasih, sayang.'' jawab Alfonso sembari menggigit bibir bawahnya.
Wajah Leticia berubah menjadi pink, Alfonso mengalihkan pandangannya pada Alisha.
''Sayang, ayo gantian kamu digendong mommy. daddy sama kakak Alicia duyu.'' ucap Alfonso pada Alisha.
Kemudian Alfonso memberikan Alisha pada Leticia dan menggendong Alicia.
''Gantian duyu yang sayang. sekarang giliran adek yang digendong mommy.'' Alfonso menjelaskan pada Alicia.
__ADS_1
Karena bagi Alfonso biarpun anak anaknya masih bayi. Tetapi, mereka harus diberi pengertian dan harus mengajarkan pada mereka cara mendengar yang baik.
Kenang pahit masa lalu kini sudah Ia kuburkan dalam dalam setelah Leticia masuk ke dalam kehidupanan.
Dan sekarang hidup Alfonso hanya untuk anak anaknya dan merawat Leticia.
Alfonso juga masih berharap kepada Tuhan memberi keajaiban bagi Leticia agar dia dan Leticia bersama sama membesarkan keempat anak mereka.
Alfonso juga sudah merencanakan agenda besar untuk keempat anak anaknya dan juga istrinya.
Selesai skin to skin, anak anak kembali dibawa oleh perawat ke ruangan nicu lagi.
Karena, Leticia harus melakukan perawatan luka. Dan dokter Cathlyn ingin berbicara empat mata dengan Alfonso mengenai sakit Leticia yang semakin hari semakin parah, Memang sakitnya jarang kambuh. Namun, didalam sana virusnya sudah merambat hingga ditulang dan darah Letica.
****
Di mansion Karla dan Stefani sangat sibuk para pria hanya menggeleng. Ketika, melihat Karla yang masih gesit untuk mendekor kamar keempat ponaannya dengan perutnya yang sudah masuk 8 bulan.
Felisia sibuk menyiapkan makanan didapur bersama koki dan pelayan. untuk menyambut cucu cucu dan putrinya yang baru pulang daru rumah sakit.
Mason membawa empat babysitter pergi ke rumah sakit untuk menjemput keempat cucu, menantu dan putrinya.
"Kalian, kalau menggendong cucu cucuku harus hati hati, ya!" tegas Mason didalam mobil.
"Baik, Tuan." jawab Babbysitter serentak.
__ADS_1
Mason, telah tiba di rumah sakit. Dia dan empat babaysitter menunggu didepan ruangan karena Alfonso masih menemani Leticia yang sedang diperiksa bekas operasinya.
Alfonso juga sedang mendengar saran saran dari dokter cathlyn. tatapan kosong saat menatap Leticia. Namun, Alfonso tidak menyerah dia akan berusaha bahkan saat ini dia sudah mencari dokter specialis dari Jerman untuk menangani sakkt Leticia.