SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
Kenapa Diam


__ADS_3

Setelah berpamitan Kevin dan Nabila diantar oleh Gareth menuju bandara Madrid.


Stefani dan Glen juga berpamitan pada Alfonso dan Leticia untuk pulang kembali ke Apartemen mereka.


''Cia aku juga pulang ya.'' pamit Stefani.


''Iya, terima kasih ya.'' jawab Leticia.


''sama sama.'' jawab Stefani.


Setelah Semua sahabatnya pulang ke tempat mereka masing masing. Alfonso dan Leticia berjalan masuk ke kamar mereka menemui anak anak yang sedang di jaga oleh babysitter.


'Kalian istirahat saja, nanti kalau anak anak bangun baru datang bantu saya.'' ucap Alfonso.


''Baik tuan, permisi.'' jawap para babysitter.


Setelah babby sitter keluar Alfonso memeluk Leticia.


''Sini sayang duduk disini,'' pinta Alfonso menepuk sofa samping Ia duduk.


...****************...


Alfonso.


Aku memeluk Leticia, dalam hati aku memohon pada Tuhan.


''Tuhan tolong kali ini dengarkan doa hamba mu. saya tahu Tuhan, saya tidak layak meminta pada Engkau dengan diri yang penuh dosa ini. Tetapi, Tuhan saya yakin Engkau maha penyayang juga maha pengampun tolong sembuhkan sakit istriku.''


Leticia menatapku sembari tersenyum. '' sayang kenapa diam?" aku hanya tersenyum sembari membawa tubuhnya ke dalam dadaku.

__ADS_1


''Maafkan aku sayang aku terpaksa berbohong tidak mengatakan sejujurnya pada kamu soal perkembangan penyakit kamu itu karena aku tidak ingin kamu stress. cepat sembuh sayangku.'' batinku sembari mengecup ujung kepala Leticia.


Leticia seperti biasa setiap kali berada dalam pelukan ku dia selalu melintiri bulu dadaku sembari menjalankan jarinya didadaku.


''Apa aku siap kehilangan wanita yang sudah merubah hidup saya menjadi lebih sempurna ini? ahh.., aku tidak yakin aku pasti akan terpuruk lagi.'' batiku lagi.


Aku mengelus rambut istruku. '' sayang aku sudah meminta Ethan untuk mencari dokter dari jerman.'' ucapku pelan.


Leticia mengangkat kepalanya mata kami saling mengunci. '' benar kah berarti aku ada kesempatan untuk sembuh?" tanya Leticia bersemangat.


''Iya sayang kamu akan sembuh.'' aku berusaha meyakinkan Leticia.


''Nanti setelah anak anak usia setahun kita akan pergi ke jerman untuk berobat.'' kataku dengan suara getar.


Air mata ku ingin tumpah Namun aku berusaha menahan.


''Terus anak anak?" tanya Leticia dengan wajah cemberut.


''Kita pacaran lagi?" tanya Leticia dengan polos.


''Iya kalau ada kesempatan kenapa tidak?" goda ku.


Leticia mencubit perutku. '' kebiasaan selalu mengambil kesempatan.'' kata Leticia dengan memutar mata malasnya.


Aku tertawa. Namun tiba tibaku hatiku sedih saat aku melihat punggung belakangnya merah berbentuk kupu kupu. mataku membulat.


''Sayang sakitmu kambuh?" tanya ku. tanganku gemetaran lututku lemas aku tidak mampu untuk berdiri. Namun,. aku harus kuat demi wanita ku.


Aku kuatkan kaki ku sebagai penopang tubuh ku. aku langkahkan kakiku mendekati nakas dan mengambil obat lalu ku berikan pada Leticia.

__ADS_1


''Maaf aku lupa memberi kamu obat. ini minum obat mu dulu.'' ucapku sembari memberi obat dan air yang sudah terisi di cangkir.


Leticia terseenyum dan menerima obat dari tanganku.


''Terima kasih sayang.'' jawab Leticia.


Lalu Leticia mulai minum obatnya.


Selesai minum obat karena hari sudah sore. Leticia berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Aku berjalan ke arah ranjang dan berbaring bersama diranjang dengan anak anak yang masih pulas.


Ku pandangi wajah anak anakku satu persatu.


'' Bantu daddy doakan momy kalian semoga mommy bisa sembuh.'' ucap ku pelan pada anak anakku.


...****************...


Leticia selesai mandi dan berjalan keluar menuju meja rias. lalu, Leticia duduk dikursi meja riasnya untuk mengeringkan rambutnya dengan hair dryer. Lalu Leticia memoles wajahnya dengan sedikit make up. kemudian Leticia kembali berjalan ke arah ranjang.


Anak anak juga sudah bangun seperti biasa Alfonso yang memandikan akan anak Leticia yang mengenakan baju anak anak.


Selesai mengenakan baju, anak anak dibawa ke ruang tamu dengan di bantu oleh bibi sumi dan bibi Yati.


Willy adek sambung dari Leticia sangat senang menggoda keempat anak Alfonso.


...****************...


Nabila dan Kevin juga sudah tiba di paris. Nabila seperti biasa karena kandungannya baru 7 bulan Nabila selalu memasak sendiri. dia tidak ingin memanjakan diri walaupun ada koki di mansion itu.

__ADS_1


Kevin juga begitu overprotektif dengan Nabila juga kandungannya. hampir setiap dua minggu Kevin melakukan Usg, untuk memastikan janin di dalam kandungam Nabila baik baik saja.


__ADS_2