
Alfonso, naik ke atas ranjang. lalu, membenamkan kepalanya dicuruk leher Leticia. menyesap leher Lericia, menaikkan wajahnya menyesap bibir Leticia. semakin dalam . Leticia yang sudah mulai bisa membalas semua ci*man Alfonso.mereka saling beradu lidah didalam sana hingga ke rongga mulut.
Terdengar suara lidah beradu disana. sesaat Leticia menatap Alfonso sambil tersenyum.
"Sudah pintar. hmmm?"ucap Alfonso sambil menaikkan alis kanannya.
Leticia hanya tersenyum dan mengangguk.
"Karna kamu." jawab Leticia dengan suara yang tidak jelas terdengar karna sesapan Alfonso sama sekali tidak memberi ruang untuk dirinya bernapas.
Lalu..., kembali menyesap leher Leticia, sambil tangan kirinya mencari pengait bra milik Leticia.
Setelah melepas bra, Alfonso melemparnya ke sembarangan, Alfonso mulai menelusuri bagian sensitif Leticia.
Leticia mulai mendesah...mengerang.desiran aneh mengalir dari ujung kaki hingga ke ubun ubun kepala. membuat mereka lupa kalo ini masih siang.
Lidah Alfonso, mulai menjalar dari dada meninggalkan bekas bekas merah ke dada Leticia., itu cara bermain Alfonso. dia tidak akan puas kalau tidak meninggalkan kissmark setiap kali bercinta.
Leticia menarik seprei, menggigit bibirnya baru 10 menit Alfonso beri pemanasan, Leticia sudah ingin melepas. karna permainan lidah Alfonso dibawah sana.
"sayang." panggil Letica sambil terus mendesah mengerang. mengangkat bagian tubuh bagian bawahnya
"Hmmmm..., sambil terus memainkan lidahnya didalam sana Alfonso memutar mutar lidahnya didalam sana. membuat Leticia memekik.
Achhh...,
Lalu.., Leticia memejamkan matanya sesaat.tangan kirinya menekan kepala Alfonso, untuk tidak melepaskan lidahnya dari sana.
__ADS_1
Alfonso, yang mendapat respon dari Leticia. semakin menggila Alfonso memasukkan lidahnya hingga ke ujung sana. memutar sesekali memberi gigitan lembut.
Ohhh...desahn leticia berpadu suara bunyi sesapan dibawa sana menghiasi kamar mereka.
Leticia mengerang semakin tidak tertahan lagi, akhirnya Leticia mengangkat tubuh bagian bawahnya. pelepasan sempurna semua tepat di mulut Alfonso.
"Aku keluar."ucap Leticia dengan napas tersenggal senggal.sambil merentangkan tangannya, badannya terkulai lemas diatas ranjang.
"iya, kamu makin pintar sayang." jawab Alfonso sambil mengangkat kepalanya dari bawah sana.mengelap mulutya yang penuh cairan putih dengan tisu. lalu melemparnya ke lantai kamar.
"kamu membuat ku tidak bisa menahan." jawab Leticia dengan matanya yang masih terpejam.deruan napasnya masih tidak beraturam.
Alfonso tersenyum sambil berdiri dibawah sana membuka paha Leticia, lalu mulai menekan miliknya masuk ke tubuh Leticia.
"Aku suka kalo ada perlawanan." jawab Alfonso. sambil terus menekan miliknya.
Leticia tersenyum, sambil menatap Alfonso.
Alfonso tersenyum.
lalu...,
sekali hentakan semuamya masuk sempurna.
Achhh...,
Lagi lagi Leticia memekik, mengangkat tubuh bawanya.karna hentakan Alfonso yang kencang membuat tubuh Leticia tergoyang.
__ADS_1
Alfonso, memberi hentakan yang cepat membuat Leticia melayang,
"seperti ini nikmat bukan?"ucap Alfonso sambil terus menghentakkan tubuhnya semakin cepat, Alfonso mendominasi permainan ini,membuat Leticia melepas semburan lagi dengan baru beberapa hentakan.
Ouhh...,,
"Ini sangat cepat."ucap Leticia sambil terus mendesah.
Tangan Alfonso, meremas kedua buah cherynya sesekali jarinya menjempit ujung cherynya membuat Leticia menggigit bibir bawahnya.
Hentakan cepat demi hentakan terus masuk ke tubuh Leticia.
Leticia serasa terbang ke langit ke tujuh, karna Alfonso semakin kencang membuat Leticia menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan. sudah hampir tiga puluh menit mereka bertarung akhirnya Alfonso sudah diujung penembakan peluru.
Suara erangan Alfonso keluar dari mulutny
Achhhh..sambil mendengakkan kepalanya ke atas.
Ahhh,,,,..tembakan pelurunya mengalir ke dalam rahim leticia dengan sempurna. Alfonso menjatuhkan tubuhnya perlahan diatas tubuh leticia dan membiarkan miliknya diam sesaat, didalam sana. hingga miliknya melemas dan dikeluarkan Alfonso.
lalu..,
Alfonso membaringakn tubuhnya disamping Leticia. tangannya memeluk erat tubuh Leticia.
mengecup mesrah kening Leticia. alfonso menutup perlahan matanya melepas lelah setelah bertarung hampir satu jam yang menguras tenaganya.
Leticia tersenyum, didalam dekapan Alfonso. membayangkan permainan mereka tadi begitu panas. dan dirinya sudah mulai memberi perlawanan. tidak seperti kemarin, yang hanya diam dan membiarkan Alfonso yang mendominasi. membuat Leticia menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Sesaat, terbesit rasa ingin tahu, permainan Alfonso dengan wanita malam di Club,timbul dipikirannya untuk bertanya.