
Dengan, cepat Kevin berlari Keluar dari Apartemen Nabila menuju Lift matanya terus menatap ke arah jam tangannya.
Ting..,
Lift terbuka
Kevin, segera keluar dari lift dan berjalan ke arah area parkir mobil, matanya melihat ke arah mobil Nabila.
''Mobilnya disini, berarti dia menggunakan Taxi,'' batin Kevin.
Kevin segera masuk ke dalam mobilnya.kemudian, menutup lagi pintu mobil.
Sebelum, memasang sabuk pengaman Kevin, mengambil ponselnya dan menghubungi Nuel untuk meminta dua orang anak buah ke alamat Nabila yang dikirimnya lewat chatt untuk berjaga didepan Apartemen Nabila, dua puluh empat jam.
Selesai, menghubungi Nuel. Kevinpun, segera menginjak pedal gas mobilnya, dengan kecepatan 120/jam kevin membelah ramainya kota Madrid ditengah malam, teriakan pengemudi lain karna kecepatan Kevin yang melanggar aturan tidak dihiraukan oleh Kevin."Teriak, saja!" Kevin balik meneriaki mereka.
Tidak, menunggu lama Kevin tiba di Airport Madrid. Kevin, segera memarkirkan mobil miliknya. Kemudian, Kevin berlari ke arah lobby Airport matanya yang tajam seperti mencari musuh, melihat setiap sisi Airport. benar, dugaan Kevin, Nabila sedang mengantri masuk ke dalam ruangan chek in menuju paris.terlintas, dibenaknya dulu Nabila pernah mengatakan kalau dia akan berlibur di Paris kota yang menurut Nabila kota penuh cinta dan keromantisan disana.
__ADS_1
Kevin, bergegas berjalan ke arah loket[tempat penjual tiket dibandara.]
'' Tiket, pesawat untuk penerbangan go show[ saat ini] menuju Paris masih ada?" tanya Kevin.
''Masih, ada satu tiket penerbangannya tapi kelas Bisnis? dan satu jam lagi akan segera take off, sekarang sedang proses check in.''jelas staff maskapai.
''Saya, beli tiket itu.'' jawab Kevin cepat. kemudian, mengeluarkan dompetnya dan mengambil beberapa lembar dolar dengan cepat kevin melakukan pembayaran.
" Terima kasih!" ucap Kevin sembari menerima tiket dari Staff maskapai itu.
Kemudian, Kevin berlari ke arah Check in.
''Ambil saja kembaliannya.'' jawab Kevin. dengan terus berjalan mengikuti Nabila yang jarak mereka sedikit lebih berjauhan.
Kevin, yang melihat Nabila sudah melakukan Check in. dan, menerima boarding pass dari petugas. Dengan, cepat Kevin segera melakukan Check in dan menerima boarding pass juga dari petugas Airport. Kevin segera menyusul Nabila diruang tunggu. Namun, Kevin memilih ruang tunggu Vip karna Kevin membeli tiket kelas bisnis.
Setelah, sampai diruang tunggu Vip. Kevin, segera mengambil ponsel dari kantong celana.Untuk, menghubungi anak buahnya agar segera mengambil mobilnya yang ditinggal oleh Kevin di Airport.
__ADS_1
''Sudah, tidak perlu banyak tanya. saya, gaji kau untuk bekerja bukan untuk mengintimidasi saya! disini saya yang bos atau kau!' bentak Kevin. melalui sambungn telpon.
Kevin, kesal karna anak buahnya yang menanyakan diri mau ke mana sampai mobil ditinggal di Airport.
Anak, buahnya yang mendengar suara kevin meninggi segera berangkat dari markas menuju Airport untuk mengambil mobil Kevin.
Pengumuman, keberangkatan ke Paris sudah diumumkan. Kevin, yang menggunakan kelas bisnis. belum berdiri dari kursinya.karna, dia tau Nabila baru berjalan menuju pesawat. Setelah, hampir sepuluh menit.Kevinpun, segera berdiri dari sofa dan berjalam menuju pesawat.
Kevin, segera memberikan boarding passnya pada pramugari yang berdiri didepan pintu masuk pesawat.Lalu, Kevin segera masuk dan berjalan ke arah kursinya.
Sebelum duduk Kevin. memastikan posisi duduk Nabila yang berjarak dengannya hanya lima kursi penumpang. Kevin,yang menggunakan mantel baru yang sama sekali belum pernah dilihat Nabila dan Topi baru juga yang tadi Kevin membelinya saat hendak masuk ke ruang tunggu. Karna, Kevin tahu kalau dia menggunakan mantel lamanya Nabila bisa mengenali dirinya dan semakin menjauh dari dia.
Pramugari, masih menjelaskan langkah langkah urgent saat berada dalam pesawat. Kevin, segera menonaktifkan ponselnya, agar GPS ponselnya tidak terdeteksi oleh sahabat sahabatnya.Karna, dia tahu Gareth dan Andre akan mencarinya.
*****
Nabila, juga segera menonaktifkan ponselnya karna pesawat akan segera take off. terlihat senyum dibibirnya karna dilayar ponselnya sama sekali tidak ada notif dari nomor Kevin maupun Reno.
__ADS_1
''Syukurlah mereka sudah melupakan saya.'' batin Nabil sembari memejamkan matanya.